KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA BERITA REDAKSI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
LOVE STORY BIBI LUNG & YOKO 27 Jun 2020 05:00 WIB


 
YUUK DEMO NGEPUNG SURGA! 27 Jun 2020 06:33 WIB


 

PROFIL: Badiyo, Penerima Beasiswa PMOH Angkatan II, 2010

 
BERITA REDAKSI

PROFIL: Badiyo, Penerima Beasiswa PMOH Angkatan II, 2010
Oleh : Redaksi Kabarindonesia | 20-Mei-2010, 00:59:19 WIB

KabarIndonesia - Pelatihan Menulis Online HOKI (PMOH) Angkatan II, 15 Januari-25 April 2010 telah berlangsung dan berakhir dengan baik. Penyandang gelar beasiswa kedua sebelum PMOH Angkatan II dimulai adalah seorang Editor HOKI bernama Badiyo yang terpilih oleh karena keloyalitasan yang tinggi dalam membantu di HOKI sebagai Editor sukarelawan dan keinginan yang tinggi untuk belajar dan terus meningkatkan kemampuannya dalam dunia tulis-menulis.

Untuk mengetahui lebih lanjut siapakah sosok Badiyo ini, Management PMOH melaporkannya sebagai berikut: 

Badiyo lahir di Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah pada tanggal 24 Januari 1966. Selepas SMA di tahun 1987, dia sempat kuliah di Fakultas Biologi, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Namun karena ketiadaan biaya, dia hanya bisa bertahan sampai semester ketiga. Meski demikian, bukan berarti dia berhenti belajar. Kecintaan membaca yang tumbuh sejak di bangku SD membuatnya selalu bersemangat untuk terus belajar.  

Tahun 1990, dia ikut saudara sepupu merantau ke Jakarta untuk mengadu nasib. Pekerjaan pertamanya adalah sebagai operator foto copy di sebuah toko di depan kampus ISTN Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Hanya dua minggu  bekerja di sana untuk kemudian pindah ke SMP-SMA Bintara Depok sebagai pramubakti. Setelah dua tahun bekerja,  dia diangkat menjadi petugas perpustakaan. Di sela-sela waktu melayani para siswa, dia manfaatkan untuk menikmati koleksi buku yang ada. Termasuk juga di hari minggu dan malam hari karena dia tinggal di sekolah.  

Selain buku-buku perpustakaan, dia juga sangat "rakus" membaca koran. Setiap pagi usai shalat subuh, dia selalu mendahului Satpam mengambil koran yang diselipkan di gerbang sekolah. Dia sempatkan setengah jam membaca koran sambil minum kopi sebelum memulai aktifitasnya. Bekerja dan tinggal di sekolah selama enam tahun lebih membuatnya kenyang akan bacaan, buku maupun koran. Dia memutuskan berhenti bekerja di SMP-SMA Bintara tahun 2001 dengan alasan ingin mencari pengalaman baru. 

Mulai tahun 2002 hingga sekarang, dia bekerja sebagai staf administrasi di Sekolah Islam Al Syukro Ciputat. Semangat untuk terus belajar dan kegemaran membaca  akhirnya memperkenalkannya dengan dunia tulis-menulis.

Tanggal 11 Juli 2003 dia membaca sebuah artikel berjudul "Ada Cerpenis di Lantai Enam" tulisan Irwan Kelana di harian Republika. Tulisan yang mengupas tentang lima pemuda yang bekerja sebagai office boy untuk belajar menulis telah menggugah jiwanya. Saat itulah perkenalannya dengan dunia tulis-menulis dimulai. Meski sesungguhnya semenjak Sekolah Dasar dia telah memiliki kegemaran mengarang. Sejak saat itu, dia terus belajar menulis secara otodidak di tengah-tengah kesibukannya sebagai staf administrasi. Dia berburu berbagai buku dan artikel tentang kepenulisan. Pembelajaran menulis yang dijalaninya semakin menemui titik terang tatkala dia mengenal internet pada tahun 2006. Berbagai artikel tentang menulis dengan mudah didapatkannya dari berbagai situs kepenulisan. Beberapa milis kepenulisan juga dia ikuti untuk menambah wawasan tentang menulis. Dia juga membuat blog untuk belajar sekaligus menampung lisan-tulisannya. Ada beberapa blog yang dia kelola antara lain http://badiyo.blogspot.com, http://badiyo.wordpress.com dan http://badiyo.multiply.com.  

Bulan Agustus 2007, dia mendapat penghargaan sebagai Citizen Reporter of the Month, August 2007 oleh Harian Online KabarIndonesia (HOKI). Tulisan-tulisannya tentang perhelatan Piala Asia 2007 menjadi tulisan yang paling banyak dikunjungi oleh pembaca di harian online ini. 

Setahun kemudian, yaitu di bulan Agustus 2008, dia berhasil memperoleh beasiswa untuk belajar menulis di Sekolah Menulis Online (SMO). Dengan mengirimkan sebuah karya tulis, dia berhasil terpilih menjadi salah satu di antara lima orang untuk belajar menulis secara gratis di sana.
 
Bulan Januari 2010, dia kembali mendapatkan kesempatan untuk belajar menulis secara online di PMOH (Pelatihan Menulis Online HOKI) melalui beasiswa yang diberikan Harian Online KabarIndonesia. Kesempatan itu dimanfaatkannya untuk memperdalam dunia kepenulisan. Lima belas minggu dia mengikuti pelatihan tersebut tanpa kenal lelah. Dia selalu mengerjakan tugas-tugas dari pembimbing di sela-sela kesibukannya.  

Pria penggemar sepak bola ini juga sedang kuliah di Universitas Terbuka (UT) Jurusan Komunikasi atas beasiswa yang diperolehnya dari lembaga tempat dia bekerja, Sekolah Islam Al Syukro Ciputat. Baginya, usia bukan hambatan dan batasan untuk terus belajar. Selagi masih hidup, itulah waktu untuk belajar. 

Keprihatinannya terhadap kondisi masyarakat Indonesia yang terus mengalami kemerosotan akhlak telah menguatkan niatnya untuk  menjadi penulis. Dengan menulis dia bisa menyumbangkan saran dan masukan untuk mengatasi kondisi tersebut. Dia juga menyadari bahwa kemajuan peradaban sebuah bangsa tak bisa dilepaskan dari keberadaan penulis. Untuk itulah dia telah membulatkan tekad untuk menjadi penulis dan mengajak banyak orang untuk belajar dan menjadi penulis. (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 
HOW ARE YOU MY FRIEND? 27 Jun 2020 05:21 WIB

Masihkah Ada Rasa Damai Di Hati? 21 Jun 2020 14:23 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia