KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
KesehatanTak Perlu Galau Menyikapi Heboh Kasus Vaksin Palsu oleh : Wahyu Ari Wicaksono
28-Jun-2016, 15:14 WIB


 
 
Tak Perlu Galau Menyikapi Heboh Kasus Vaksin Palsu
KabarIndonesia - Terbongkarnya sindikat pemalsu vaksin untuk balita yang telah beraksi selama belasan tahun, sontak membuat banyak kalangan merasa was-was. Tak bisa dipungkiri bahwa mau tak mau kasus ini membuat hilang rasa keamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap keaslian vaksin yang
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Renungan Jiwa 30 Jun 2016 15:23 WIB

Kala Senja di Tanah Gayo 24 Jun 2016 12:58 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Anakku Tertular Virus Menulis 23 Jun 2016 10:38 WIB


 

Tumpeng Raksasa HUT Tulungagung

 
DAERAH

Tumpeng Raksasa HUT Tulungagung
Oleh : Muhibuddin | 18-Nov-2007, 20:15:39 WIB

KabarIndonesia - Tulungagung, Ratusan warga yang kebanyakan dari kalangan masyarakat tidak mampu berebut tumpeng raksasa yang dibuat untuk memperingati HUT ke-802 Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (18/11/2007).

Rebutan tumpeng itu berlangsung usai prosesi bersih nagari di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa. Dalam sekejap, dua tumpeng raksasa yang berupa nasi dengan lauk pauk dan aneka buah-buahan itu habis ludes tinggal kerangka. Dua tumpeng raksasa yang dijuluki ‘tumpeng lanang' dan tumpeng wadon' itu sebelumnya dikirim bersamaan dengan pusaka Tulungagung.

Kirap dimulai dari halaman kantor Pemkab setempat dan berakhir di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa.  Setiba di pendopo, pusaka legendaris kebanggaan Kabupaten Tulungagung diserahkan kepada Ketua DPRD, Drs Isman, MSi dan selanjutnya diserahkan kepada Bupati Ir. Heru Tjahjono, MM. Upacara bersih nagari ini merupakan bagian dari serangkaian prosesi dalam rangka HUT  Kabupaten Tulungagung ke-802.
 
Begitu prosesi upacara bersih negari usai, warga langsung menyerbu dua tumpeng raksasa yang dinaikkan di atas mobil pick up. ‘'Syukurlah, hari ini, saya bisa membawa pulang nasi potongan tumpeng sebesar ini,'' ujar Mbah Naki (65 tahun), warga Kelurahan Kampung Dalem yang menggendong nasi ujung tumpeng seberat 5 kg lebih.

Mbah Naki tak sendirian. Puluhan warga miskin lainnya juga tak ketinggalan berebut tumpeng raksasa. ‘'Setiap ada acara ulang tahun Tulungagung, saya selalu ke pendopo untuk mendapatkan nasi tumpeng dan buah-buahan,'' ungkap Mbok Sugeng (60 tahun), seraya menggendong aneka buah-buahan yang baru didapatnya.  
          
Sejak pagi, warga kurang mampu sudah berdatangan ke pendopo menunggu upacara bersih nagari usai. Mereka tidak bisa memasuki halaman pendopo, karena pintu gerbangnya dijaga ketat aparat Satpol PP dan aparat kepolisian. Karena itu, mereka langsung berlarian begitu mengetahui dua tumpeng raksasa digiring keluar pendopo setelah prosesi bersih nagari berakhir. Dengan berdesakan, mereka memburu dua tumpeng raksasa yang dibawa keluar dari pendopo.            

Bupati Tulungagung, Ir Heru Tjahjono, MM dalam peringatan HUT ke-802 kali ini meminta warganya tetap guyup rukun dalam membangun Tulungagung. ‘Tak lama lagi, kita akan mengadakan pemilihan Kepala Daerah. Karena itu, suasana kondusif harus kita ciptakan agar warga Tulungagung tetap  guyub rukun,'' kata Heru Tjahjono.

Sumber image: dokumen redaksi

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ragam UKM di Masyarakatoleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
13-Jun-2016, 12:58 WIB


 
  Ragam UKM di Masyarakat Harjono, 64 tahun, adalah salah satu pengrajin payung kertas yang masih bertahan di Desa Kwarasan, Juwiring-Klaten. Menurut Pak Harjono di rumahnya, 22/5, serbuan payung lawa/kelelawar -sebutan payung kain berwarna hitam produk China- menyurutkan kejayaan payung kertas Juwiring. Kini para pengrajin
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
TNI Tanggap Bencana 24 Jun 2016 12:59 WIB

 

 
 

 

 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia