KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilDian Ediono, GM Garuda Indonesia dan Gaya Kepemimpinan Indonesia oleh : Robert - Hoki
15-Sep-2014, 11:02 WIB


 
 
Dian Ediono, GM Garuda Indonesia dan Gaya Kepemimpinan Indonesia
KabarIndonesia - Belanda, Kompetisi bisnis antar maskapai penerbangan di Indonesia tergolong tinggi. Pasalnya banyak perusahaan swasta, asing dan milik negara yang memperebutkan pelanggan.
Kesuksesan Garuda Indonesia, sebagai salah satu perusahaan berpelat merah (milik negara) yang bergerak dalam dunia penerbangan dalam negeri
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Mengaduk Rasa 15 Sep 2014 10:45 WIB

Pergi 12 Sep 2014 12:44 WIB

 
Sumut Gelar Festival Budaya 03 Sep 2014 12:58 WIB



 
BERITA LAINNYA
 
Gita Gutawa, Diva Muda Indonesia 06 Sep 2014 09:34 WIB

Raffi Achmad Tagih Janji Jokowi 31 Aug 2014 04:13 WIB

 

 

Tumpeng Raksasa HUT Tulungagung

 
DAERAH

Tumpeng Raksasa HUT Tulungagung
Oleh : Muhibuddin | 18-Nov-2007, 20:15:39 WIB

KabarIndonesia - Tulungagung, Ratusan warga yang kebanyakan dari kalangan masyarakat tidak mampu berebut tumpeng raksasa yang dibuat untuk memperingati HUT ke-802 Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (18/11/2007).

Rebutan tumpeng itu berlangsung usai prosesi bersih nagari di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa. Dalam sekejap, dua tumpeng raksasa yang berupa nasi dengan lauk pauk dan aneka buah-buahan itu habis ludes tinggal kerangka. Dua tumpeng raksasa yang dijuluki ‘tumpeng lanang' dan tumpeng wadon' itu sebelumnya dikirim bersamaan dengan pusaka Tulungagung.

Kirap dimulai dari halaman kantor Pemkab setempat dan berakhir di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa.  Setiba di pendopo, pusaka legendaris kebanggaan Kabupaten Tulungagung diserahkan kepada Ketua DPRD, Drs Isman, MSi dan selanjutnya diserahkan kepada Bupati Ir. Heru Tjahjono, MM. Upacara bersih nagari ini merupakan bagian dari serangkaian prosesi dalam rangka HUT  Kabupaten Tulungagung ke-802.
 
Begitu prosesi upacara bersih negari usai, warga langsung menyerbu dua tumpeng raksasa yang dinaikkan di atas mobil pick up. ‘'Syukurlah, hari ini, saya bisa membawa pulang nasi potongan tumpeng sebesar ini,'' ujar Mbah Naki (65 tahun), warga Kelurahan Kampung Dalem yang menggendong nasi ujung tumpeng seberat 5 kg lebih.

Mbah Naki tak sendirian. Puluhan warga miskin lainnya juga tak ketinggalan berebut tumpeng raksasa. ‘'Setiap ada acara ulang tahun Tulungagung, saya selalu ke pendopo untuk mendapatkan nasi tumpeng dan buah-buahan,'' ungkap Mbok Sugeng (60 tahun), seraya menggendong aneka buah-buahan yang baru didapatnya.  
          
Sejak pagi, warga kurang mampu sudah berdatangan ke pendopo menunggu upacara bersih nagari usai. Mereka tidak bisa memasuki halaman pendopo, karena pintu gerbangnya dijaga ketat aparat Satpol PP dan aparat kepolisian. Karena itu, mereka langsung berlarian begitu mengetahui dua tumpeng raksasa digiring keluar pendopo setelah prosesi bersih nagari berakhir. Dengan berdesakan, mereka memburu dua tumpeng raksasa yang dibawa keluar dari pendopo.            

Bupati Tulungagung, Ir Heru Tjahjono, MM dalam peringatan HUT ke-802 kali ini meminta warganya tetap guyup rukun dalam membangun Tulungagung. ‘Tak lama lagi, kita akan mengadakan pemilihan Kepala Daerah. Karena itu, suasana kondusif harus kita ciptakan agar warga Tulungagung tetap  guyub rukun,'' kata Heru Tjahjono.

Sumber image: dokumen redaksi

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Jalan Bukan Tempat Jualanoleh : Jumari Haryadi
15-Sep-2014, 17:12 WIB


 
  Jalan Bukan Tempat Jualan Jalan raya diciptakan manusia untuk lalu lintas kendaraan. Namun sayangnya, masih banyak masyarakat memanfaatkannya sebagai tempat berjualan. Kondisi ini bisa menyebabkan jalan menjadi kotor dan terkesan kumuh, juga bisa menyebabkan kemacetan. Dalam foto di atas terlihat pemandangan di daerah Andir, Jalan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 
Desa di Sumut Butuh Dokter 15 Sep 2014 10:43 WIB

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia