KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PolitikRENUNGAN: Krisis Moneter Indonesia 1998 oleh : Wahyu Barata
30-Jul-2014, 02:41 WIB


 
  KabarIndonesia - Setelah beberapa dekade terbuai oleh pertumbuhan yang sangat mengagumkan, di tahun 1998 ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sangat hebat hingga menjadi tragedi. Keadaannya berlangsung sangat tragis dan tercatat sebagai periode paling suram dalam sejarah perekonomian Indonesia. Mungkin kita akan
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Terima Kasih dari Pengguna Jasa 28 Jul 2014 11:56 WIB

Keniscayaan 23 Jul 2014 05:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ditha dan Dina Dukung Argentina! 13 Jul 2014 05:44 WIB


 
Mudik Gratis Bersama Jasa Raharja 26 Jul 2014 23:41 WIB

Resep Pribadi Plecing Kangkung 15 Mei 2014 00:19 WIB

 

Ratusan Kala Hitam “Pulang Kandang”

 
DAERAH

Ratusan Kala Hitam “Pulang Kandang”
Oleh : Agus Eko Muchamad Solihin | 07-Jan-2008, 12:44:05 WIB

KabarIndonesia - SUBANG, Ratusan prajurit infanteri dari Batalyon 312/Kala Hitam (KH) pulang dari tugasnya melaksanakan pengamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di daerah perbatasan Papua, Sabtu (05/1). Kepulangan 645 prajurit  disambut hangat oleh ribuan masyarakat Kabupaten Subang dan sanak keluarga yang hampir satu tahun tidak bertemu. Tetapi, para prajurit tidak langsung bertemu dengan keluarga, melainkan melakukan upacara terlebih dahulu.

Menurut Danyonif 312/KH, Letkol Inf. Rahman Sujana, pihaknya telah melaksanakan tugas pengamanan di daerah perbatasan Papua hampir selama setahun dan kini tugas tersebut telah digantikan oleh pasukan dari Batalyon Infantri (Yonif) 320/Badak putih, Komando Daerah Militer (Kodam) III Siliwangi.

Setelah upacara ini selesai, prajurit jangan bertemu dengan keluarga dahulu, tapi harus membereskan administrasi terlebih dahulu. Lalu, pengecekan personil secara detail, dilanjutkan dengan membereskan material dalam keadaan aman untuk dimasukan kedalam gudang,” tutur Rahman. Kemudian, tambah Rahman, barulah setelah itu para prajurit dapat bertemu dengan sanak famili, istri maupun anak dengan catatan tiga hari setelahnya harus berada di markas dengan lengkap seperti sekarang (saat upacara-red). “Karena pada hari Rabu nanti kita akan kedatangan kunjungan dari pangdam III Siliwangi dan hal itu perlu adanya persiapan. Jadi, para prajurit harus menyiapkan kunjungan ini,” ujar Rahman.

Rahman menambahkan, tugas yang diberikan saat pengamanan di daerah Papua tersebut, pihaknya selalu melaksanakan tugas dan perintah dengan sebaik-baiknya, teguh, waspada, dan disiplin sesuai dengan bidang yang telah ditentukan. Dengan berpegang teguh dan selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Kami selalu melaksanakan perintah dengan sebaik-baiknya, teguh dan waspada, disiplin sesuai bidang yang telah ditentukan pimpinan. Apalagi, terbentuknya Yonif 312 Kala Hitam diawali dengan hijrahnya pasukan Siliwangi ke Yogyakarta pada saat revolusi fisik sedang berkecamuk,” ungkap Rahman. Waktu itu, lanjut Rahman, 30 Maret 1948 Mayor Inf. Kemal Idris diperintahkan untuk membentuk sebuah batalyon sekaligus menjadi komandan pertamanya dengan nama Batalyon II Brigade XII KRU. Namun, beberapa bulan kemudian batalyon tersebut diubah pada 24 Agustus 1948 menjadi Kala Jengking.

“Sedangkan nama Yonif 312/Kala Hitam dipakai mulai 22 Januari 1963 setelah Yonif 307/Kala Hitam dibekukan dengan SKEP 11-2/I/1963. Dan saat ini Yonif 312/Kala Hitam merupakan satuan organik Brigade Infanteri-15 Kujang II, Kodam III/Siliwangi,” jelas Rahman.



i>Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Email:
redaksi@kabarindonesia.com
Big News Today..!!! Let's see here:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Miniatur Masjid Bahan Bekasoleh : Johanes Krisnomo
25-Jul-2014, 00:40 WIB


 
  Miniatur Masjid Bahan Bekas Jelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H, mengundang kreatifitas untuk membuat karya unik berupa minatur sebuah masjid dari barang-barang bekas seperti kardus, kaleng dan bola plastik. Contohnya, Rudi Iskandar (38 thn), karyawan PT. Ultrajaya di Padalarang, Bandung, menyumbangkan hasil karyanya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
PILPRES 2014: Tidak Perlu Fanatik 07 Jul 2014 19:08 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Mantan Pengguna Perlu Pertolongan 15 Jul 2014 23:00 WIB


 
Kampanye LEBE 28 Apr 2014 07:21 WIB

 
Tak Selamanya Teknologi Mahal 03 Jun 2014 09:05 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia