KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalBusa Anti Api Temuan Korem 044/GAPO, Murah dan Efektif Padamkan Kebakaran Hutan oleh : Dedi Sugiri
25-Jun-2016, 09:45 WIB


 
 
Busa Anti Api Temuan Korem 044/GAPO, Murah dan Efektif Padamkan Kebakaran Hutan
KabarIndonesia - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) harus diatasi secara cepat.  Karenanya, Korem 044/Gapo selalu melaksanakan pemantauan secara terus menerus di wilayah yang disinyalir rawan kebakaran. Dengan begitu, apabila terjadi kebakaran akan cepat diatasi.

Selain melaksanakan
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kala Senja di Tanah Gayo 24 Jun 2016 12:58 WIB

Ramdhan Kali Ini 24 Jun 2016 12:58 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Anakku Tertular Virus Menulis 23 Jun 2016 10:38 WIB


 

Ratusan Kala Hitam “Pulang Kandang”

 
DAERAH

Ratusan Kala Hitam “Pulang Kandang”
Oleh : Agus Eko Muchamad Solihin | 07-Jan-2008, 12:44:05 WIB

KabarIndonesia - SUBANG, Ratusan prajurit infanteri dari Batalyon 312/Kala Hitam (KH) pulang dari tugasnya melaksanakan pengamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di daerah perbatasan Papua, Sabtu (05/1). Kepulangan 645 prajurit  disambut hangat oleh ribuan masyarakat Kabupaten Subang dan sanak keluarga yang hampir satu tahun tidak bertemu. Tetapi, para prajurit tidak langsung bertemu dengan keluarga, melainkan melakukan upacara terlebih dahulu.

Menurut Danyonif 312/KH, Letkol Inf. Rahman Sujana, pihaknya telah melaksanakan tugas pengamanan di daerah perbatasan Papua hampir selama setahun dan kini tugas tersebut telah digantikan oleh pasukan dari Batalyon Infantri (Yonif) 320/Badak putih, Komando Daerah Militer (Kodam) III Siliwangi.

Setelah upacara ini selesai, prajurit jangan bertemu dengan keluarga dahulu, tapi harus membereskan administrasi terlebih dahulu. Lalu, pengecekan personil secara detail, dilanjutkan dengan membereskan material dalam keadaan aman untuk dimasukan kedalam gudang,” tutur Rahman. Kemudian, tambah Rahman, barulah setelah itu para prajurit dapat bertemu dengan sanak famili, istri maupun anak dengan catatan tiga hari setelahnya harus berada di markas dengan lengkap seperti sekarang (saat upacara-red). “Karena pada hari Rabu nanti kita akan kedatangan kunjungan dari pangdam III Siliwangi dan hal itu perlu adanya persiapan. Jadi, para prajurit harus menyiapkan kunjungan ini,” ujar Rahman.

Rahman menambahkan, tugas yang diberikan saat pengamanan di daerah Papua tersebut, pihaknya selalu melaksanakan tugas dan perintah dengan sebaik-baiknya, teguh, waspada, dan disiplin sesuai dengan bidang yang telah ditentukan. Dengan berpegang teguh dan selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Kami selalu melaksanakan perintah dengan sebaik-baiknya, teguh dan waspada, disiplin sesuai bidang yang telah ditentukan pimpinan. Apalagi, terbentuknya Yonif 312 Kala Hitam diawali dengan hijrahnya pasukan Siliwangi ke Yogyakarta pada saat revolusi fisik sedang berkecamuk,” ungkap Rahman. Waktu itu, lanjut Rahman, 30 Maret 1948 Mayor Inf. Kemal Idris diperintahkan untuk membentuk sebuah batalyon sekaligus menjadi komandan pertamanya dengan nama Batalyon II Brigade XII KRU. Namun, beberapa bulan kemudian batalyon tersebut diubah pada 24 Agustus 1948 menjadi Kala Jengking.

“Sedangkan nama Yonif 312/Kala Hitam dipakai mulai 22 Januari 1963 setelah Yonif 307/Kala Hitam dibekukan dengan SKEP 11-2/I/1963. Dan saat ini Yonif 312/Kala Hitam merupakan satuan organik Brigade Infanteri-15 Kujang II, Kodam III/Siliwangi,” jelas Rahman.



i>Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Email:
redaksi@kabarindonesia.com
Big News Today..!!! Let's see here:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ragam UKM di Masyarakatoleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
13-Jun-2016, 12:58 WIB


 
  Ragam UKM di Masyarakat Harjono, 64 tahun, adalah salah satu pengrajin payung kertas yang masih bertahan di Desa Kwarasan, Juwiring-Klaten. Menurut Pak Harjono di rumahnya, 22/5, serbuan payung lawa/kelelawar -sebutan payung kain berwarna hitam produk China- menyurutkan kejayaan payung kertas Juwiring. Kini para pengrajin
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
TNI Tanggap Bencana 24 Jun 2016 12:59 WIB


 

 
 

 

 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia