KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniBerperankah Media Massa dalam Antikorupsi? oleh : Nadhirul Maghfiroh
29-Jun-2015, 06:04 WIB


 
  KabarIndonesia - Media massa dan manusia sangat terikat dan terkait, bahkan saling mempengaruhi. Di mana pun manusia berada akan selalu berhubungan dengan beragam media.

Saat ini dalam lingkup kecil kota Malang, masyarakat tentunya menggunakan jasa media massa seperti olahraga,
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kebenaran 16 Jun 2015 09:47 WIB

Lupakanlah! 16 Jun 2015 09:46 WIB

 
Curug Pelangi Menyimpan Potensi 29 Jun 2015 03:49 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 
Mengenal Hak-Hak Konsumen 29 Jun 2015 03:55 WIB


 

Luar Biasa, Haul Pondok Peta Tulungagung

 
DAERAH

Luar Biasa, Haul Pondok Peta Tulungagung
Oleh : Muhibuddin | 14-Jan-2008, 22:29:27 WIB

KabarIndonesia - Tulungagung, Kharisma  Kiai Mustaqim bin Hussein dan Kiai Abdul Djalil Mustaqim, pengasuh pondok pesantren Pesulukan Tareqot Agung (Peta) Tulungagung, Jawa Timur, tak juga surut meski keduanya sudah wafat. Nyatanya, ribuan santri tareqot dari berbagai penjuru Indonesia yang menjadi murid-muridnya, tetap saja berdatangan saat pondok tareqot ini menggelar haul, Minggu (13/1).           

Tak pelak, peringatan haul KH. Mustaqim bin Huseein ke-38, KH Abdul Djalil Mustaqim ke-3 dan Nyai Sakdiyah ke-20 itu, benar-benar berlangsung luar biasa. Ribuan santri bukan hanya memadati kompleks pondok yang berlokasi di jantung Kota Tulungagung ini. Tapi, mereka juga membludak hingga memadati alun-alun dan jalan-jalan di kawasan pusat kota penghasil marmer itu.            

Selain menyedot perhatian para santri, haul Pondok Peta juga memberikan daya tarik tersendiri bagi para kiai maupun pejabat pemerintahan. Dalam haul kali ini, tampak hadir, Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Propinsi Jawa Timur, Soekarwo, dan Bupati Tulungagung, Heru Tjahjono. Dari kalangan kiai, terlihat KH. Chaedar Muhaiminan (putra KH. Muhaiminan), Habib Umar Muthohar, KH. Imron Jamil, dan DR. KH. Lukman Hakim.           

Yang istimewa lagi, dalam setiap haul, keluarga Pondok Peta selalu memberi sajian nasi kotak dan minuman air mineral kepada semua santri yang hadir meski jumlahnya mencapai puluhan ribu orang. Untuk keperluan haul, tak kurang sekitar 2.500 personil santri dikerahkan dalam kepanitiaan.

‘'Dalam haul kali ini, kami melibatkan sekitar 2.500 orang personil kepanitiaan,'' terang Moh Athiyah SH, wakil Bupati Tulungagung selaku wakil keluarga Pondok Peta. Rangkaian acara haul berlangsung sejak pagi hingga dini hari. Sebagai penutup haul digelar mauidzah (pengajian) yang disampaikan KH. Chaedar Muhaiminan dan Habib Umar Muthohar. Dalam mauidzahnya, KH Chaedar Muhaiminan maupun Habib Umar banyak mengupas seputar tareqot assadziliyah yang diajarkan KH. Mustaqim dan KH. Abdul Djalil.

‘'Walaupun beliau sudah wafat, ajaran tareqat yang telah diajarkan beliau harus tetap kita amalkan. Sekarang, peran Beliau diteruskan putranya, Gus Salahuddin Al Ayyubi,'' kata KH Chaedar Muhaiminan ini.            

Dalam kesempatan haul ini, keluarga Pondok Peta juga menghimbau para santri jamaah tareqot untuk melakukan gerakan tanam pohon. ‘'Bencana alam telah terjadi di mana-mana. Keluarga Pondok Peta menghimbau kepada semua santri di semua penjuru tanah air untuk melakukan tanam pohon. Pohon apa pun, silahkan ditanam,'' pinta Moh Athiyah menyampaikan pesan keluarga Pondok Peta.




Ikutilah Lomba Menulis Surat Cinta!!!
Blog: 
http://www.lomba-suratcinta.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com

Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kondisi Jalan RI-PNGoleh : Ignatius Fr Bobii
23-Jun-2015, 07:18 WIB


 
  Kondisi Jalan RI-PNG Pembangunan jalan dan jembatan (infrastruktur) di wilayah Kabupaten Boven Digoel terkendala materil lokal (batu dan pasir). Pemerintah setempat melalui pihak kontraktor mendatangkan materil dari luar Papua (Makasar). Pembangunan jalan di daerah ini sangat menyedot perhatian. Lebih parah setiap kali
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
Program Upsus Kasrem 044/GAPO 29 Jun 2015 03:40 WIB


 

 
Isu Beras Nasional 29 Jun 2015 06:06 WIB


 
Jadwal Copa America 2015 11 Jun 2015 13:43 WIB


 
Mengenang Chris Siner Key Timu 13 Mei 2015 18:00 WIB

Badan Kecil, Semangat Tinggi 30 Apr 2015 07:41 WIB

 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia