KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalBusa Anti Api Temuan Korem 044/GAPO, Murah dan Efektif Padamkan Kebakaran Hutan oleh : Dedi Sugiri
25-Jun-2016, 09:45 WIB


 
 
Busa Anti Api Temuan Korem 044/GAPO, Murah dan Efektif Padamkan Kebakaran Hutan
KabarIndonesia - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) harus diatasi secara cepat.  Karenanya, Korem 044/Gapo selalu melaksanakan pemantauan secara terus menerus di wilayah yang disinyalir rawan kebakaran. Dengan begitu, apabila terjadi kebakaran akan cepat diatasi.

Selain melaksanakan
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kala Senja di Tanah Gayo 24 Jun 2016 12:58 WIB

Ramdhan Kali Ini 24 Jun 2016 12:58 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Anakku Tertular Virus Menulis 23 Jun 2016 10:38 WIB


 

Luar Biasa, Haul Pondok Peta Tulungagung

 
DAERAH

Luar Biasa, Haul Pondok Peta Tulungagung
Oleh : Muhibuddin | 14-Jan-2008, 22:29:27 WIB

KabarIndonesia - Tulungagung, Kharisma  Kiai Mustaqim bin Hussein dan Kiai Abdul Djalil Mustaqim, pengasuh pondok pesantren Pesulukan Tareqot Agung (Peta) Tulungagung, Jawa Timur, tak juga surut meski keduanya sudah wafat. Nyatanya, ribuan santri tareqot dari berbagai penjuru Indonesia yang menjadi murid-muridnya, tetap saja berdatangan saat pondok tareqot ini menggelar haul, Minggu (13/1).           

Tak pelak, peringatan haul KH. Mustaqim bin Huseein ke-38, KH Abdul Djalil Mustaqim ke-3 dan Nyai Sakdiyah ke-20 itu, benar-benar berlangsung luar biasa. Ribuan santri bukan hanya memadati kompleks pondok yang berlokasi di jantung Kota Tulungagung ini. Tapi, mereka juga membludak hingga memadati alun-alun dan jalan-jalan di kawasan pusat kota penghasil marmer itu.            

Selain menyedot perhatian para santri, haul Pondok Peta juga memberikan daya tarik tersendiri bagi para kiai maupun pejabat pemerintahan. Dalam haul kali ini, tampak hadir, Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Propinsi Jawa Timur, Soekarwo, dan Bupati Tulungagung, Heru Tjahjono. Dari kalangan kiai, terlihat KH. Chaedar Muhaiminan (putra KH. Muhaiminan), Habib Umar Muthohar, KH. Imron Jamil, dan DR. KH. Lukman Hakim.           

Yang istimewa lagi, dalam setiap haul, keluarga Pondok Peta selalu memberi sajian nasi kotak dan minuman air mineral kepada semua santri yang hadir meski jumlahnya mencapai puluhan ribu orang. Untuk keperluan haul, tak kurang sekitar 2.500 personil santri dikerahkan dalam kepanitiaan.

‘'Dalam haul kali ini, kami melibatkan sekitar 2.500 orang personil kepanitiaan,'' terang Moh Athiyah SH, wakil Bupati Tulungagung selaku wakil keluarga Pondok Peta. Rangkaian acara haul berlangsung sejak pagi hingga dini hari. Sebagai penutup haul digelar mauidzah (pengajian) yang disampaikan KH. Chaedar Muhaiminan dan Habib Umar Muthohar. Dalam mauidzahnya, KH Chaedar Muhaiminan maupun Habib Umar banyak mengupas seputar tareqot assadziliyah yang diajarkan KH. Mustaqim dan KH. Abdul Djalil.

‘'Walaupun beliau sudah wafat, ajaran tareqat yang telah diajarkan beliau harus tetap kita amalkan. Sekarang, peran Beliau diteruskan putranya, Gus Salahuddin Al Ayyubi,'' kata KH Chaedar Muhaiminan ini.            

Dalam kesempatan haul ini, keluarga Pondok Peta juga menghimbau para santri jamaah tareqot untuk melakukan gerakan tanam pohon. ‘'Bencana alam telah terjadi di mana-mana. Keluarga Pondok Peta menghimbau kepada semua santri di semua penjuru tanah air untuk melakukan tanam pohon. Pohon apa pun, silahkan ditanam,'' pinta Moh Athiyah menyampaikan pesan keluarga Pondok Peta.




Ikutilah Lomba Menulis Surat Cinta!!!
Blog: 
http://www.lomba-suratcinta.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com

Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ragam UKM di Masyarakatoleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
13-Jun-2016, 12:58 WIB


 
  Ragam UKM di Masyarakat Harjono, 64 tahun, adalah salah satu pengrajin payung kertas yang masih bertahan di Desa Kwarasan, Juwiring-Klaten. Menurut Pak Harjono di rumahnya, 22/5, serbuan payung lawa/kelelawar -sebutan payung kain berwarna hitam produk China- menyurutkan kejayaan payung kertas Juwiring. Kini para pengrajin
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
TNI Tanggap Bencana 24 Jun 2016 12:59 WIB


 

 
 

 

 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia