KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalTotal Pasien Covid-19 Yang Sembuh di Tanah Air Berjumlah 1.317.199 Orang oleh : Danny Melani Butarbutar
25-Mar-2021, 12:08 WIB


 
  KabarIndonesia - Jakarta, Melansir berita KOMPAS.com, bahwa hingga Kamis (25/3/2021),jumlah Pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh bertambah 4.656 orang dalam 24 jam terakhir. Dengan demikian, total pasien Covid-19 yang sembuh berjumlah 1.317.199 orang.

Data tersebut disampaikan Satuan Tugas
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Dituduh Nyantet Lakukan Sumpah Pocong, Kaki Bergetar

 
DAERAH

Dituduh Nyantet Lakukan Sumpah Pocong, Kaki Bergetar
Oleh : Zainullah | 01-Mar-2008, 11:18:25 WIB

KabarIndonesia - Situbondo, Untuk membuktikan kebenaran atas tuduhan warga bahwa seseorang memiliki Ilmu Sihir (Santet, red), jalan terakhir yang bisa dilakukan sesuai tradisi yang ada di Kabupaten Situbondo dengan melakukan Sumpah Mimbar atau yang lebih ngetren dinamakan Sumpah Pocong. Sebab dengan melakukan sumpah itu, tudingan dan amarah warga akan reda setelah dilakukan sumpah pocong itu.

Man Zaini (55) warga Dusun Pesisir Utara Desa Kilensari Kec Panarukan berinisiatif untuk melakukan sumpah pocong, jum’at siang kemarin usai shalat jumat di Mushallah Nurul Fatah karena dirinya selalu dituduh warga setempat sebagai tukang santet atau memiliki ilmu hitam yang dilaknat Allah itu. Pasalnya, Hamdi (25) warga setempat meninggal sepuluh hari lalu namun keluarganya merasa tidak puas dan curiga dengan kematian dan jenis penyakit (perut memebesar) yang dialaminya itu.

Informasi yang berhasil dihimpun HOKI (Harian Online Kabar Indonesia) menyebutkan, pihak keluarga yang merasa curiga, yakni Busani (40) bibi korban yang mendengar langsung penuturan  Hamdi sebelum meninggal. Bahwa setiap saat Hamdi meras dibayang-bayangi wajah Man Zaini itu, hingga ajal menjemputnya. Keyakinan itu nampaknya berkembang menjadi tudingan dan tuduhan terhadap salah satu tetangga yang dicurigai, yakni Man Zaini dituding memiliki Ilmu Santet.

Untuk meredam amarah dan kekhawatiran menjadi anarkis, Supriyono salah satu Tokoh Masyarakat (tomas) setempat memfasilitasi pelaksanaan sumpah pocong tersebut. Meskipun gelar sumpah pocong kali ini, diketahui tak mendapat ijin resmi dari Kepolisian setempat namun tetap dilaksanakan. Sebab jika gelar sumpah itu ditunda, menurut Supriyono, ditakutkan akan merembet menjadi anarkis warga yang terlanjur meyakini, seperti kejadian beberapa tahun lalu hingga berbutut pembakaran rumah tertuduh.

Sempat terjadi keanehan dalam sumpah pocong kali ini. saat melakukan sumpah itu, Zaini bergetar pada bagian kakinya hingga menarik perhatian dan menggugah hati yang menyaksikan saat itu. Kecurigaan sudah mulai terjadi akibat sumpah itu, namun kejadian itu berjalan cukup singkat. Karena getaran kaki Zaini itu mulai berhenti dan masyarakat pun mulai tenang, hingga pelaksanaan sumpah selesai dengan aman dan tertib.

Bedanya dengan gelar sumpah pocong sebelumnya, selaku penyumpah kali ini bukan dipimpin oleh KH Jaiz Badri seperti sebelumnya namun dipimpin oleh Ustad Zainullah Umar dari Desa Kendit. Gelar sumpah berjalan lancar, meskipun diluar mushallah sudah dibayang-bayang ribuan warga yang ikut meyakini menyaksikan bahwa sumpah itu akan berakibat pada kehidupan selanjutnya.

Penuturan Sumani, salah satu warga mengaku sudah menjadi tradisi masyarakat setempat untuk membuktikan kebenaran melakukan sumpah pocong itu. Sebab, jika itu tak dilakukan maka warga akan terus meyakini dan menuduh Man Zaini sebagai pelaku ataupun pemilik ilmu santet yang mengakibatkan meninggalnya salah satu warga bernama Hamdi. “Benar, mas. Kita yakin bahwa sumpah itu akan berakibat. Jika benar punya ilmu santet, hidupnya (tertuduh, red) akan mengalami penyakit aneh dan mati seketika. Begitu juga sebaliknya,” katanya.

Namun Sumani juga merasa kecewa, seharusnya sumpah pocong itu harus dilakukan oleh kedua belah pihak. Baik pihak Man Zaini maupun pihak keluarga Hamdi yang mencurigainya. “Ini kurang lengkap sumpahnya. Biar terbukti, bagi kedua belah pihak harus melakukan bersama-sama,” ungkap Sumani, usai gelar sumpah pocong  kemarin. (Zainullah)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Hacker ClanX12 15 Jan 2021 06:38 WIB

 
Kenaikan Cukai Rokok Ditunda 04 Nov 2020 00:50 WIB

 

 

 
 
 

 
 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia