KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PariwisataEat like an Emperor – Makan seperti Kaiser! oleh : Mang Ucup
01-Jul-2015, 20:46 WIB


 
 
Eat like an Emperor – Makan seperti Kaiser!
KabarIndonesia - Amsterdam Di Hong Kong, Mang Ucup pernah mecoba Makan ala Emperor atau Kaiser Tiongkok dengan tarif US$ 20.000 per orang. Mereka menyajikan makanan Non Stop selama Tiga Hari - Tiga Malam. Selama waktu tersebut mereka
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Keyakinan Jiwa 04 Jul 2015 02:33 WIB

Kebenaran 16 Jun 2015 09:47 WIB

 
Curug Pelangi Menyimpan Potensi 29 Jun 2015 03:49 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 
Mengenal Hak-Hak Konsumen 29 Jun 2015 03:55 WIB


 

Pelatihan Pengembangbiakan Ikan Air Tawar di Desa Kawata

 
DAERAH

Pelatihan Pengembangbiakan Ikan Air Tawar di Desa Kawata
Oleh : Iskandar Siregar | 15-Mar-2008, 22:36:41 WIB

Kabar Indonesia - Potensi ikan tawar di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan sungguh menggiurkan, salah satunya berada di Desa Kawata, Kecamatan Wasuponda. Dari ribuan  hektar potensi tambak ikan, baru sekitar 20 hektar yang baru tergarap, itu pun belum dikelola secara maksimal. Karena itu, Kelompok Tani Mangori bekerja sama dengan PT. International Nickel Indonesia Tbk (PT. Inco) mengadakan pelatihan pengembangbiakan ikan tawar di Desa Kawata pada hari Sabtu (15 Maret 2008).

"Banyak tambak di sini masih sekedar dikelola untuk konsumsi sendiri belum digarap secara lebih baik sehingga bisa menjadi salah satu sumber penghasilan petani selain menggarap lahan pertanian dan perkebunan," ujar Kepala Desa Kawata, H. Abu Pawakka.             

Acara pelatihan dimulai dengan penjelasan singkat tentang visi dan arah  program community development PT. Inco oleh Manager Community Relations PT. Inco, Mohammad Sawedi. "Pelatihan ini sebagai salah satu kegiatan untuk pengembangbiakan ikan air tawar yang berkelanjutan di Desa Kawata. Harapannya, ini bisa menjadi salah satu contoh program yang bisa meningkatkan pendapatan masyarakat," ujar Mohammad Sawedi.

Selain pelatihan, PT. Inco telah membantu dengan sumbangan bibit ikan air tawar dan akan dilanjutkan dengan berbagai bimbingan serta penyuluhan dalam budidaya ikan air tawar. Usai penjelasan dari Mohammad Sawedi, acara dilanjutkan dengan presentasi dan praktek lapangan. Sebagai fasilitator dalam pelatihan ini adalah Gufron H. Kordi, penggiat perikanan air tawar dari Essensi Foundation. Selain aktif dalam budidaya ikan air tawar, Gufron juga telah menulis puluhan buku tentang perikanan air tawar.

Materi pelatihan mulai dari pengetahuan dasar tentang perikanan air tawar, pengelolaan dan pemeliharaan air, pembibitan dan pemeliharaan, hingga pemasaran ikan air tawar. Melalui pelatihan ini, para petani mendapatkan tambahan pengetahuan dan wawasan tentang budidaya ikan air tawar sehingga tambak atau kolam ikan tawar yang mereka olah dapat menjadi salah satu sumber peningkatan pendapatannya.

Kahfi, salah satu peserta pelatihan, mengaku banyak mendapat tambahan pengetahuan melalui pelatihan tersebut. Sebelumnya, Kahfi telah mendapat bantuan bibit ikan air tawar sebanyak 10.000 bibit ikan antara lain jenis ikan nila, ikan mas, dan lele dari PT. Inco.  Menurut Abu Pawakka, selain program pengembangbiakan ikan air tawar, PT. Inco juga telah menggelar berbagai program community development yang cukup berhasil dan terus berlanjut hingga kini. "Antara lain, ada program pengembangan sawah, bantuan genset untuk penerangan, pembangunan rumah dinas kepala desa, hingga pendirian Sanggar Tani," ujar Abu Pawakka. Malah bantuan genset dari PT. Inco yang dikelola masyarakat sejak tahun 2006, lanjut Abu Pawakka, telah memberi keuntungan pada awal tahun 2008 sebesar Rp. 5.000.000. Keuntungan itu diperoleh dari iuran warga dengan tarif bagi yang mempunyai televisi sebesar Rp. 70.000 per bulan sedangkan yang tidak memakai televisi dikenakan biaya sebesar Rp. 50.000 per bulan.

Penduduk Desa Kawata sekitar 1500 jiwa dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 300 KK. Abu Pawakka berharap PT. Inco terus memberikan bantuan melalui program community development-nya."  Kelompok-kelompok tani lainnya juga menginginkan seperti yang telah diterima oleh Kelompok Tani Mangori ini," ujar Abu Pawakka.


Keterangan foto :

Manager Community Relations PT. Inco, Mohammad Sawedi (T-shirt hitam di tengah) bersama tim dan fasilitator serta Kepala Desa Kawata dalam pembukaan pelatihan pengembangbiakan ikan air tawar di Sanggar Tani Desa Kawata, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (15 Maret 2008).


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Renovasi Stasiun Kebayoranoleh : Dicky Ari Wibowo
28-Jun-2015, 20:29 WIB


 
  Renovasi Stasiun Kebayoran Seorang pengguna jasa kereta api melintasi aktivitas renovasi Stasiun Kebayoran, Jakarta, Sabtu (20/6/2015). Meskipun renovasi terus berlanjut, masyarakat pengguna jasa kereta api dan commuterline masih bisa menggunakan Stasiun Kebayoran.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
Program Upsus Kasrem 044/GAPO 29 Jun 2015 03:40 WIB

 

 
Isu Beras Nasional 29 Jun 2015 06:06 WIB


 
Jadwal Copa America 2015 11 Jun 2015 13:43 WIB


 
Mengenang Chris Siner Key Timu 13 Mei 2015 18:00 WIB

Badan Kecil, Semangat Tinggi 30 Apr 2015 07:41 WIB

 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia