KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahRandiman Pantau Drainase Medan Tetap Banjir oleh : Jenda Bangun
08-Feb-2016, 17:38 WIB


 
 
Randiman Pantau Drainase Medan Tetap Banjir
KabarIndonesia - Medan,Meski beberapa waktu belakangan ini Penjabat (Pj) Wali Kota Medan Drs H Randiman Tarigan MAP sering
memantau sarana dainase, namun tampaknya bukan solusi kebanjiran.Hujan yang mengguyur wilayah Sumatera Utara beberapa hari ini membuat sejumlah air sungai di
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Kasus RJ Lino Hukum atau Politik 17 Jan 2016 02:38 WIB

 
Nelayan 02 Feb 2016 18:04 WIB

Bunga 02 Feb 2016 17:59 WIB

 
Sister City Larantuka - Fatima 26 Jan 2016 09:14 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 
 

Pelatihan Pengembangbiakan Ikan Air Tawar di Desa Kawata

 
DAERAH

Pelatihan Pengembangbiakan Ikan Air Tawar di Desa Kawata
Oleh : Iskandar Siregar | 15-Mar-2008, 22:36:41 WIB

Kabar Indonesia - Potensi ikan tawar di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan sungguh menggiurkan, salah satunya berada di Desa Kawata, Kecamatan Wasuponda. Dari ribuan  hektar potensi tambak ikan, baru sekitar 20 hektar yang baru tergarap, itu pun belum dikelola secara maksimal. Karena itu, Kelompok Tani Mangori bekerja sama dengan PT. International Nickel Indonesia Tbk (PT. Inco) mengadakan pelatihan pengembangbiakan ikan tawar di Desa Kawata pada hari Sabtu (15 Maret 2008).

"Banyak tambak di sini masih sekedar dikelola untuk konsumsi sendiri belum digarap secara lebih baik sehingga bisa menjadi salah satu sumber penghasilan petani selain menggarap lahan pertanian dan perkebunan," ujar Kepala Desa Kawata, H. Abu Pawakka.             

Acara pelatihan dimulai dengan penjelasan singkat tentang visi dan arah  program community development PT. Inco oleh Manager Community Relations PT. Inco, Mohammad Sawedi. "Pelatihan ini sebagai salah satu kegiatan untuk pengembangbiakan ikan air tawar yang berkelanjutan di Desa Kawata. Harapannya, ini bisa menjadi salah satu contoh program yang bisa meningkatkan pendapatan masyarakat," ujar Mohammad Sawedi.

Selain pelatihan, PT. Inco telah membantu dengan sumbangan bibit ikan air tawar dan akan dilanjutkan dengan berbagai bimbingan serta penyuluhan dalam budidaya ikan air tawar. Usai penjelasan dari Mohammad Sawedi, acara dilanjutkan dengan presentasi dan praktek lapangan. Sebagai fasilitator dalam pelatihan ini adalah Gufron H. Kordi, penggiat perikanan air tawar dari Essensi Foundation. Selain aktif dalam budidaya ikan air tawar, Gufron juga telah menulis puluhan buku tentang perikanan air tawar.

Materi pelatihan mulai dari pengetahuan dasar tentang perikanan air tawar, pengelolaan dan pemeliharaan air, pembibitan dan pemeliharaan, hingga pemasaran ikan air tawar. Melalui pelatihan ini, para petani mendapatkan tambahan pengetahuan dan wawasan tentang budidaya ikan air tawar sehingga tambak atau kolam ikan tawar yang mereka olah dapat menjadi salah satu sumber peningkatan pendapatannya.

Kahfi, salah satu peserta pelatihan, mengaku banyak mendapat tambahan pengetahuan melalui pelatihan tersebut. Sebelumnya, Kahfi telah mendapat bantuan bibit ikan air tawar sebanyak 10.000 bibit ikan antara lain jenis ikan nila, ikan mas, dan lele dari PT. Inco.  Menurut Abu Pawakka, selain program pengembangbiakan ikan air tawar, PT. Inco juga telah menggelar berbagai program community development yang cukup berhasil dan terus berlanjut hingga kini. "Antara lain, ada program pengembangan sawah, bantuan genset untuk penerangan, pembangunan rumah dinas kepala desa, hingga pendirian Sanggar Tani," ujar Abu Pawakka. Malah bantuan genset dari PT. Inco yang dikelola masyarakat sejak tahun 2006, lanjut Abu Pawakka, telah memberi keuntungan pada awal tahun 2008 sebesar Rp. 5.000.000. Keuntungan itu diperoleh dari iuran warga dengan tarif bagi yang mempunyai televisi sebesar Rp. 70.000 per bulan sedangkan yang tidak memakai televisi dikenakan biaya sebesar Rp. 50.000 per bulan.

Penduduk Desa Kawata sekitar 1500 jiwa dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 300 KK. Abu Pawakka berharap PT. Inco terus memberikan bantuan melalui program community development-nya."  Kelompok-kelompok tani lainnya juga menginginkan seperti yang telah diterima oleh Kelompok Tani Mangori ini," ujar Abu Pawakka.


Keterangan foto :

Manager Community Relations PT. Inco, Mohammad Sawedi (T-shirt hitam di tengah) bersama tim dan fasilitator serta Kepala Desa Kawata dalam pembukaan pelatihan pengembangbiakan ikan air tawar di Sanggar Tani Desa Kawata, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (15 Maret 2008).


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Banjiroleh : Jenda Bangun
09-Feb-2016, 19:24 WIB


 
  Banjir Meski air meluap namun warga tetap beraktivitas di pinggir Sungai Babura Padang Bulan Medan, Sumatera Utara, kemarin. Hujan deras yang terjadi menyebabkan sejumlah rumah di kota Medan terendam banjir luapan Sungai Deli, sungai Babura dan Sungai Sei Mencirim.(*)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 

 

 

 
Yuk, Kita Jadi Penulis! 29 Jan 2016 14:28 WIB


 

 
 

 

 
Confreria Reinha Rosari Larantuka 26 Jan 2016 09:33 WIB

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia