KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRupiah Terpuruk, SBY Optimis Jokowi Mampu Temukan Solusi oleh : Wahyu Ari Wicaksono
18-Des-2014, 08:24 WIB


 
 
Rupiah Terpuruk, SBY Optimis Jokowi Mampu Temukan Solusi
KabarIndonesia - "Saya tetap mengikuti perkembangan situasi di tanah air, termasuk terjadinya gejolak ekonomi akibat jatuhnya nilai rupiah akhir-akhir ini. Saya juga mencermati perbincangan masyarakat terhadap persoalan ekonomi terkini, termasuk sejumlah pernyaatan pihak pemerintah.Memang yang paling mudah adalah mencari "kambing
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kesetiaan 17 Des 2014 19:05 WIB

Ratapan Anak Manusia Papua 17 Des 2014 19:05 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Wanita Paling Berharga 18 Des 2014 19:54 WIB


 

Pelatihan Pengembangbiakan Ikan Air Tawar di Desa Kawata

 
DAERAH

Pelatihan Pengembangbiakan Ikan Air Tawar di Desa Kawata
Oleh : Iskandar Siregar | 15-Mar-2008, 22:36:41 WIB

Kabar Indonesia - Potensi ikan tawar di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan sungguh menggiurkan, salah satunya berada di Desa Kawata, Kecamatan Wasuponda. Dari ribuan  hektar potensi tambak ikan, baru sekitar 20 hektar yang baru tergarap, itu pun belum dikelola secara maksimal. Karena itu, Kelompok Tani Mangori bekerja sama dengan PT. International Nickel Indonesia Tbk (PT. Inco) mengadakan pelatihan pengembangbiakan ikan tawar di Desa Kawata pada hari Sabtu (15 Maret 2008).

"Banyak tambak di sini masih sekedar dikelola untuk konsumsi sendiri belum digarap secara lebih baik sehingga bisa menjadi salah satu sumber penghasilan petani selain menggarap lahan pertanian dan perkebunan," ujar Kepala Desa Kawata, H. Abu Pawakka.             

Acara pelatihan dimulai dengan penjelasan singkat tentang visi dan arah  program community development PT. Inco oleh Manager Community Relations PT. Inco, Mohammad Sawedi. "Pelatihan ini sebagai salah satu kegiatan untuk pengembangbiakan ikan air tawar yang berkelanjutan di Desa Kawata. Harapannya, ini bisa menjadi salah satu contoh program yang bisa meningkatkan pendapatan masyarakat," ujar Mohammad Sawedi.

Selain pelatihan, PT. Inco telah membantu dengan sumbangan bibit ikan air tawar dan akan dilanjutkan dengan berbagai bimbingan serta penyuluhan dalam budidaya ikan air tawar. Usai penjelasan dari Mohammad Sawedi, acara dilanjutkan dengan presentasi dan praktek lapangan. Sebagai fasilitator dalam pelatihan ini adalah Gufron H. Kordi, penggiat perikanan air tawar dari Essensi Foundation. Selain aktif dalam budidaya ikan air tawar, Gufron juga telah menulis puluhan buku tentang perikanan air tawar.

Materi pelatihan mulai dari pengetahuan dasar tentang perikanan air tawar, pengelolaan dan pemeliharaan air, pembibitan dan pemeliharaan, hingga pemasaran ikan air tawar. Melalui pelatihan ini, para petani mendapatkan tambahan pengetahuan dan wawasan tentang budidaya ikan air tawar sehingga tambak atau kolam ikan tawar yang mereka olah dapat menjadi salah satu sumber peningkatan pendapatannya.

Kahfi, salah satu peserta pelatihan, mengaku banyak mendapat tambahan pengetahuan melalui pelatihan tersebut. Sebelumnya, Kahfi telah mendapat bantuan bibit ikan air tawar sebanyak 10.000 bibit ikan antara lain jenis ikan nila, ikan mas, dan lele dari PT. Inco.  Menurut Abu Pawakka, selain program pengembangbiakan ikan air tawar, PT. Inco juga telah menggelar berbagai program community development yang cukup berhasil dan terus berlanjut hingga kini. "Antara lain, ada program pengembangan sawah, bantuan genset untuk penerangan, pembangunan rumah dinas kepala desa, hingga pendirian Sanggar Tani," ujar Abu Pawakka. Malah bantuan genset dari PT. Inco yang dikelola masyarakat sejak tahun 2006, lanjut Abu Pawakka, telah memberi keuntungan pada awal tahun 2008 sebesar Rp. 5.000.000. Keuntungan itu diperoleh dari iuran warga dengan tarif bagi yang mempunyai televisi sebesar Rp. 70.000 per bulan sedangkan yang tidak memakai televisi dikenakan biaya sebesar Rp. 50.000 per bulan.

Penduduk Desa Kawata sekitar 1500 jiwa dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 300 KK. Abu Pawakka berharap PT. Inco terus memberikan bantuan melalui program community development-nya."  Kelompok-kelompok tani lainnya juga menginginkan seperti yang telah diterima oleh Kelompok Tani Mangori ini," ujar Abu Pawakka.


Keterangan foto :

Manager Community Relations PT. Inco, Mohammad Sawedi (T-shirt hitam di tengah) bersama tim dan fasilitator serta Kepala Desa Kawata dalam pembukaan pelatihan pengembangbiakan ikan air tawar di Sanggar Tani Desa Kawata, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (15 Maret 2008).


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Profesi Pembersih Ayam Potongoleh : Jumari Haryadi
11-Des-2014, 12:16 WIB


 
  Profesi Pembersih Ayam Potong Beragam jenis pekerjaan tersedia di sekitar kita, asal kita mau dan tidak malu melakukannya. Salah satu pekerjaan itu adalah menjadi pembersih ayam potong broiler. Tampak beberapa ibu yang tinggal di sekitar kandang ayam Cikeuting Farm Bekasi milik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Semakin Putih Semakin Sibuk 17 Des 2014 19:12 WIB

Satu Aktor Dua Peran 08 Des 2014 18:44 WIB

 
Budaya Menyontek Mendarah Daging 16 Des 2014 19:19 WIB

Antri Demi Kemajuan Bangsa 16 Des 2014 18:00 WIB

 

 
Menghilangkan Stres dengan Musik 15 Des 2014 12:26 WIB

 

 
Etika Social Media 16 Des 2014 19:24 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia