KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalBusa Anti Api Temuan Korem 044/GAPO, Murah dan Efektif Padamkan Kebakaran Hutan oleh : Dedi Sugiri
25-Jun-2016, 09:45 WIB


 
 
Busa Anti Api Temuan Korem 044/GAPO, Murah dan Efektif Padamkan Kebakaran Hutan
KabarIndonesia - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) harus diatasi secara cepat.  Karenanya, Korem 044/Gapo selalu melaksanakan pemantauan secara terus menerus di wilayah yang disinyalir rawan kebakaran. Dengan begitu, apabila terjadi kebakaran akan cepat diatasi.

Selain melaksanakan
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kala Senja di Tanah Gayo 24 Jun 2016 12:58 WIB

Ramdhan Kali Ini 24 Jun 2016 12:58 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Anakku Tertular Virus Menulis 23 Jun 2016 10:38 WIB


 

LPEM UI Meneliti Dampak Ekonomi dan Sosial PT Inco

 
DAERAH

LPEM UI Meneliti Dampak Ekonomi dan Sosial PT Inco
Oleh : Iskandar Siregar | 10-Apr-2008, 18:15:01 WIB

KabarIndonesia - Tiga peneliti dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) dari Universitas Indonesia (UI) melakukan penelitian tentang "The Economic and Social Impact of PT Inco", yang diperkirakan akan memakan waktu selama kurang lebih dua bulan. Ketiga peneliti tersebut masing-masing Dr. Nuzul Achjar, Ir. Uka Wikarya, ME, dan Syarief Syahrial, SE, ME.

Sejak Selasa kemarin (8 April 2008) Tim LPEM UI tersebut sudah mulai mengumpulkan berbagai data mulai dari PT International Nickel Indonesia Tbk (PT Inco) di Sorowako, kemudian ke Pemkab Luwu Timur di Malili, dan Pemkab Luwu Utara di Masamba. "Data yang kami perlukan akhirnya diperoleh juga di Pemda Masamba," ujar Ir. Uka Wikarya ME. Pengumpulan data yang diambil antara lain berupa data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), data yang berkaitan dengan ekonomi, dan mengenai fiskal.

Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk up date dampak ekonomi, fiskal, dan program community development (comdev) PT Inco dari penelitian LPEM sebelumnya pada tahun 2004. Hasil penelitian LPEM UI pada tahun 2004, antara lain, ditemukan setiap kenaikan ekspor $1 PT Inco, akan menaikkan output perekonomian di Sulawesi Selatan $1.8. Selain itu, setiap 1 pekerja PT Inco, mampu membuka kesempatan kerja bagi 38 pekerja di Sulawesi Selatan, yang didorong permintaan barang dan jasa PT Inco, kontraktor serta karyawannya.

Metodologi penelitian ini menggunakan model kuantitatif untuk menganalisa makroekonomi dan fiskal. Sedangkan, untuk dampak dari program comdev, antara lain, dianalisa dengan menggunakan data primer dan berbagai indikator sosial lainnya seperti pendidikan dan kesehatan. Pada hari pertama penelitian (8 April 2008), sebelum terjun ke lapangan, Tim LPEM UI memaparkan rencana penelitian kepada PT Inco di External Room Meeting di Pontada, Sorowako.

Selama dua bulan penelitian ini direncanakan akan ada kegiatan pengumpulan data, kunjungan lapangan, analisis data, draft hasil penelitian, revisi, verifikasi, hingga adjusment, sebelum final report."Rekan-rekan dari PT Inco banyak membantu kami sehingga berbagai data yang diperlukan dapat diperoleh," ujar Dr. Nuzul Achjar.

Keterangan foto :

Dr. Nuzul Achjar (kemeja putih menyandang tas) bersama Tim LPEM UI berbincang-bincang dengan masyarakat di Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, sebelum terjun ke lapangan untuk pengumpulan data (8 April 2008)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ragam UKM di Masyarakatoleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
13-Jun-2016, 12:58 WIB


 
  Ragam UKM di Masyarakat Harjono, 64 tahun, adalah salah satu pengrajin payung kertas yang masih bertahan di Desa Kwarasan, Juwiring-Klaten. Menurut Pak Harjono di rumahnya, 22/5, serbuan payung lawa/kelelawar -sebutan payung kain berwarna hitam produk China- menyurutkan kejayaan payung kertas Juwiring. Kini para pengrajin
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
TNI Tanggap Bencana 24 Jun 2016 12:59 WIB


 

 
 

 

 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia