KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Olah RagaIndonesia Lolos ke Babak 16 Besar Sepak Bola Asian Games 2014 oleh : Badiyo
19-Sep-2014, 10:31 WIB


 
  KabarIndonesia - Indonesia berhasil maju ke babak 16 besar pada cabang sepak bola Asian Games 2014, Incheon - Korea Selatan.  Tiket ke babak 16 besar tersebut diraih Dedi Kusnandar dan kawan-kawan setelah mengalahkan Maladewa 4-0 pada laga kedua penyisihan grup
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Mengaduk Rasa 15 Sep 2014 10:45 WIB

Pergi 12 Sep 2014 12:44 WIB

 
Sumut Gelar Festival Budaya 03 Sep 2014 12:58 WIB



 
BERITA LAINNYA
 
Gita Gutawa, Diva Muda Indonesia 06 Sep 2014 09:34 WIB

Raffi Achmad Tagih Janji Jokowi 31 Aug 2014 04:13 WIB

 

 
 
DAERAH

Harga Rumah di Makassar Naik Paling Tinggi
Oleh : Muh.asri | 19-Aug-2008, 10:04:42 WIB

KabarIndonesia - Mengalahkan Jakarta dan Kota Besar Lain di Jawa; Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Bahan Bangunan; Pengurus REI Sulsel: NJOP Tanah Juga Berpengaruh; Rumah Ratusan Juta Diminati di Makassar
 
Jakarta
hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Triwulan II-2008 Bank Indonesia (BI) menunjukkan, indeks harga properti residensial (tempat hunian) tercatat sebesar 154,08 persen.
Sementara untuk berdasarkan wilayah, Kota Makassar merupakan wilayah yang mengalami peningkatan harga rumah tertinggi yaitu 4,19 persen (q-t-q), terutama pada rumah tipe kecil (6,59 persen).
 Makassar mengalahkan kenaikan harga rumah di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek) serta Banten mengalami kenaikan 1,74 persen.
"Kenaikan harga ini terutama disebabkan oleh kenaikan harga bangunan serta kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Pada triwulan II tahun ini, baik secara triwulanan maupun tahunan meningkat," tulis Tim Statistik Sektor Rill Direktorat Statistik Ekonomi dan Moneter BI dalam publikasinya, Senin (18/8).
Penasihat Real Estate Indonesia (REI) Sulsel, M Aras, yang dimintai tanggapannya terkait data yang dirilis BI mengatakan, kemungkinan kenaikan nilai jual objek pajak (NJOP) atas tanah yang terlalu dini ditetapkan pemerintah ikut memicu kenaikan harga rumah di Makassar.
Secara tahunan (y-o-y), harga properti residensial juga mengalami kenaikan sebesar 5,43 persen atau lebih rendah dibandingkan kenaikan pada periode yang sama tahun sebelumnya (6,91 persen).
Untuk triwulan III-2008 mendatang, indeks harga properti residensial baik secara triwulanan maupun tahunan diperkirakan masih akan meningkat.
Sementara itu, dari ajang Pameran REI Panin Rumah Idaman di Makassar yang berakhir, Minggu (17/8) malam, terungkap bahwa konsumen kebanyakan membidik segmen ruman menengan seharga Rp 250 juta- Rp 300 juta.

Ratusan Juta
Business Banking Manager Bank Panin Cabang Makassar, Hudli Huduri menyebutkan, animo warga Makassar dalam membeli rumah terbilang besar. "Itu bisa kita liht pada pameran yang sudah kami gelar bersalam REI," kata Hudli.
Menurut Hudli, rumah seharga Rp 250 juta hingga Rp 300 juta tetap jadi buruan konsumen di kota ini pada pameran tersebut.
Bahkan pasar rumah mewah di kota ini juga tetap bergairah. Konsumen tetap memburu rumah tipe di 150 meter persegi ke atas di kawasan Pettarani, Hertasning Baru, maupun beberapa kawasan di pusat Kota Makassar.
Data yang dihimpun Tribun menyebutkan, kawasan perumahan di sekitar Jl Sunu, Jl Dg Tata, dan di sekitar Jl Sultan Alauddin, Makassar, sudah mematok harga hingga Rp 200 jutaan untuk tipe tipe 45 dengan luas tanah sekitar 90 meter per segi hingga 96 meter per segi.
Harga perumahan di sekitar Sudiang juga terus melambung dan semakin terkerek naik setelah bandara baru resmi beroperasi awal bulan ini.

Manado
Untuk triwulan, Kota Banjarmasin (Kalsel) diperkirakan mengalami kenaikan harga tertinggi sebesar 1,54 persen, sementara secara tahunan Manado (Sulut) diperkirakan mengalami kenaikan harga tertinggi (10,06 persen).
Baik secara triwulan maupun secara tahunan, indeks mengalami peningkatan. Secara triwulan, indeks harga naik 1,86 persen, lebih tinggi dibandingkan kenaikan pada triwulan sebelumnya (1,67 persen).
Dilihat berdasarkan tipe rumah, kenaikan harga terjadi pada semua tipe rumah dengan kenaikan tertinggi terjadi pada tipe rumah kecil (2,42 persen).
IHPR menunjukkan indikasi yang searah dengan indeks harga sub kelompok biaya tempat tinggal IHK-BPS pada triwulan II-2008 (Juni).
Harga properti residensial pada triwulan III-2008 diperkirakan masih mengalami peningkatan IHPR menunjukkan indikasi yang searah dengan indeks harga sub kelompok biaya tempat tinggal IHK-BPS. Kondisi penawaran dan permintaan properti yang sama ini diperkirakan masih akan berlanjut pada triwulan III-2008.
Pakai KPR
Untuk memperoleh properti, umumnya pengembang masih memanfaatkan pembiayaan properti residensial yang sebagian besar sumber pembiayaannya dari dana internal perusahaan (54,4 persen), diikuti oleh dana yang bersumber dari perbankan (31,6 persen) serta dana nasabah (10,9 persen).
Sementara itu, dalam melakukan transaksi pembelian properti residensial, sebagian besar konsumen (75,4 persen) memanfaatkan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) dengan tingkat suku bunga sebesar 11 persen, diikuti oleh pembayaran cash bertahap (17,1 persen) dan sebagian kecil dilakukan dalam bentuk cash keras (6,5 persen).
Permintaan dan penawaran properti residensial triwulan II- 2008 sama dibandingkan triwulan sebelumnya.Kondisi ini diperkirakan berlanjut ke triwulan III-2008. (aci)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Jangan Salah Menuntun Anak di Jalanoleh : Jumari Haryadi
16-Sep-2014, 14:43 WIB


 
  Jangan Salah Menuntun Anak di Jalan Siapa orang yang tak sayang dengan anaknya? Namun ternyata masih ada saja orang yang tak paham cara menjaga anaknya, misalnya ketika sedang membawanya jalan-jalan. Seperti terlihat dalam foto yang di ambil di Jalan Rajawali, Kota Bandung (14/09/2014). Seorang ibu menuntun anaknya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Kumpulan Petapa dari Kanekes 19 Sep 2014 08:36 WIB


 

 
Desa di Sumut Butuh Dokter 15 Sep 2014 10:43 WIB

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia