KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniBlunder (Sang Buruh) Menteri Tedjo oleh : Arief Rahmat Piliang
23-Feb-2015, 10:52 WIB


 
  KabarIndonesia - Pernyataan Menkopolhukam, Tedjo Edhi Purdijanto, kian hari kian blunder. Setelah sebelumnya menyebut KPK didukung rakyat tak jelas, kini Tedjo memasuki ranah buruh. Ancaman pegawai KPK untuk mogok jika seluruh pimpinannya ditetapkan tersangka oleh Bareskrim Polri, direspon Tedjo dengan jawaban
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Pejuang Hidup 25 Feb 2015 20:38 WIB

Benarkah? 23 Feb 2015 10:55 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Banjir Bikin Stres Deera Idol! 18 Feb 2015 20:35 WIB


 
Kisah Memilukan Sang Penjual Tebu 17 Feb 2015 14:12 WIB

 
 
DAERAH

Harga Rumah di Makassar Naik Paling Tinggi
Oleh : Muh.asri | 19-Aug-2008, 10:04:42 WIB

KabarIndonesia - Mengalahkan Jakarta dan Kota Besar Lain di Jawa; Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Bahan Bangunan; Pengurus REI Sulsel: NJOP Tanah Juga Berpengaruh; Rumah Ratusan Juta Diminati di Makassar
 
Jakarta
hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Triwulan II-2008 Bank Indonesia (BI) menunjukkan, indeks harga properti residensial (tempat hunian) tercatat sebesar 154,08 persen.
Sementara untuk berdasarkan wilayah, Kota Makassar merupakan wilayah yang mengalami peningkatan harga rumah tertinggi yaitu 4,19 persen (q-t-q), terutama pada rumah tipe kecil (6,59 persen).
 Makassar mengalahkan kenaikan harga rumah di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek) serta Banten mengalami kenaikan 1,74 persen.
"Kenaikan harga ini terutama disebabkan oleh kenaikan harga bangunan serta kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Pada triwulan II tahun ini, baik secara triwulanan maupun tahunan meningkat," tulis Tim Statistik Sektor Rill Direktorat Statistik Ekonomi dan Moneter BI dalam publikasinya, Senin (18/8).
Penasihat Real Estate Indonesia (REI) Sulsel, M Aras, yang dimintai tanggapannya terkait data yang dirilis BI mengatakan, kemungkinan kenaikan nilai jual objek pajak (NJOP) atas tanah yang terlalu dini ditetapkan pemerintah ikut memicu kenaikan harga rumah di Makassar.
Secara tahunan (y-o-y), harga properti residensial juga mengalami kenaikan sebesar 5,43 persen atau lebih rendah dibandingkan kenaikan pada periode yang sama tahun sebelumnya (6,91 persen).
Untuk triwulan III-2008 mendatang, indeks harga properti residensial baik secara triwulanan maupun tahunan diperkirakan masih akan meningkat.
Sementara itu, dari ajang Pameran REI Panin Rumah Idaman di Makassar yang berakhir, Minggu (17/8) malam, terungkap bahwa konsumen kebanyakan membidik segmen ruman menengan seharga Rp 250 juta- Rp 300 juta.

Ratusan Juta
Business Banking Manager Bank Panin Cabang Makassar, Hudli Huduri menyebutkan, animo warga Makassar dalam membeli rumah terbilang besar. "Itu bisa kita liht pada pameran yang sudah kami gelar bersalam REI," kata Hudli.
Menurut Hudli, rumah seharga Rp 250 juta hingga Rp 300 juta tetap jadi buruan konsumen di kota ini pada pameran tersebut.
Bahkan pasar rumah mewah di kota ini juga tetap bergairah. Konsumen tetap memburu rumah tipe di 150 meter persegi ke atas di kawasan Pettarani, Hertasning Baru, maupun beberapa kawasan di pusat Kota Makassar.
Data yang dihimpun Tribun menyebutkan, kawasan perumahan di sekitar Jl Sunu, Jl Dg Tata, dan di sekitar Jl Sultan Alauddin, Makassar, sudah mematok harga hingga Rp 200 jutaan untuk tipe tipe 45 dengan luas tanah sekitar 90 meter per segi hingga 96 meter per segi.
Harga perumahan di sekitar Sudiang juga terus melambung dan semakin terkerek naik setelah bandara baru resmi beroperasi awal bulan ini.

Manado
Untuk triwulan, Kota Banjarmasin (Kalsel) diperkirakan mengalami kenaikan harga tertinggi sebesar 1,54 persen, sementara secara tahunan Manado (Sulut) diperkirakan mengalami kenaikan harga tertinggi (10,06 persen).
Baik secara triwulan maupun secara tahunan, indeks mengalami peningkatan. Secara triwulan, indeks harga naik 1,86 persen, lebih tinggi dibandingkan kenaikan pada triwulan sebelumnya (1,67 persen).
Dilihat berdasarkan tipe rumah, kenaikan harga terjadi pada semua tipe rumah dengan kenaikan tertinggi terjadi pada tipe rumah kecil (2,42 persen).
IHPR menunjukkan indikasi yang searah dengan indeks harga sub kelompok biaya tempat tinggal IHK-BPS pada triwulan II-2008 (Juni).
Harga properti residensial pada triwulan III-2008 diperkirakan masih mengalami peningkatan IHPR menunjukkan indikasi yang searah dengan indeks harga sub kelompok biaya tempat tinggal IHK-BPS. Kondisi penawaran dan permintaan properti yang sama ini diperkirakan masih akan berlanjut pada triwulan III-2008.
Pakai KPR
Untuk memperoleh properti, umumnya pengembang masih memanfaatkan pembiayaan properti residensial yang sebagian besar sumber pembiayaannya dari dana internal perusahaan (54,4 persen), diikuti oleh dana yang bersumber dari perbankan (31,6 persen) serta dana nasabah (10,9 persen).
Sementara itu, dalam melakukan transaksi pembelian properti residensial, sebagian besar konsumen (75,4 persen) memanfaatkan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) dengan tingkat suku bunga sebesar 11 persen, diikuti oleh pembayaran cash bertahap (17,1 persen) dan sebagian kecil dilakukan dalam bentuk cash keras (6,5 persen).
Permintaan dan penawaran properti residensial triwulan II- 2008 sama dibandingkan triwulan sebelumnya.Kondisi ini diperkirakan berlanjut ke triwulan III-2008. (aci)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sisi Lain Wilayah Perbatasanoleh : Ibnu Hafidz
21-Feb-2015, 05:52 WIB


 
  Sisi Lain Wilayah Perbatasan Dua orang pengunjung tengah asyik menikmati suasana waduk Cirata, Kamis, 19/2/2015. Waduk Cirata berada di tiga daerah: Purwakarta, Bandung, dan Cianjur. Tempat ini merupakan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) terbesar di Asia Tenggara dengan luas wilayah 62 KM2. Biasanya para
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
NamaKU = JiwaKU 25 Feb 2015 08:26 WIB

 

 

 
Banjir Jakarta dan Harapan 19 Feb 2015 22:25 WIB

 

 
Belajar dari Kehidupan Lebah 18 Feb 2015 20:28 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia