KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
BudayaKelenteng Tertua di Bandung oleh : Nio Tjoe Siang
26-Apr-2015, 03:49 WIB


 
 
Kelenteng Tertua di Bandung
KabarIndonesia - Bandung, Dari sejak Penulis lahir hingga usia 19 tahun, Penulis tinggal di Jalan Kelenteng - Bandung yang berhadapan langsung
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Sakit Hati Dipolisikan 04 Apr 2015 11:06 WIB

 
Tunggu Aku Sebentar 24 Apr 2015 08:38 WIB

Akik 24 Apr 2015 08:35 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
RESENSI NOVEL: Let Me Be With You 04 Apr 2015 10:55 WIB

 

 
 
DAERAH

Harga Rumah di Makassar Naik Paling Tinggi
Oleh : Muh.asri | 19-Aug-2008, 10:04:42 WIB

KabarIndonesia - Mengalahkan Jakarta dan Kota Besar Lain di Jawa; Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Bahan Bangunan; Pengurus REI Sulsel: NJOP Tanah Juga Berpengaruh; Rumah Ratusan Juta Diminati di Makassar
 
Jakarta
hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Triwulan II-2008 Bank Indonesia (BI) menunjukkan, indeks harga properti residensial (tempat hunian) tercatat sebesar 154,08 persen.
Sementara untuk berdasarkan wilayah, Kota Makassar merupakan wilayah yang mengalami peningkatan harga rumah tertinggi yaitu 4,19 persen (q-t-q), terutama pada rumah tipe kecil (6,59 persen).
 Makassar mengalahkan kenaikan harga rumah di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek) serta Banten mengalami kenaikan 1,74 persen.
"Kenaikan harga ini terutama disebabkan oleh kenaikan harga bangunan serta kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Pada triwulan II tahun ini, baik secara triwulanan maupun tahunan meningkat," tulis Tim Statistik Sektor Rill Direktorat Statistik Ekonomi dan Moneter BI dalam publikasinya, Senin (18/8).
Penasihat Real Estate Indonesia (REI) Sulsel, M Aras, yang dimintai tanggapannya terkait data yang dirilis BI mengatakan, kemungkinan kenaikan nilai jual objek pajak (NJOP) atas tanah yang terlalu dini ditetapkan pemerintah ikut memicu kenaikan harga rumah di Makassar.
Secara tahunan (y-o-y), harga properti residensial juga mengalami kenaikan sebesar 5,43 persen atau lebih rendah dibandingkan kenaikan pada periode yang sama tahun sebelumnya (6,91 persen).
Untuk triwulan III-2008 mendatang, indeks harga properti residensial baik secara triwulanan maupun tahunan diperkirakan masih akan meningkat.
Sementara itu, dari ajang Pameran REI Panin Rumah Idaman di Makassar yang berakhir, Minggu (17/8) malam, terungkap bahwa konsumen kebanyakan membidik segmen ruman menengan seharga Rp 250 juta- Rp 300 juta.

Ratusan Juta
Business Banking Manager Bank Panin Cabang Makassar, Hudli Huduri menyebutkan, animo warga Makassar dalam membeli rumah terbilang besar. "Itu bisa kita liht pada pameran yang sudah kami gelar bersalam REI," kata Hudli.
Menurut Hudli, rumah seharga Rp 250 juta hingga Rp 300 juta tetap jadi buruan konsumen di kota ini pada pameran tersebut.
Bahkan pasar rumah mewah di kota ini juga tetap bergairah. Konsumen tetap memburu rumah tipe di 150 meter persegi ke atas di kawasan Pettarani, Hertasning Baru, maupun beberapa kawasan di pusat Kota Makassar.
Data yang dihimpun Tribun menyebutkan, kawasan perumahan di sekitar Jl Sunu, Jl Dg Tata, dan di sekitar Jl Sultan Alauddin, Makassar, sudah mematok harga hingga Rp 200 jutaan untuk tipe tipe 45 dengan luas tanah sekitar 90 meter per segi hingga 96 meter per segi.
Harga perumahan di sekitar Sudiang juga terus melambung dan semakin terkerek naik setelah bandara baru resmi beroperasi awal bulan ini.

Manado
Untuk triwulan, Kota Banjarmasin (Kalsel) diperkirakan mengalami kenaikan harga tertinggi sebesar 1,54 persen, sementara secara tahunan Manado (Sulut) diperkirakan mengalami kenaikan harga tertinggi (10,06 persen).
Baik secara triwulan maupun secara tahunan, indeks mengalami peningkatan. Secara triwulan, indeks harga naik 1,86 persen, lebih tinggi dibandingkan kenaikan pada triwulan sebelumnya (1,67 persen).
Dilihat berdasarkan tipe rumah, kenaikan harga terjadi pada semua tipe rumah dengan kenaikan tertinggi terjadi pada tipe rumah kecil (2,42 persen).
IHPR menunjukkan indikasi yang searah dengan indeks harga sub kelompok biaya tempat tinggal IHK-BPS pada triwulan II-2008 (Juni).
Harga properti residensial pada triwulan III-2008 diperkirakan masih mengalami peningkatan IHPR menunjukkan indikasi yang searah dengan indeks harga sub kelompok biaya tempat tinggal IHK-BPS. Kondisi penawaran dan permintaan properti yang sama ini diperkirakan masih akan berlanjut pada triwulan III-2008.
Pakai KPR
Untuk memperoleh properti, umumnya pengembang masih memanfaatkan pembiayaan properti residensial yang sebagian besar sumber pembiayaannya dari dana internal perusahaan (54,4 persen), diikuti oleh dana yang bersumber dari perbankan (31,6 persen) serta dana nasabah (10,9 persen).
Sementara itu, dalam melakukan transaksi pembelian properti residensial, sebagian besar konsumen (75,4 persen) memanfaatkan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) dengan tingkat suku bunga sebesar 11 persen, diikuti oleh pembayaran cash bertahap (17,1 persen) dan sebagian kecil dilakukan dalam bentuk cash keras (6,5 persen).
Permintaan dan penawaran properti residensial triwulan II- 2008 sama dibandingkan triwulan sebelumnya.Kondisi ini diperkirakan berlanjut ke triwulan III-2008. (aci)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Bandung menjelang Konferensi Asia Afrikaoleh : Joseph Bangsawan
25-Apr-2015, 03:33 WIB


 
  Bandung menjelang Konferensi Asia Afrika Payung warna warni bergantungan di sepanjang jalan Oto Iskandardinata, mulai dari Jalan Suniaraja sampai Sudirman. Sesaat setelah jalan dibuka kembali untuk umum, masyarakat menyempatkan untuk berhenti dan berfoto dengan latar payung warna warni.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Ada Apa dengan Kartini? 24 Apr 2015 08:21 WIB

 

 
 

 
Sejarah Maung Bandung - PERSIB 23 Apr 2015 10:30 WIB


 

 
Asal-Muasal Nama Bandoeng 23 Apr 2015 04:54 WIB

 
Mobil, Buku, Soekarno dan Mandela 16 Apr 2015 14:11 WIB

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia