KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalBusa Anti Api Temuan Korem 044/GAPO, Murah dan Efektif Padamkan Kebakaran Hutan oleh : Dedi Sugiri
25-Jun-2016, 09:45 WIB


 
 
Busa Anti Api Temuan Korem 044/GAPO, Murah dan Efektif Padamkan Kebakaran Hutan
KabarIndonesia - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) harus diatasi secara cepat.  Karenanya, Korem 044/Gapo selalu melaksanakan pemantauan secara terus menerus di wilayah yang disinyalir rawan kebakaran. Dengan begitu, apabila terjadi kebakaran akan cepat diatasi.

Selain melaksanakan
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kala Senja di Tanah Gayo 24 Jun 2016 12:58 WIB

Ramdhan Kali Ini 24 Jun 2016 12:58 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Anakku Tertular Virus Menulis 23 Jun 2016 10:38 WIB


 

Direktur Utama Sriwijaya Air Diminta Tertibkan Perbedaan Harga Tiket di Tanjungpinang

 
DAERAH

Direktur Utama Sriwijaya Air Diminta Tertibkan Perbedaan Harga Tiket di Tanjungpinang
Oleh : Ruslan Andy Chandra | 11-Okt-2008, 21:00:28 WIB

KabarIndonesia - Pulang mudik banyak pengalaman kita yang menarik, salah satunya adalah pengalaman terbang bersama Sriwijaya Air yang memberikan harga perbedaan yang sangat mencolok. Ataukah telah terjadi mis-manajemen di Sriwijaya Air Tanjungpinang? Edi Pribadi seorang rekan dari kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan dan rekannya mendapat harga tiket untuk penerbangan dari kota Tanjungpinang ke Jakarta hanya seharga Rp.600.000, sementara seorang Staff Ahli dari Jakarta dengan waktu pemesanan yang sama diminta membayar Rp. 1.118.000. Jadi untuk dua tiket harus membayar tunai senilai Rp.2.236.000. Tiket Sriwijaya Air, (Tanjungpinang-Jakarta) yang dibeli tersebut dengan nomor 000 1012 342096 3 dan 000 1012 341789 6, diterbitkan secara tulis tangan,c(non-computerized) tanggal 7 Oktober 2008. Kedua tiket tersebut dibayar kas dan digunakan oleh Penulis Ruslan Andy Chandra yang juga Editor di Harian Online KabarIndonesia dan rekan sesama penulis.


Informasi dari rekan Edi Pribadi yang sama-sama memesan tiket tersebut pada hari dan waktu yang sama yakni tanggal 6 Oktober 2008 sore. Begitu juga dengan penulis. Edi Pribadi hanya membayar Rp.600.000. Dengan perbedaan harga yang sangat mecolok dan sangat merugikan penumpang Sriwijaya Air tersebut hendak menjadi perhatian manajemen Sriwijaya Air yang mendapat jalur kue lezat dan khusus antara Tanjungpinang- Jakarta.
Sebagai Penulis, kami mengharapkan kepada Pemilik dan pendiri Sriwijaya Air yakni Bapak Chandra Lie, Bapak Hendri Lie, Bapak Johanes Bunyamin untuk menyeliki dan menertibkan perbedaan harga tiket yang sangat mencolok yang dapat merugikan nama baik Maskapai Penerbangan Sriwijaya Air. Dalam konteks etika bisnis hal semacam ini tentu tidak lagi dibenarkan. Karena sesama penumpang dengan kondisi yang sama, dibedakan harga penjualan tiketnya yang mencapai hingga 100 persen.

Apabila pihak manjemen Sriwijaya tidak mampu menyelesaikannya persoalan ini dengan baik dan menjelaskannya kepada penumpang yang dirugikan secara rasional, maka pihak Departemen Perhubungan hendaknya segera mengambil tidakan tegas.

Foto Ruslan Andy Chandra (7/10) Kijang Airport: Jalur gemuk (padat penumpang) Sriwijaya Air Tanjungpinang-Jakarta. 

 

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ragam UKM di Masyarakatoleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
13-Jun-2016, 12:58 WIB


 
  Ragam UKM di Masyarakat Harjono, 64 tahun, adalah salah satu pengrajin payung kertas yang masih bertahan di Desa Kwarasan, Juwiring-Klaten. Menurut Pak Harjono di rumahnya, 22/5, serbuan payung lawa/kelelawar -sebutan payung kain berwarna hitam produk China- menyurutkan kejayaan payung kertas Juwiring. Kini para pengrajin
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
TNI Tanggap Bencana 24 Jun 2016 12:59 WIB


 

 
 

 

 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia