KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Top ReporterTop Reporter HOKI Maret 2017 oleh : Redaksi-kabarindonesia
29-Mar-2017, 04:31 WIB


 
 
KabarIndonesia - Eliyah Acantha Manapa Sampetoding atau sering dipanggil Antha, lahir di Ujung Pandang (Kota Makassar), Sulawesi Selatan, 19 November 1991. Antha berdarah Toraja.
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Langkah Menuju Pasti 23 Mar 2017 23:05 WIB

Walau Satu Detik Bersama Tuhan 10 Mar 2017 04:05 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
DAERAH

Buku Saku untuk Siswa
Oleh : Iskandar Siregar | 21-Jan-2009, 15:24:42 WIB

KabarIndonesia -  Para guru  Sekolah SMP YPS Singkole, Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, bekerja sama dengan Parents, Friends, and Teachers Association (PFTA), semacam paguyuban orang tua murid, siswa, dan guru, sedang memproses sebuah buku saku bagi siswa yang materinya antara lain mengenai "Manajemen Displin dan Pedoman Tata Krama Perilaku Siswa". "Manajemen Disiplin dan Pedoman Tata Krama Perilaku Siswa ini bukanlah suatu kontrak.

Tujuan dari buku ini adalah sebagai panduan perilaku siswa di lingkungan SMP YPS Singkole. Kebijakan dan prosedur yang terdapat dalam buku ini dapat berubah setiap waktu dengan tujuan untuk memberikan yang terbaik bagi seluruh siswa di SMP YPS Singkole," ungkap Basri Kambatu, Sekretaris PFTA. Misi dari  pedoman tata karma perilaku siswa ini, lanjut Basri Kambatu, adalah keinginan menciptakan suasana dan iklim sekolah yang aman dan kondusif untuk kegiatan belajar dan meminimalisasi tindakan-tindakan pelanggaran yang dilakukan oleh siswa. "Caranya, antara lain, merencanakan, membuat, mengawasi, mengevaluasi, dan menindaklanjuti pelanggaran siswa. Menciptakan sistem dan iklim komunikasi yang terbuka. Dan mengiidentifikasi dan mencari pemecahan terhadap masalah yang dihadapi siswa," terang Basri Kambatu.            

Dengan adanya pedoman ini, para pengurus PFTA mengharapkan siswa dapat mencapai kapasitas maksimum prestasi mereka secara intelektual, sosial, dan emosional. Selain itu, siswa juga diharapkan mempunyai kemampuan belajar secara terus-menerus dan memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan agar menjadi pendukung yang berkelanjutan dan memberi kontribusi positif bagi masyarakat sepanjang hidup mereka.     
       
Dalam pedoman ini juga tertera mengenai ketentuan pakaian seragam serta perilaku yang tidak diperkenankan selama di sekolah. "Misalnya, rambut tidak diwarnai. Khusus untuk putra rambut harus rapi dan pendek. Untuk siswa laki-laki, tidak menindik bagian tubuh seperti telinga dan tidak mengenakan asesoris yang berlebihan," terang Basri Kambatu. Sanksi terhadap pelanggaran pedoman ini juga disebutkan, antara lain, mulai teguran, peringatan, skorsing, hingga dikeluarkan dari sekolah.

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Cara Membangun TNI AD Yang Kuat 26 Mar 2017 21:53 WIB

 
Presiden Kagumi Dalihan Natolu 28 Mar 2017 12:23 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Berdoa untuk Perdamaian Dunia 11 Mar 2017 19:07 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia