KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Top ReporterTop Reporter HOKI Juni 2017: Menulis Untuk Kebaikan Indonesia oleh : Redaksi HOKI
21-Jun-2017, 07:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Terlahir pada sebuah kota kecil di lereng kaki Gunung Slamet yang tenang, tenteram dan damai, di Kecamatan Bumiayu, Brebes Jawa Tengah, tidak membuat sosok Rohmah Sugiarti menjadi pribadi yang anteng, kalem dan cepat merasa puas. Digerakkan
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Rahwana 15 Jun 2017 17:52 WIB

Luka Hati yang Tak Bertuan 08 Jun 2017 10:30 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
DAERAH

PU Kalteng Diduga Sewakan Alat Berat Dibawah Bandrol
Oleh : Fernando Rg | 12-Jul-2009, 13:48:32 WIB

KabarIndonesia, Palangka Raya - Sejak awal bulan Juni 2009 Dinas PU Provinsi Kalimantan Tengah menjadi sorotan masyarakat. Dinas ini diduga pada tahun 2008 dan 2009 telah menyewakan alat-alat berat milik kekayaan daerah Prov Kalteng kepada pihak ketiga yakni perusahaan kontraktor dengan harga sewa di bawah harga pasar. Hal itu tidak sesuai dengan Perda Prov Kalteng Nomor: 9 Tahun 2007 Bab V Pasal 7 dan Bab VI Pasal 8 ayat (2), akibatnya merugikan keuangan daerah.

Sorotan masyarakat itu sendiri terjadi akibat beredarnya kopian surat perjanjian sewa menyewa alat berat antara PU Prov Kalteng dengan beberapa perusahaan kontraktor yang berkantor di Kabupaten Kapuas. Setelah dibandingkan dengan harga pasar ternyata harga yang ditetapkan PU Prov Kalteng sangat rendah.

Dari Surat Perjanjian Sewa Menyewa Alat Berat Nomor: 945/417/V/PU/2008 tanggal 19 Mei 2008 antara PU Prov Kalteng dengan PT. PKR diketahui telah terjadi sewa menyewa satu unit Excavator merk Kobelco type Mark IV Super SK 200 selama 60 hari (7 jam/hari) mulai tanggal 24 Mei 2008-22 Juli 2008 dengan pembayaran 70.860.000 rupiah.

Kemudian pada tanggal 5 Juni 2008 juga telah terjadi sewa menyewa satu unit Excavator merk Caterpillar type 320D antara PU Prov Kalteng dengan perusahaan yang sama dengan pembayaran Rp 71.750.000 sesuai Surat Perjanjian Sewa Menyewa Alat Berat Nomor: 005/VI/PU/2008. Namun sayangnya pada Pasal 4 surat perjanjian tidak tertulis tanggal mulai dan berakhirnya sewa menyewa, hanya pada lampiran kolom keterangan ditulis tangan Dalam Keadaan baik/60 hari.

Guna mengetahui kebenaran dugaan harga sewa menyewa dilakukan di bawah harga pasar, Fernando pewarta HOKI pada tanggal 30 Juni 2009 melakukan konfirmasi ke perusahaan rental alat-alat berat yang berkantor di jalan Tjilik Riwut KM 9 Palangka Raya. Perusahaan berinisial C ini merupakan satu-satu rental yang ada di Palangka Raya. Dari perusahaan ini didapat informasi untuk harga sewa menyewa satu unit Excavator merk Kobelco type Mark IV Super SK 200 adalah Rp 235 ribu/jam dan satu unit Excavator merk Caterpillar type 320D adalah Rp 275 ribu/jam.            

Sehingga total pembayaran selama 60 hari harga sewa menyewa satu unit Excavator merk Kobelco type Mark IV Super SK 200 adalah 98.700.000 rupiah dan satu unit Excavator merk Caterpillar type 320D adalah 115.500.000 rupiah.

Ir. Ben Brahim S. Bahat, MM, MT ketika dikonfirmasi secara tertulis melalui jawaban suratnya Nomor: 97/PU/VII/2009 tanggal 7 Juli 2009 menyangkal dugaan tersebut. Ben beralasan besarnya harga sewa menyewa alat berat sudah sesuai dengan yang tercantum pada Lampiran II Perda tanggal 12 November 2007 halaman 18. Sewaktu ditanyakan kembali lewat pesan singkat (sms) apakah PU Kalteng akan tetap menggunakan tarif lama yang ada pada Lampiran II jika terjadi sewa menyewa alat berat untuk 3-5 tahun mendatang, “selama Perda Nomor: 9 Tahun 2007 tidak direvisi maka tetap menggunakan tarif lama di Lampiran II, urusan sewa menyewa yang menangani ibu Sekretaris PU Kalteng,” jawab Ben.  

Sementara itu salah seorang aktivis LSM bidang Advokasi di Palangka Raya yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa Lampiran II Perda Nomor: 9 tahun 2007 yang berisi daftar jenis kekayaan daerah/objek dan tarif nya merupakan harga pasar pada tahun tersebut. Sedangkan pada tahun-tahun berikutnya penetapan harga sewa menyewanya seharusnya ditetapkan sesuai Bab V Pasal 7 dan Bab VI Pasal 8 ayat (2). Dijelaskannya bahwa kedudukan Pasal lebih tinggi daripada Lampiran.

“Bila menggunakan Bab V Pasal 7 dan Bab VI Pasal 8 ayat (2) maka Pemvrop Kalteng akan memperoleh keuntungan yang layak sebagaimana keuntungan yang pantas diterima oleh pengusaha sejenis, sebaliknya akan terus-terus merugi jika menggunakan tarif pada Lampiran II. Itulah gunanya Bab V Pasal 7 dan Bab VI Pasal 8 ayat (2) dibuat dan ditetapkan agar Perda itu tetap up to date. Kan lucu bin aneh jika lima atau sepuluh tahun kemudian PU tetap memakai tarif lama di Lampiran II dalam memungut harga sewa menyewa alat berat. Jika itu terus dipakai maka bakal Bangkrut pemerintah daerah Kalteng ini,” terangnya. (*)

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com// 

 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
1.752 Mekanik Andal Untuk Mudik Aman dan Nyamanoleh : Rohmah Sugiarti
22-Jun-2017, 14:18 WIB


 
  1.752 Mekanik Andal Untuk Mudik Aman dan Nyaman Presdir PT Astra International Tbk, Prijono Sugiarto (tengah), memakaikan helm kepada mekanik Astra yang bertugas dalam Astra Holiday Campaign (AHC) 2017 didampingi Direktur Independen PT Astra International Tbk Paulus Bambang Widjanarko (kiri), Direktur PT Astra International Tbk Johannes Loman (ketiga
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Tentang Cinta 15 Jun 2017 18:49 WIB

Peran Teritorial dan Babinsa TNI 13 Jun 2017 12:37 WIB

 

 

 

 

 

 

 
Ramadhan 15 Jun 2017 05:55 WIB

 

 

 
Hari Media Social 2017 11 Jun 2017 04:40 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia