KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
BudayaWhite House dari Kota Bandung oleh : Joseph Bangsawan
26-Apr-2015, 21:09 WIB


 
 
White House dari Kota Bandung
KabarIndonesia - Bandung Ternyata bukan hanya di Washington DC saja yang memiliki ikon White House melainkan di Bandung juga ada ialah Gedung Sate
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Sakit Hati Dipolisikan 04 Apr 2015 11:06 WIB

 
Tunggu Aku Sebentar 24 Apr 2015 08:38 WIB

Akik 24 Apr 2015 08:35 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
RESENSI NOVEL: Let Me Be With You 04 Apr 2015 10:55 WIB

 

 
 
DAERAH

Memberdayakan Petani Porang
Oleh : Hendri Wahyu Wijaya | 14-Aug-2009, 01:26:30 WIB

KabarIndonesia - Madiun, Budidaya tanaman Porang yang hidup subur di areal lahan kawasan hutan KPH Madiun seluas 5.918 hektare, memiliki nilai ekonomis yang cukup menjanjikan bagi daerah dan masyarakat pinggiran hutan. Sayangnya, Pemkab Madiun terkesan masih setengah hati memberdayakan petani Porang yang saat ini 'terseok-seok'.

Hal itu dirasakan petani Porang yang terhimpun dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Klumutan Saradan. Sani Riyanto, Ketua LMDH Sumber Rejeki setempat mengaku, sejak kerja sama antara Perhutani dan LMDH berkait budidaya Porang dijalin, dua tahun terakhir ini belum pernah merasakan bantuan dari Pemkab Madiun.

"Sejak pemerintahan Bupati Muhtarom ini, belum pernah kami dapat bantuan. Baik itu, bibit, obat-obatan, pupuk, terlebih bantuan dana. Padahal, petani Porang sudah terseok-seok. Karena untuk budidaya Porang, petani kesulitan dari sisi modal dana awal," kata Sani Riyanto, Kamis (13/8).

Sesuai SK Bupati Madiun Nomor 256 tahun 2006, di Kecamatan Saradan sedikitnya ada tujuh kelompok tani hutan. Di antaranya, di Klumutan luas lahan 317 hektare, dua kelompok di Sugihwaras (612 h dan 318 h), Tulung (512 h), Sumberbendo (566 h), Bandungan (227 h) dan Klangon (675 h).

"Selama ini, semua kelompok hanya dapat bantuan dari Perhutani saja," ujar Sani.

Menurutnya, tanaman dengan nama latin Amorphophallus Onchophyllus tersebut, juga sudah go international. Hasil produksi, satu hektarnya minimal 4 ton per hektare dan bila dibudidaya lebih intensif dapat mencapai 8-9 ton per hektare.

Penghasilan petani pada satu kali panen yang bersih bisa mencapai Rp 5,5 juta, dari hasil tanam seluas 2.043 hektare. Sedangkan, rantai distribusi pemasaran dan pendapatan petani menjual ke tengkulak. Porang basah Rp 1000/kg, kering Rp 1.500/kg), pengepul Induk-kering Rp 2.500,/kg, pabrik-tepung Porang Rp 10.000/kg), industri makanan Rp 15.000/kg.

"Apabila pemberdayaan masyarakat pinggiran hutan ditingkatkan, maka sosial ekonomi warga setempat akan terangkat.  Oleh karena itu, Pemda harus memberi bantuan modal. Apalagi, harga saat ini mencapai Rp 2.500 per kilogram dan kering Rp 12 ribu per kilogram," jelasnya.  

Diketahui, hasil olahan Porang ini digunakan untuk pencampur atau sebagai katalis makanan seperti jelly, ice cream, sosis, dan mie. Digunakan juga untuk bahan kosmetik. Pemasarannya selain untuk kebutuhan dalam negeri, juga diekspor ke Jepang, China, Eropa dan Kanada. Jepang adalah negara utama pengimpor Porang dari Indonesia.  Porang tersebut diolah menjadi makanan Konyaku (tahu) dan Shirataki (mie). **


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://www.kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Karnaval Pesta Rakyat Bandungoleh : Joseph Bangsawan
26-Apr-2015, 20:59 WIB


 
  Karnaval Pesta Rakyat Bandung Foto-foto Karnaval Budaya/Pesta Rakyat di Jalan Asia Afrika Bandung kemarin, Sabtu, 24 April 2015. Walikota Bandung Ridwan kamil disambut meriah oleh warga Bandung ketika turun dari bis bandros kemudian melanjutkan dengan berjalan kaki menuju panggung kehormatan.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Ada Apa dengan Kartini? 24 Apr 2015 08:21 WIB

 

 
 

 
Sejarah Maung Bandung - PERSIB 23 Apr 2015 10:30 WIB


 

 
Kelenteng Tertua di Bandung 26 Apr 2015 03:49 WIB


 
Mobil, Buku, Soekarno dan Mandela 16 Apr 2015 14:11 WIB

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia