KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
Universitas Negeri Papua Batalkan Ujian Tertulis Calon Tenaga Pendamping Profesional Kemendesa
KabarIndonesia - Universitas Negeri  Papua  membatalkan pelaksanaan ujian tertulis bagi calon tenaga pendamping profesional  Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi (Kemendesa) di Propinsi Papua Barat, Melalui suratnya yang ditandatangani oleh Rektor UNIPA, DR.Ir.Jacob Manusawai, MH, Jumat (27/05/2016).

Dalam
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Cinta Indonesia 18 Mei 2016 10:49 WIB

Bawa Aku 02 Mei 2016 09:24 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
DAERAH

Memberdayakan Petani Porang
Oleh : Hendri Wahyu Wijaya | 14-Aug-2009, 01:26:30 WIB

KabarIndonesia - Madiun, Budidaya tanaman Porang yang hidup subur di areal lahan kawasan hutan KPH Madiun seluas 5.918 hektare, memiliki nilai ekonomis yang cukup menjanjikan bagi daerah dan masyarakat pinggiran hutan. Sayangnya, Pemkab Madiun terkesan masih setengah hati memberdayakan petani Porang yang saat ini 'terseok-seok'.

Hal itu dirasakan petani Porang yang terhimpun dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Klumutan Saradan. Sani Riyanto, Ketua LMDH Sumber Rejeki setempat mengaku, sejak kerja sama antara Perhutani dan LMDH berkait budidaya Porang dijalin, dua tahun terakhir ini belum pernah merasakan bantuan dari Pemkab Madiun.

"Sejak pemerintahan Bupati Muhtarom ini, belum pernah kami dapat bantuan. Baik itu, bibit, obat-obatan, pupuk, terlebih bantuan dana. Padahal, petani Porang sudah terseok-seok. Karena untuk budidaya Porang, petani kesulitan dari sisi modal dana awal," kata Sani Riyanto, Kamis (13/8).

Sesuai SK Bupati Madiun Nomor 256 tahun 2006, di Kecamatan Saradan sedikitnya ada tujuh kelompok tani hutan. Di antaranya, di Klumutan luas lahan 317 hektare, dua kelompok di Sugihwaras (612 h dan 318 h), Tulung (512 h), Sumberbendo (566 h), Bandungan (227 h) dan Klangon (675 h).

"Selama ini, semua kelompok hanya dapat bantuan dari Perhutani saja," ujar Sani.

Menurutnya, tanaman dengan nama latin Amorphophallus Onchophyllus tersebut, juga sudah go international. Hasil produksi, satu hektarnya minimal 4 ton per hektare dan bila dibudidaya lebih intensif dapat mencapai 8-9 ton per hektare.

Penghasilan petani pada satu kali panen yang bersih bisa mencapai Rp 5,5 juta, dari hasil tanam seluas 2.043 hektare. Sedangkan, rantai distribusi pemasaran dan pendapatan petani menjual ke tengkulak. Porang basah Rp 1000/kg, kering Rp 1.500/kg), pengepul Induk-kering Rp 2.500,/kg, pabrik-tepung Porang Rp 10.000/kg), industri makanan Rp 15.000/kg.

"Apabila pemberdayaan masyarakat pinggiran hutan ditingkatkan, maka sosial ekonomi warga setempat akan terangkat.  Oleh karena itu, Pemda harus memberi bantuan modal. Apalagi, harga saat ini mencapai Rp 2.500 per kilogram dan kering Rp 12 ribu per kilogram," jelasnya.  

Diketahui, hasil olahan Porang ini digunakan untuk pencampur atau sebagai katalis makanan seperti jelly, ice cream, sosis, dan mie. Digunakan juga untuk bahan kosmetik. Pemasarannya selain untuk kebutuhan dalam negeri, juga diekspor ke Jepang, China, Eropa dan Kanada. Jepang adalah negara utama pengimpor Porang dari Indonesia.  Porang tersebut diolah menjadi makanan Konyaku (tahu) dan Shirataki (mie). **


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://www.kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Aksi Damai Terkait Pelarangan Liputan Oknum DISHUBoleh : Muhammad Zakaria
25-Apr-2016, 23:45 WIB


 
  Aksi Damai Terkait Pelarangan Liputan Oknum DISHUB Puluhan Wartawan Aceh Tengah dan Bener Meriah di bawah Koordinasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Tengah mengelar Aksi Damai di Bundaran Simpang 5 Takengon (25/04/2016) terkait larangan liputan yang dilakukan oleh oknum Kabid Kominfo, Dinas Perhungan Aceh Tengah terhadap
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 

 

 

 
The Executive Meriahkan IFW 2016 14 Apr 2016 12:20 WIB

 

 

 
Pasar Tanpa Musolah 18 Mei 2016 10:47 WIB


 

 
Tuhannya Para Nabi Tidak Jelas 30 Mei 2016 18:01 WIB


 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia