KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
Astra Konversikan Peran Nyata Masyarakat dalam Program
KabarIndonesia - PT Astra International Tbk pada hari ini (22/9) menyerahkan 1.500 pasang sepatu kepada murid-murid di Kabupaten Nias, Sumatera utara. Penyerahan sepatu dan tas ini dihadiri oleh Bupati Nias Sokhiatulo Laoli, Wakil Bupati Nias Arosökhi Waruwu, Sekretaris Direktorat Jenderal
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Lowongan Desain Grafis Freelance 11 Jul 2016 15:53 WIB

 

 
Sebelum Semua Berlalu 23 Sep 2016 09:49 WIB

Pena Siang 30 Aug 2016 19:41 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Fan Elvis Sejak Balita 16 Sep 2016 05:59 WIB


 

 
 
DAERAH

Pilgub Jambi, PPK Tolak Honor
Oleh : Benny Pratama Sofwan | 06-Sep-2009, 06:01:04 WIB

KabarIndonesia - Kerinci, Sejumlah anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Kerinci menolak menjadi penyelenggara pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi 2010. Alasannya, honor bagi anggota PPK Rp 300 ribu dinilai tidak manusiawi dan jauh di bawah Upah Minim Provinsi (UMP). Belum lagi dari sisi tanggung jawab bagi anggota PPK sangat besar dan berat.

''Honor PPK Rp 300 tidak manusiawi. Tanggungjawab PPK berat dan penuh resiko,'' kata Ketua PPK Kumun Debai Suparman di sela sela acara resepsi peresmian dan pelantikan DPRD Kabupaten Kerinci, Kamis malam, 28 Agustus 2009.

''Masa  anggota DPRD Provinsi Jambi tidak tahu bagai mana kondisi kerja PPK, PPS, dan KPPS. Honor yang diberikan tidak proporsional,'' sebutnya.

Disebutnya, kalau honor PPK Rp 300 ribu dan KPPS sebesar Rp 125 ribu bisa mengurangi kinerja penyelenggara Pemilu.  
Anggota PPK Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci Suhardiman mengaku dari pada honor PPK sebsar Rp 300 ribu lebih baik dirinya menjadi tim sukses Calon Gubernur. ''Kalau menjadi PPK, PPS dan KPPS punya resiko yang besar. Salah-salah, bisa pidan dan masuk penjara. honor jadi saksi  satu hari saja Rp 150 ribu dan tidak ada resiko,'' kata Suhardiman.

Sulaiman anggota KPU Kabupaten Kerinci mengatakan, kalau honor PPK, PPS dan KPPS tidak diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi Jambi, dikhawatirkan penyelengara tingkat bawah bersikap tidak netral. Dikhawatirkan mereka melakukan politik uang dengan calon Gubernur. ''Itu yang kita khawatirkan dan takutkan,'' kata Sulaiman.

Sebagaimana diketahui, DPRD Provinsi Jambi pada 26 Agustus 2009 telah mengsahkan anggaran PIlkda Gubernur Jambi sebsar Rp 35 miliar untuk putaran pertama. Dengan anggaran tersbeut maka honor anggota PPK Rp 300 ribu/bulan dan anggota KPPS Rp 125 ribu. Padahal pada Pemilu DPRD, DPD, dan DPRD serta Pemilu Presiden honor anggota PPK sebesar Rp 750 ribu/bulan. Sedangkan honor anggota KPPS pada Pileg dan Pilpres  sebesar Rp 200 ribu.(*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!!
Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Orasi Warga Desa Kuyunoleh : Muhammad Zakaria
03-Sep-2016, 21:44 WIB


 
  Orasi Warga Desa Kuyun Sejumlah warga Desa Kuyun, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah berorasi di halaman gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPRK) setempat. Warga meminta agar anggota dewan mengusut Kepala Desa beserta perangkatnya yang diduga telah melakukakan korupsi terhadap dana desa ratusan juta rupiah
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Pancasila, Ideologi Terbuka 23 Sep 2016 09:52 WIB


 

 
 
GIIAS Hadirkan Kemewahan Otomotif 12 Aug 2016 11:56 WIB


 

 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 
Sungai Citarum Sakit Keras 07 Aug 2016 10:09 WIB


 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia