KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniPrajurit TNI Siaga 24 Jam di Perbatasan NKRI oleh : Iin Suwandi
23-Jun-2016, 10:42 WIB


 
 
Prajurit TNI Siaga 24 Jam di Perbatasan NKRI
KabarIndonesia - Pengamanan daerah rawan maupun pulau-pulau terluar yang dilakukan oleh satuan-satuan tugas (Satgas) TNI. Selain untuk menjaga keutuhan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) juga untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat yang berada di wilayah. Tugas pengamanan antara lain di
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kala Senja di Tanah Gayo 24 Jun 2016 12:58 WIB

Ramdhan Kali Ini 24 Jun 2016 12:58 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Anakku Tertular Virus Menulis 23 Jun 2016 10:38 WIB


 

Babi Hutan Serang Puluhan Hektar Lahan Pesawahan di Tasik Selatan

 
DAERAH

Babi Hutan Serang Puluhan Hektar Lahan Pesawahan di Tasik Selatan
Oleh : Redi Mulyadi | 18-Nov-2009, 20:27:10 WIB

KabarIndonesia - Sejak sebulan terakhir ini, para petani di Desa Bojongkapol, kecamatan Bojonggambir, kabupaten Tasikmalaya mengaku kesal karena  lahan pesawahan milik mereka diserang kawanan babi hutan. Bahkan, sekitar 100 warga desa setempat enggan menggarap lahan sawah dan meninggalkan desa untuk bekerja, mengingat ulah babi hutan yang merajalela.    

“Puluhan hektar lahan sawah milik warga desa kami dirambah kawanan babi hutan, sehingga para petani malas untuk menggarap lahan pertaniannya dan mereka memilih bekerja ke kota,” ujar Sukaedin, Kepala Desa Bojongkapol.    

Pada mulanya, jumlah babi hutan tersebut hanya satu atau dua ekor, dan hanya terlihat di pematang sawah saja.  

”Namun sekarang, jumlah babi hutan makin banyak dan merasahkan warga karena memakan tanaman palawija maupun tanaman padi. Bahkan, babi hutan itu makin berani menghampiri rumah warga,” jelasnya.    

Sukaedin mengatakan, upaya menangani serangan babi hutan itu pernah dilakukan masyarakat dengan cara memburu bersama anggota Perbakin Kabupaten Tasikmalaya.  Namun, upaya itu dinilai tidak efektif karena biayanya terlalu besar, sementara hasil pemburuan tidak sebanding perkembangbiakan babi hutan.
 
“Upaya itu kurang efektif, karena pemburuan hanya dilakukan seminggu atau dua minggu sekali, sementara babi hutan berkembang biak cukup tinggi,” ujar Kades Bojongkapol.  
    
Selain melakukan pemburuan babi hutan, menurut Sukaedin,  ada cara lain yaitu dengan menggunakan racun. ”Namun, cara meracuni babi hutan menimbulkan pro dan kontra, terutama adanya keberatan dari Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya,” katanya.(*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ragam UKM di Masyarakatoleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
13-Jun-2016, 12:58 WIB


 
  Ragam UKM di Masyarakat Harjono, 64 tahun, adalah salah satu pengrajin payung kertas yang masih bertahan di Desa Kwarasan, Juwiring-Klaten. Menurut Pak Harjono di rumahnya, 22/5, serbuan payung lawa/kelelawar -sebutan payung kain berwarna hitam produk China- menyurutkan kejayaan payung kertas Juwiring. Kini para pengrajin
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
TNI Tanggap Bencana 24 Jun 2016 12:59 WIB


 

 
 

 

 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia