KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
InternasionalGaruda Indonesia Menerima "Passenger Airline of the Year Award - Antarbenua" oleh : Kabarindonesia
29-Mar-2015, 18:41 WIB


 
 
Garuda Indonesia Menerima
KabarIndonesia - Schiphol (Belanda), Pada tanggal 26 Maret 2015 yang lampau Schiphol (Belanda) telah memberikan berbagai macam Aviation
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kerja di Bawah Panas 24 Mar 2015 00:41 WIB

Kepada Machfud Azhari SE 23 Mar 2015 05:23 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Sepenggal Kisah Menuju Ambarawa 20 Mar 2015 14:38 WIB

 

Babi Hutan Serang Puluhan Hektar Lahan Pesawahan di Tasik Selatan

 
DAERAH

Babi Hutan Serang Puluhan Hektar Lahan Pesawahan di Tasik Selatan
Oleh : Redi Mulyadi | 18-Nov-2009, 20:27:10 WIB

KabarIndonesia - Sejak sebulan terakhir ini, para petani di Desa Bojongkapol, kecamatan Bojonggambir, kabupaten Tasikmalaya mengaku kesal karena  lahan pesawahan milik mereka diserang kawanan babi hutan. Bahkan, sekitar 100 warga desa setempat enggan menggarap lahan sawah dan meninggalkan desa untuk bekerja, mengingat ulah babi hutan yang merajalela.    

“Puluhan hektar lahan sawah milik warga desa kami dirambah kawanan babi hutan, sehingga para petani malas untuk menggarap lahan pertaniannya dan mereka memilih bekerja ke kota,” ujar Sukaedin, Kepala Desa Bojongkapol.    

Pada mulanya, jumlah babi hutan tersebut hanya satu atau dua ekor, dan hanya terlihat di pematang sawah saja.  

”Namun sekarang, jumlah babi hutan makin banyak dan merasahkan warga karena memakan tanaman palawija maupun tanaman padi. Bahkan, babi hutan itu makin berani menghampiri rumah warga,” jelasnya.    

Sukaedin mengatakan, upaya menangani serangan babi hutan itu pernah dilakukan masyarakat dengan cara memburu bersama anggota Perbakin Kabupaten Tasikmalaya.  Namun, upaya itu dinilai tidak efektif karena biayanya terlalu besar, sementara hasil pemburuan tidak sebanding perkembangbiakan babi hutan.
 
“Upaya itu kurang efektif, karena pemburuan hanya dilakukan seminggu atau dua minggu sekali, sementara babi hutan berkembang biak cukup tinggi,” ujar Kades Bojongkapol.  
    
Selain melakukan pemburuan babi hutan, menurut Sukaedin,  ada cara lain yaitu dengan menggunakan racun. ”Namun, cara meracuni babi hutan menimbulkan pro dan kontra, terutama adanya keberatan dari Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya,” katanya.(*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ngampar Boekoeoleh : Johanes Krisnomo
22-Mar-2015, 21:44 WIB


 
  Ngampar Boekoe Sepintas, gelaran buku di Taman Pemkot Cimahi nampak seperti jualan buku bacaan, Minggu (22/03/15). Nyatanya berbeda, buku gratis dibaca, di antara lalu-lalang orang-orang yang bersantai menikmati segarnya udara pagi. Dengan jumlah buku yang sangat terbatas, beberapa anak-anak muda, mendirikan sebuah
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Kritik Pendidikan Gaya Bank 24 Mar 2015 00:37 WIB

Game dan Masa Depan 22 Mar 2015 01:25 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 
Ginjal Sehat Untuk Semua 19 Mar 2015 11:52 WIB

 
Rambu Car Free Day Di Bogor 06 Mar 2015 21:06 WIB

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia