KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiAndakah Calon Editor Sukarelawan HOKI? oleh : Redaksi-kabarindonesia
23-Aug-2016, 17:30 WIB


 
 
Andakah Calon Editor Sukarelawan HOKI?
KabarIndonesia - Harian Online KabarIndonesia (HOKI) sedang membuka kesempatan kepada pewarta warga HOKI yang tertarik bergabung sebagai salah satu Tim Editor Sukarelawan.  Bila Anda tergerak untuk
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Lowongan Desain Grafis Freelance 11 Jul 2016 15:53 WIB

 

 
Tiada Hari Tanpa Berita Duka 07 Aug 2016 10:07 WIB

Hidup di Negeri Dongeng 01 Aug 2016 20:48 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Babi Hutan Serang Puluhan Hektar Lahan Pesawahan di Tasik Selatan

 
DAERAH

Babi Hutan Serang Puluhan Hektar Lahan Pesawahan di Tasik Selatan
Oleh : Redi Mulyadi | 18-Nov-2009, 20:27:10 WIB

KabarIndonesia - Sejak sebulan terakhir ini, para petani di Desa Bojongkapol, kecamatan Bojonggambir, kabupaten Tasikmalaya mengaku kesal karena  lahan pesawahan milik mereka diserang kawanan babi hutan. Bahkan, sekitar 100 warga desa setempat enggan menggarap lahan sawah dan meninggalkan desa untuk bekerja, mengingat ulah babi hutan yang merajalela.    

“Puluhan hektar lahan sawah milik warga desa kami dirambah kawanan babi hutan, sehingga para petani malas untuk menggarap lahan pertaniannya dan mereka memilih bekerja ke kota,” ujar Sukaedin, Kepala Desa Bojongkapol.    

Pada mulanya, jumlah babi hutan tersebut hanya satu atau dua ekor, dan hanya terlihat di pematang sawah saja.  

”Namun sekarang, jumlah babi hutan makin banyak dan merasahkan warga karena memakan tanaman palawija maupun tanaman padi. Bahkan, babi hutan itu makin berani menghampiri rumah warga,” jelasnya.    

Sukaedin mengatakan, upaya menangani serangan babi hutan itu pernah dilakukan masyarakat dengan cara memburu bersama anggota Perbakin Kabupaten Tasikmalaya.  Namun, upaya itu dinilai tidak efektif karena biayanya terlalu besar, sementara hasil pemburuan tidak sebanding perkembangbiakan babi hutan.
 
“Upaya itu kurang efektif, karena pemburuan hanya dilakukan seminggu atau dua minggu sekali, sementara babi hutan berkembang biak cukup tinggi,” ujar Kades Bojongkapol.  
    
Selain melakukan pemburuan babi hutan, menurut Sukaedin,  ada cara lain yaitu dengan menggunakan racun. ”Namun, cara meracuni babi hutan menimbulkan pro dan kontra, terutama adanya keberatan dari Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya,” katanya.(*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Inovasi Bekraf Melalui Bekidoleh : Wahyu Ari Wicaksono
18-Aug-2016, 14:21 WIB


 
  Inovasi Bekraf Melalui Bekid Pameran lukisan Istana Negara bertajuk¬†Goresan Juang Kemerdekaan: Koleksi Seni Rupa Istana Kepresidenan Republik Indonesia" di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, sangat diminati masyarakat. Bahkan kemarin antrean pendaftaran penonton yag berminat mencapai 9 meter.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
GIIAS Hadirkan Kemewahan Otomotif 12 Aug 2016 11:56 WIB


 
Hidup Sehat dengan Berlari 15 Aug 2016 07:34 WIB


 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 
Sungai Citarum Sakit Keras 07 Aug 2016 10:09 WIB


 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia