KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiSang Penantang Takdir! oleh : Mang Ucup
16-Apr-2015, 08:55 WIB


 
 
Sang Penantang Takdir!
KabarIndonesia - Amsterdam, Begitu kita brol dilahirkan di dunia ini; setiap manusia tanpa perkecualian ditakdirkan TSM (Tua - Sakit - Mati), bahkan begitu Anda
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Sakit Hati Dipolisikan 04 Apr 2015 11:06 WIB

 
Dialog via SMS 16 Apr 2015 14:15 WIB

Keunikan di Bumi Dewata 15 Apr 2015 07:33 WIB

 
Tahura Sultan Adam 13 Apr 2015 02:01 WIB



 
BERITA LAINNYA
 
RESENSI NOVEL: Let Me Be With You 04 Apr 2015 10:55 WIB


 
Krisis Kepercayaan Narasumber 15 Apr 2015 07:48 WIB


 

Jaringan Irigasi Embung Manubulu dan Bapalama Rusak Berat

 
DAERAH

Jaringan Irigasi Embung Manubulu dan Bapalama Rusak Berat
Oleh : | 23-Jan-2010, 02:17:09 WIB

KabarIndonesia – Hasil pantauan tim kunjungan kerja (Kunker) DPRD Provinsi NTT terhadap proyek irigasi yang dibiayai APBN dan APBD Provinsi NTT di kabupaten Rote Ndao, mendapatkan jaringan irigasi embung Manubulu dan Bapalama di Kecamatan Rote Tengah diduga dikerjakan asal jadi. Buktinya, jaringan irigasi di dua lokasi proyek tersebut saat ini rusak. Pihak pemilik proyek yakni Dinas PU provinsi NTT diminta mengunjungi proyek tersebut dan mendesak kontraktor memperbaiki bagian yang rusak.

Demikian keterangan Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD NTT, Nixon PYA Messakh, S.H dan Ketua Fraksi Gabungan NTT Sejahtera DPRD NTT, Sommy Pandie kepada wartawan ketika ditemui Ba’a, Jumat (22/1) siang.

Menurut Messakh dan Pandie, rusaknya jaringan irigasi proyek yang dikerjakan dengan dana miliaran rupiah tersebut diketahui saat mereka melakukan kunjungan kerja dan peninjauan pelaksanaan proyek-proyek yang didanai oleh APBN dan APBD provinsi NTTdi wilayah Rote Ndao, Kamis (21/1) siang.

“Kegiatan kunjungan kami di Rote Ndao ini adalah melakukan sosialisasi Perda Provinsi NTT di wilayah Kabupaten Rote Ndao. Selain itu, kami juga melakukan peninjauan proyek-proyek propinsi yang ada di wilayah ini. Hasil peninjauan kami ke lapangan, adanya temuan dua proyek irigasi tersebut yang rusak tersebut,” kata Messakh.

Menurut Messakh, proyek irigasi Manubulu dikerjakan dengan dana sekitar Rp 700-an juta oleh kontraktor CV Liberti. Tapi saat ini sekitar 20 meter saluran irigasinya patah sehingga saluran irigasi menjadi tidak bisa berfungsi, dan tidak dinikmati oleh pesawah di daerah aliran embung Manubulu. Sementara proyek irigasi di Bapalama dikerjakan dengan dana sekitar Rp 9  miliar lebih, juga saluran irigasinya rusak sekitar 20 meter sehingga mengganggu fungsi saluran irigasi secara keseluruhan.

“Yang membuat saluran irigasi tersebut rusak karena dibangun diatas tumpukan tanah atau urugan yang tidak dipadatkan secara baik. Sehingga, begitu terkena aliran air hujan sedikit saja langsung rusak. Dan hal itu sama terjadi di dua lokasi proyek. Mengapa pekerjaan bisa seperti ini, kami minta pihak pemilik proyek yakni Dinas PU Provinsi NTT turun ke lokasi,” tambah Ketua Fraksi Gabungan NTT Sejahtera DPRD NTT, Somi Pandie.

Pandie mengatakan, adanya pekerjaan proyek irigasi yang terkesan tidak kuat dan diduga tidak sesuai bestek terjadi karena tidak ketatnya pengawasan dari konsultan. Sehingga proyek irigasi ini harus segera diperbaiki apalagi  saat ini masih dalam masa pemeliharaan. Karena jika proyek irigasi ini mubasir maka masyarakat petani sekitar akan mengalami kerugian yang besar.

“Pada waktu kunjungan kami November 2009, kami mendapatkan informasi dari para pekerja bahwa konsultan pengawasnya jarang ada di tempat. Ini khan jelas tidak bisa mengawasi apakah proyek ini dikerjakan sesuai bestek apa tidak. Kenyataannya sekarang baru dibangun tapi sudah rusak. Untuk itu kami minta Dinas PU Provinsi NTT untuk bertanggungjawab menyuruh kontraktor memperbaiki kembali karena masih dalam masa pemeliharaan,”  kata Pandia singkat.

Untuk diketahui, tim DPRD Provinsi NTT yang berkunjung ke Rote Ndao terdiri dari Nixon PYA Messakh dan Sommy Pandie itu didampingi oleh dua orang staf Setwan Provinsi NTT, masing-masing Carlos Amos Pah dan Thomas Ngaji. Sementara dinas teknis tidak ikut mendampingi tim tersebut. (frangky johannis)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi.kabarindonesia@gmail.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Menikmati Hiruk Pikuk di Pantai Parbaba Samosiroleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
13-Apr-2015, 16:25 WIB


 
  Menikmati Hiruk Pikuk di Pantai Parbaba Samosir Debur ombak menerjang pantai dan suara hiruk-pikuk ribuan pengunjung, tua muda sampai anak-anak, menjadi pemandangan mengasyikkan di Pantai Parbaba, Samosir, seperti terlihat dalam foto (5/4). Pantai Parbaba dengan pasir putihnya kini salah satu obyek wisata yang ramai menyedot wisatawan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Ironis di Negara Agraris 08 Apr 2015 11:24 WIB


 

 
 

 

 

 

 
Mobil, Buku, Soekarno dan Mandela 16 Apr 2015 14:11 WIB


 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia