KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiSang Penantang Takdir! oleh : Mang Ucup
16-Apr-2015, 08:55 WIB


 
 
Sang Penantang Takdir!
KabarIndonesia - Amsterdam, Begitu kita brol dilahirkan di dunia ini; setiap manusia tanpa perkecualian ditakdirkan TSM (Tua - Sakit - Mati), bahkan begitu Anda
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Sakit Hati Dipolisikan 04 Apr 2015 11:06 WIB

 
Dialog via SMS 16 Apr 2015 14:15 WIB

Keunikan di Bumi Dewata 15 Apr 2015 07:33 WIB

 
Tahura Sultan Adam 13 Apr 2015 02:01 WIB



 
BERITA LAINNYA
 
RESENSI NOVEL: Let Me Be With You 04 Apr 2015 10:55 WIB


 
Krisis Kepercayaan Narasumber 15 Apr 2015 07:48 WIB


 
 
DAERAH

TPK PNPM Ajukan Hak Jawab atas Pemberitaan yang Tidak Benar
Oleh : Septyan Hadinata | 07-Apr-2010, 01:01:51 WIB

KabarIndonesia - Terkait pemberitaan disalah satu media cetak local mengenai rekayasa laporan pertanggung jawaban PNPM di desa Mekarwangi kecamatan Cisayong kabupaten Tasikmalaya, ketua TPK tahun 2009 Nia dengan tegas membantahnya. Tidak ada rekayasa dalam LPJ tahun anggaran 2009 lalu, jadi semua tudingan yang dimuat dimedia tersebut yang hanya berdasarkan nama sumber tidak jelas adalah fitnah belaka.

Dalam pemberitaan di media local tersebut, selain menuding adanya rekayasa yang dilakukan oleh pihak UPK kecamatan juga mempersoalkan tentang sisa anggaran pembangunan Poskesdes Mekarwangi sebesar Rp 3 juta. Diakui oleh Nia, memang benar ada sisa dana kegiatan sebesar Rp. 3 juta dan hal itu dilaporkan dalam rapat pertanggung jawaban dengan masyarakat tanggal 3 maret lalu. Adapun sisa dana tersebut adalah hasil efisiensi anggaran yang dilakukan oleh tim TPK dan diberitahukan kepada masyarakat dalam rapat. Dan atas kesepakatan rapat maka diputuskan dana sisa tersebut akan dipergunakan buat melengkapi sarana poskesdes.

Selain membantah seluruh isi pemberitaan tersebut, ketua TPK mempertanyakan kepada wartawan yang menulisnya tidak melakukan konfirmasi kepada pihaknya, sehingga pemberitaan tersebut tidak berimbang dan terkesan memojokkan pihaknya. Menurut Nia beberapa hari lalu ia sempat dihubungi oleh seseorang yang mengaku bernama Nanang melalui nomor Hp Yeti selaku PJOK (Penanggung Jawab Opersasional Kegiatan) PNPM Mandiri Perdesaan kecamatan Cisayong. Pada waktu itu Nanang yang dibarengi salah seorang wartawan mempertanyakan soal sisa dana tersebut. Oleh Nia dijawab bahwa dana sisa itu telah dipakai untuk melengkapi alat alat kesehatan di Poskesdes. Dan dijelaskan oleh Nia dalam lembar laporan itu sendiri dana sisa tersebut dicantumkan.

“Kalau mau rekasaya kenapa kami beritahukan kepada masyarakat dalam rapat sudah saja jangan disampaikan dan tidak ditulis dalam laporan?“ kata Nia.
Oleh Nia disarankan untuk ketemu saja jangan ditelepon supaya jelas dan diajak ketemu di kantor UPK Cisayong jam 2 siang. Tetapi baik Nanang maupun wartawan itu tidak datang, padahal ia sudah punya niat baik untuk menjelasakan duduk persoalan yang sebenarnya. Untuk itu ia sekali lagi menyayangkan sikap wartawan sebuah harian local itu yang tidak melakukan konfirmasi berimbang sehingga beritanya pun akan berimbang tidak sebelah dan terkesan memojokkan.

Sisa dana tersebut juga selanjutnya setelah ada kesepakatan semua dalam rapat, maka dibelanjakan untuk pembelian alkes poskesdes, maka dalam laporan akhir ditulis nol. Perincian pembelian dari dana sisa tersebut dimasukan dalam laporan itu sendiri jadi tidak ada rekasaya. Untuk itu pihaknya mempertanyakan segi mana yang menyalahi aturan dalam LPJ itu, apakah efisiensi anggaran disalahkan menurut aturan, serta sisa anggara itu dipergunakan sesuai untuk peruntukannya? tanya Nia.

Untuk itu pihaknya sesuai dengan ketentuan dalam UU Pers No 40 tahun 1999 akan melakukan Hak Jawab terhadap media tersebut dengan tembusan kepada Dewan Pers. Sebab akibat pemberitaan tersebut telah menjadikan polemic dimasyarakat yang sebenarnya selama ini sangat kondusif. Selain itu pula pihaknya akan meminta penjelasan dari Nanang yang mengaku dari Paguyuban Masyarakat Cisayong atas komentarnya di media tersebut.

Pihak UPK Cisayong sendiri membantah tudingan telah melakukan kerjasama merekayasa dalam pembuatan LPJ PNPM. Semua lapporang pertanggung jawaban dilakukan oleh TPK masing masing desa. Pihaknya hanya melakukan pemeriksaan saja sesuai kewenangan yang diberikan kepada UPK.
Senada dengan Nia, ketua TPK PNPM Mandiri Perdesaan Mekarwangi untuk tahun 2010, Hadinata sangat menyangkan pemberitaan yang kurang memperhatikan kebenaran nara sumber. Seharusnya bagi setiap wartawan harus teliti dan mengecek kebenaran informasi yang ia dapatkan dari nara sumber sebagaimana yang diatur dalam Kode Etik Wartawan Indonesia.

Selain itu pula dalam menulis berita tetap harus mengedepankan pra duga tidak bersalah dan pemberitaannnya sendiri harus cover both side atau berimbang jangan ada salah satu pihak yang merasa dirugikan. Untuk itu sangat mendukung sekali upaya hak jawab yang akan dilakukan oleh ketua TPK tahun 2009 itu terhadap pemberitaan tersebut. (Septyan)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Menikmati Hiruk Pikuk di Pantai Parbaba Samosiroleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
13-Apr-2015, 16:25 WIB


 
  Menikmati Hiruk Pikuk di Pantai Parbaba Samosir Debur ombak menerjang pantai dan suara hiruk-pikuk ribuan pengunjung, tua muda sampai anak-anak, menjadi pemandangan mengasyikkan di Pantai Parbaba, Samosir, seperti terlihat dalam foto (5/4). Pantai Parbaba dengan pasir putihnya kini salah satu obyek wisata yang ramai menyedot wisatawan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Ironis di Negara Agraris 08 Apr 2015 11:24 WIB


 

 
 

 

 

 

 
Mobil, Buku, Soekarno dan Mandela 16 Apr 2015 14:11 WIB


 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia