KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalSusi Pudjiastuti, Sosok Kontroversi Namun Sarat Prestasi oleh : Badiyo
31-Okt-2014, 14:31 WIB


 
 
Susi Pudjiastuti, Sosok Kontroversi Namun Sarat Prestasi
KabarIndonesia - Usai pengumuman Kabinet Kerja Jokowi-JK, ada satu sosok menteri yang menjadi sorotan dan perhatian publik dan ramai diperbincangkan masyarakat. Sosok itu tak lain adalah Susi Pudjiastuti yang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan.
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 
Kajati Kalteng Kunjungi Katingan 30 Okt 2014 19:41 WIB


 
Dia yang di Tepian Kali 30 Okt 2014 09:32 WIB

Tak Habis Pikir Dia 30 Okt 2014 09:29 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
DAERAH

TPK PNPM Ajukan Hak Jawab atas Pemberitaan yang Tidak Benar
Oleh : Septyan Hadinata | 07-Apr-2010, 01:01:51 WIB

KabarIndonesia - Terkait pemberitaan disalah satu media cetak local mengenai rekayasa laporan pertanggung jawaban PNPM di desa Mekarwangi kecamatan Cisayong kabupaten Tasikmalaya, ketua TPK tahun 2009 Nia dengan tegas membantahnya. Tidak ada rekayasa dalam LPJ tahun anggaran 2009 lalu, jadi semua tudingan yang dimuat dimedia tersebut yang hanya berdasarkan nama sumber tidak jelas adalah fitnah belaka.

Dalam pemberitaan di media local tersebut, selain menuding adanya rekayasa yang dilakukan oleh pihak UPK kecamatan juga mempersoalkan tentang sisa anggaran pembangunan Poskesdes Mekarwangi sebesar Rp 3 juta. Diakui oleh Nia, memang benar ada sisa dana kegiatan sebesar Rp. 3 juta dan hal itu dilaporkan dalam rapat pertanggung jawaban dengan masyarakat tanggal 3 maret lalu. Adapun sisa dana tersebut adalah hasil efisiensi anggaran yang dilakukan oleh tim TPK dan diberitahukan kepada masyarakat dalam rapat. Dan atas kesepakatan rapat maka diputuskan dana sisa tersebut akan dipergunakan buat melengkapi sarana poskesdes.

Selain membantah seluruh isi pemberitaan tersebut, ketua TPK mempertanyakan kepada wartawan yang menulisnya tidak melakukan konfirmasi kepada pihaknya, sehingga pemberitaan tersebut tidak berimbang dan terkesan memojokkan pihaknya. Menurut Nia beberapa hari lalu ia sempat dihubungi oleh seseorang yang mengaku bernama Nanang melalui nomor Hp Yeti selaku PJOK (Penanggung Jawab Opersasional Kegiatan) PNPM Mandiri Perdesaan kecamatan Cisayong. Pada waktu itu Nanang yang dibarengi salah seorang wartawan mempertanyakan soal sisa dana tersebut. Oleh Nia dijawab bahwa dana sisa itu telah dipakai untuk melengkapi alat alat kesehatan di Poskesdes. Dan dijelaskan oleh Nia dalam lembar laporan itu sendiri dana sisa tersebut dicantumkan.

“Kalau mau rekasaya kenapa kami beritahukan kepada masyarakat dalam rapat sudah saja jangan disampaikan dan tidak ditulis dalam laporan?“ kata Nia.
Oleh Nia disarankan untuk ketemu saja jangan ditelepon supaya jelas dan diajak ketemu di kantor UPK Cisayong jam 2 siang. Tetapi baik Nanang maupun wartawan itu tidak datang, padahal ia sudah punya niat baik untuk menjelasakan duduk persoalan yang sebenarnya. Untuk itu ia sekali lagi menyayangkan sikap wartawan sebuah harian local itu yang tidak melakukan konfirmasi berimbang sehingga beritanya pun akan berimbang tidak sebelah dan terkesan memojokkan.

Sisa dana tersebut juga selanjutnya setelah ada kesepakatan semua dalam rapat, maka dibelanjakan untuk pembelian alkes poskesdes, maka dalam laporan akhir ditulis nol. Perincian pembelian dari dana sisa tersebut dimasukan dalam laporan itu sendiri jadi tidak ada rekasaya. Untuk itu pihaknya mempertanyakan segi mana yang menyalahi aturan dalam LPJ itu, apakah efisiensi anggaran disalahkan menurut aturan, serta sisa anggara itu dipergunakan sesuai untuk peruntukannya? tanya Nia.

Untuk itu pihaknya sesuai dengan ketentuan dalam UU Pers No 40 tahun 1999 akan melakukan Hak Jawab terhadap media tersebut dengan tembusan kepada Dewan Pers. Sebab akibat pemberitaan tersebut telah menjadikan polemic dimasyarakat yang sebenarnya selama ini sangat kondusif. Selain itu pula pihaknya akan meminta penjelasan dari Nanang yang mengaku dari Paguyuban Masyarakat Cisayong atas komentarnya di media tersebut.

Pihak UPK Cisayong sendiri membantah tudingan telah melakukan kerjasama merekayasa dalam pembuatan LPJ PNPM. Semua lapporang pertanggung jawaban dilakukan oleh TPK masing masing desa. Pihaknya hanya melakukan pemeriksaan saja sesuai kewenangan yang diberikan kepada UPK.
Senada dengan Nia, ketua TPK PNPM Mandiri Perdesaan Mekarwangi untuk tahun 2010, Hadinata sangat menyangkan pemberitaan yang kurang memperhatikan kebenaran nara sumber. Seharusnya bagi setiap wartawan harus teliti dan mengecek kebenaran informasi yang ia dapatkan dari nara sumber sebagaimana yang diatur dalam Kode Etik Wartawan Indonesia.

Selain itu pula dalam menulis berita tetap harus mengedepankan pra duga tidak bersalah dan pemberitaannnya sendiri harus cover both side atau berimbang jangan ada salah satu pihak yang merasa dirugikan. Untuk itu sangat mendukung sekali upaya hak jawab yang akan dilakukan oleh ketua TPK tahun 2009 itu terhadap pemberitaan tersebut. (Septyan)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Penjual Pisang Bertelanjang Kakioleh : Jumari Haryadi
17-Okt-2014, 23:21 WIB


 
  Penjual Pisang Bertelanjang Kaki Mencari nafkah adalah kewajiban seorang pria terhadap keluarganya. Selain bekerja di sektor formal seperti menjadi PNS dan pegawai swasta, bisa juga dilakukan dengan cara berdagang. Tampak seorang pria tengah membawa pisang yang baru diambil dari kebunnya (16/10/14). Dengan bertelanjang kaki, pria
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Sastra Tanpa Riset 05 Okt 2014 10:09 WIB

 

 
Idul Adha di Leipzig 08 Okt 2014 13:16 WIB


 
We Do What We Can Do 30 Okt 2014 09:35 WIB

 
Liga Mahasiswa Kian Bergengsi 29 Okt 2014 23:13 WIB

 

 

 

 

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB

 
Selamat Melayani Pertua-Diaken 12 Okt 2014 11:13 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia