KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRupiah Terpuruk, SBY Optimis Jokowi Mampu Temukan Solusi oleh : Wahyu Ari Wicaksono
18-Des-2014, 08:24 WIB


 
 
Rupiah Terpuruk, SBY Optimis Jokowi Mampu Temukan Solusi
KabarIndonesia - "Saya tetap mengikuti perkembangan situasi di tanah air, termasuk terjadinya gejolak ekonomi akibat jatuhnya nilai rupiah akhir-akhir ini. Saya juga mencermati perbincangan masyarakat terhadap persoalan ekonomi terkini, termasuk sejumlah pernyaatan pihak pemerintah.Memang yang paling mudah adalah mencari "kambing
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kesetiaan 17 Des 2014 19:05 WIB

Ratapan Anak Manusia Papua 17 Des 2014 19:05 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Wanita Paling Berharga 18 Des 2014 19:54 WIB


 
 
DAERAH

TPK PNPM Ajukan Hak Jawab atas Pemberitaan yang Tidak Benar
Oleh : Septyan Hadinata | 07-Apr-2010, 01:01:51 WIB

KabarIndonesia - Terkait pemberitaan disalah satu media cetak local mengenai rekayasa laporan pertanggung jawaban PNPM di desa Mekarwangi kecamatan Cisayong kabupaten Tasikmalaya, ketua TPK tahun 2009 Nia dengan tegas membantahnya. Tidak ada rekayasa dalam LPJ tahun anggaran 2009 lalu, jadi semua tudingan yang dimuat dimedia tersebut yang hanya berdasarkan nama sumber tidak jelas adalah fitnah belaka.

Dalam pemberitaan di media local tersebut, selain menuding adanya rekayasa yang dilakukan oleh pihak UPK kecamatan juga mempersoalkan tentang sisa anggaran pembangunan Poskesdes Mekarwangi sebesar Rp 3 juta. Diakui oleh Nia, memang benar ada sisa dana kegiatan sebesar Rp. 3 juta dan hal itu dilaporkan dalam rapat pertanggung jawaban dengan masyarakat tanggal 3 maret lalu. Adapun sisa dana tersebut adalah hasil efisiensi anggaran yang dilakukan oleh tim TPK dan diberitahukan kepada masyarakat dalam rapat. Dan atas kesepakatan rapat maka diputuskan dana sisa tersebut akan dipergunakan buat melengkapi sarana poskesdes.

Selain membantah seluruh isi pemberitaan tersebut, ketua TPK mempertanyakan kepada wartawan yang menulisnya tidak melakukan konfirmasi kepada pihaknya, sehingga pemberitaan tersebut tidak berimbang dan terkesan memojokkan pihaknya. Menurut Nia beberapa hari lalu ia sempat dihubungi oleh seseorang yang mengaku bernama Nanang melalui nomor Hp Yeti selaku PJOK (Penanggung Jawab Opersasional Kegiatan) PNPM Mandiri Perdesaan kecamatan Cisayong. Pada waktu itu Nanang yang dibarengi salah seorang wartawan mempertanyakan soal sisa dana tersebut. Oleh Nia dijawab bahwa dana sisa itu telah dipakai untuk melengkapi alat alat kesehatan di Poskesdes. Dan dijelaskan oleh Nia dalam lembar laporan itu sendiri dana sisa tersebut dicantumkan.

“Kalau mau rekasaya kenapa kami beritahukan kepada masyarakat dalam rapat sudah saja jangan disampaikan dan tidak ditulis dalam laporan?“ kata Nia.
Oleh Nia disarankan untuk ketemu saja jangan ditelepon supaya jelas dan diajak ketemu di kantor UPK Cisayong jam 2 siang. Tetapi baik Nanang maupun wartawan itu tidak datang, padahal ia sudah punya niat baik untuk menjelasakan duduk persoalan yang sebenarnya. Untuk itu ia sekali lagi menyayangkan sikap wartawan sebuah harian local itu yang tidak melakukan konfirmasi berimbang sehingga beritanya pun akan berimbang tidak sebelah dan terkesan memojokkan.

Sisa dana tersebut juga selanjutnya setelah ada kesepakatan semua dalam rapat, maka dibelanjakan untuk pembelian alkes poskesdes, maka dalam laporan akhir ditulis nol. Perincian pembelian dari dana sisa tersebut dimasukan dalam laporan itu sendiri jadi tidak ada rekasaya. Untuk itu pihaknya mempertanyakan segi mana yang menyalahi aturan dalam LPJ itu, apakah efisiensi anggaran disalahkan menurut aturan, serta sisa anggara itu dipergunakan sesuai untuk peruntukannya? tanya Nia.

Untuk itu pihaknya sesuai dengan ketentuan dalam UU Pers No 40 tahun 1999 akan melakukan Hak Jawab terhadap media tersebut dengan tembusan kepada Dewan Pers. Sebab akibat pemberitaan tersebut telah menjadikan polemic dimasyarakat yang sebenarnya selama ini sangat kondusif. Selain itu pula pihaknya akan meminta penjelasan dari Nanang yang mengaku dari Paguyuban Masyarakat Cisayong atas komentarnya di media tersebut.

Pihak UPK Cisayong sendiri membantah tudingan telah melakukan kerjasama merekayasa dalam pembuatan LPJ PNPM. Semua lapporang pertanggung jawaban dilakukan oleh TPK masing masing desa. Pihaknya hanya melakukan pemeriksaan saja sesuai kewenangan yang diberikan kepada UPK.
Senada dengan Nia, ketua TPK PNPM Mandiri Perdesaan Mekarwangi untuk tahun 2010, Hadinata sangat menyangkan pemberitaan yang kurang memperhatikan kebenaran nara sumber. Seharusnya bagi setiap wartawan harus teliti dan mengecek kebenaran informasi yang ia dapatkan dari nara sumber sebagaimana yang diatur dalam Kode Etik Wartawan Indonesia.

Selain itu pula dalam menulis berita tetap harus mengedepankan pra duga tidak bersalah dan pemberitaannnya sendiri harus cover both side atau berimbang jangan ada salah satu pihak yang merasa dirugikan. Untuk itu sangat mendukung sekali upaya hak jawab yang akan dilakukan oleh ketua TPK tahun 2009 itu terhadap pemberitaan tersebut. (Septyan)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Profesi Pembersih Ayam Potongoleh : Jumari Haryadi
11-Des-2014, 12:16 WIB


 
  Profesi Pembersih Ayam Potong Beragam jenis pekerjaan tersedia di sekitar kita, asal kita mau dan tidak malu melakukannya. Salah satu pekerjaan itu adalah menjadi pembersih ayam potong broiler. Tampak beberapa ibu yang tinggal di sekitar kandang ayam Cikeuting Farm Bekasi milik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Semakin Putih Semakin Sibuk 17 Des 2014 19:12 WIB

Satu Aktor Dua Peran 08 Des 2014 18:44 WIB

 
Budaya Menyontek Mendarah Daging 16 Des 2014 19:19 WIB

Antri Demi Kemajuan Bangsa 16 Des 2014 18:00 WIB

 

 
Menghilangkan Stres dengan Musik 15 Des 2014 12:26 WIB

 

 
Etika Social Media 16 Des 2014 19:24 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia