KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPemerintahan Baru Diharapkan Lebih Perhatikan Daerah oleh : Alex Gunawan
22-Okt-2014, 19:32 WIB


 
  KabarIndonesia - Kasongan, Bupati Katingan Ahmad Yantenglie berharap di era kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla, pemerintah pusat bisa lebih memperhatikan daerah dalam hal pemerataan pembangunan. Hal itu diungkapkan Bupati di sela-sela menyaksikan pertandingan cabang Dayung Porprov X Kalteng 2014 di Sungai
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Karyawan (Tak) Setia 16 Okt 2014 17:37 WIB

PerlindunganNya di Bebas Hambatan 16 Okt 2014 17:30 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
DAERAH

Wujudkan Perempuan Indonesia yang Terampil dan Berbudaya!
Oleh : Mustar Johari Hutapea | 07-Mei-2010, 22:21:38 WIB

Perjuangan adalah pelaksana kata-kata……
(W.S Rendra).

KabarIndonesia
- Kalimat tersebut selaras dengan upaya yang dilakukan oleh Raden Ajeng (R.A.) Kartini, tokoh sekaligus pahlawan yang memperjuangkan kesetaraan peran perempuan di Indonesia, kerap diistilahkan dengan emansipasi perempuan. Apa yang dilakukan Kartini bagi perempuan Indonesia adalah perjuangan, perjuangan kesetaraan gender, dalam artian kesetaraan peran perempuan dengan peran laki-laki.

Perjuangan Kartini jugalah yang diperingati setiap tahun di Indonesia sebagai Hari Kartini yang disesuaikan dengan tanggal lahir Kartini, yakni tanggal 21 April (1879). Di Provinsi Jambi, peringatan Hari Kartini tahun 2010 diselenggarakan di Aula Bank Indonesia (BI) Jambi di Telanaipura, pada Kamis (6/5).

Acara peringatan Hari Kartini yang diadakan oleh Ikatan Wanita Perbankan (Iwaba) provinsi Jambi dan Persatuan Isteri Pegawai Bank Indonesia (Pipebi) Cabang Jambi mengusung tema “Dengan Semangat Hari Kartini, Kita Wujudkan Perempuan Indonesia Terampil dan Berbudaya di Era Globalisasi.”

Dalam penyampaian laporan Ketua Panitia Hari Kartini Iwaba, Ny. Charles Siagian menyatakan bahwa Kartini mempunyai semangat cita-cita luhur dalam memajukan kaumnya, perempuan Indonesia.

“Habis gelap terbitlah terang bukan sekedar jargon dalam perjuangan Kartini memposisikan perempuan Indonesia ke tempat yang lebih memberdayakan dirinya sebagai bagian dari masyarakat Indonesia yang turut membantu dan membangun bangsa ini,” lanjut Ny. Charles Siagian ini.

Ketua Iwaba dan Pipebi Provinsi Jambi, Ny. Iing Hasanuddin menyampaikan bahwa acara ini diadakan untuk mengenang jasa Kartini. Ny. Iing mengemukakan bahwa sekarang ini sudah banyak perempuan yang sukses, yang menduduki posisi-posisi penting baik di pemerintahan maupun di swasta di daerah Jambi dan di negara Indonesia.

”Kenyataan ini membuktikan bahwa perempuan memiliki potensi dan kemampuan yang setara dengan laki-laki,” ujar Ny. Iing.

“Pada kesempatan yang indah pagi hari ini, saya mengajak kita semua untuk menjadikan pengalaman sukses perempuan-perempuan Jambi sebagai motivasi bagi kita semua untuk menjadikan perempuan yang terampil dan memberikan dampak bagi keluarga, bangsa, dan negara sesuai dengan tema kita pada pagi ini,” tutur Ny. Iing.

Ditegaskan Ny. Iing agar dalam perjuangan perempuan selalu dijunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa dan daerah tempat kita tinggal.

Ny. Iing juga menghimbau agar siapapun yang tinggal di Jambi, baik warga Jambi asli maupun perantauan, sudah seharusnya mengambil bagian demi lestarinya budaya dan seni Jambi.
Ditambahkannya bahwa dia pribadi bangga menjadi putri Jambi, dimana dia bisa memasang tekuluk dan sebagai pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jambi merasakan animo masyarakat Indonesia dan luar negeri terhadap produk Jambi dalam acara Dekranasda.

Dalam sambutan dan pengarahan Ketua Dekranasda Provinsi Jambi, Ny. Ratu Munawwaroh Zulkifli menekankan bahwa sesuai dengan cita-cita perjuangan Kartini, hendaknya perempuan itu lebih cakap melaksanakan kewajibannya.

Ratu menuturkan bahwa perempuan memiliki andil besar dalam memajukan peradaban dengan peran yang sangat sentral dalam keluarga, yakni mendidik anak-anaknya, dan agar perempuan mampu mendidik anak-anaknya dengan baik, maka perempuan harus mendapatkan pendidikan yang baik pula. Dijelaskan Ratu bahwa arti Hari Kartini bukan untuk menyaingi atau mengalahkan laki-laki, namun agar terwujud kesetaraan peran laki-laki dengan peran perempuan.

Pada sesi tersebut, istri gubernur Jambi, H. Zulkifli Nurdin ini membacakan beberapa surat Kartini, yang kesemuanya berintikan pemikiran dan perjuangan untuk memajukan perempuan dan pencapaian kesetaraan peran perempuan dan laki-laki.
Ratu juga menghimbau agar perempuan Jambi lebih kreatif dan lebih ulet lagi dalam meningkatkan produk seni Jambi yang juga berimbas pada peningkatan ekonomi masyarakat-aplikasi ekonomi kerakyatan, seperti menggalakkan Batik Jambi.

Pada sesi awal acara, dibacakan riwayat hidup Kartini oleh Ny. Deden Syaifudin. Dalam petikan riwayat hidup Kartini tersebut dikatakan “Raden Ajeng Kartini menyadari dengan merenung dan menangis tidaklah ada hasil…”

Manakala kita mencermati kedudukan dan peranan perempuan Indonesia sekarang ini sudah sangat baik dan menunjukkan progress atau kemajuan yang sangat tajam. Banyak posisi-posisi penting yang dijabat perempuan, baik dalam pemerintahan maupun swasta. Bahkan, Indonesia sudah pernah memiliki pucuk pimpinan pemerintahan nasional, presiden perempuan, yakni Megawati Soekarnoputri. Memang, dengan adanya presiden perempuan, bukan berarti perjuangan akan kesetaraan peran perempuan sudah berhasil sepenuhnya, namun hal tersebut menjadi salah satu keberhasilan perjuangan emansipasi perempuan di Indonesia.

Untuk menggapai emansipasi perempuan yang lebih baik lagi serta untuk menyelesaikan berbagai permasalahan perempuan, dibutuhkan perjuangan yang tekun dan berkesinambungan, seperti Kartini yang berjuang gigih untuk memberantas ketertinggalan perempuan. Perempuan Indonesia harus memiliki semangat juang seperti semangat juang Kartini.

Semangat emansipasi seharusnya tetap dapat berpegang teguh pada nilai-nilai moral dan agama yang berlaku, sehingga kaum perempuan tidak salah kaprah dalam menafsirkannya. Karena bagaimanapun, peran perempuan masih sangat diperlukan di dalam kehidupan sebuah keluarga sebagai pembentuk karakter bangsa melalui anak-anak yang dibesarkannya.

Kontinuitas atau kesinambungan perjuangan Kartini harus tetap dipertahankan dan dipelihara, bahkan ditingkatkan oleh generasi penerus sekarang ini, utamanya oleh kaum perempuan. Kartini telah memelopori perjuangan untuk kemajuan dan peningkatan kualitas hidup perempuan Indonesia seabad lebih yang lalu, sepatutnyalah perjuangan perempuan sekarang lebih berkualitas.
 
Peringatan Hari Kartini sebaiknya dapat kita jadikan sebagai momen untuk memacu semangat berprestasi, khusunya bagi kaum perempuan, untuk berpikir dan bersikap lebih baik lagi ke depan, sehingga peringatan Hari Kartini tidak hanya menjadi sebuah ritualitas belaka, tanpa sebuah refleksi yang nyata. Diselaraskan dengan tema kegiatan, perempuan Indonesia yang terampil dan berbudaya di era globalisasi, tidak hanya keinginan, namun sungguh menjadi kenyataan.
 
Turut hadir dalam acara tersebut, istri Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi dan istri wakil walikota Jambi.(*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mungkinkah Suami Mengasuh Anak?oleh : Jumari Haryadi
17-Okt-2014, 23:18 WIB


 
  Mungkinkah Suami Mengasuh Anak? Tugas istri adalah mengasuh anak, namun peluang kerja untuk pria terbatas, terkadang posisinya terbalik. Justru istri bekerja menjadi TKI di luar negeri, sementara suami mengasuh anak di rumah. Pasangan suami istri sebaiknya berbagi peran mengasuh anaknya. Misalnya ketika
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Sastra Tanpa Riset 05 Okt 2014 10:09 WIB

 
Muhammadiyah Kalteng Adakan Milad 21 Okt 2014 12:49 WIB

 
Idul Adha di Leipzig 08 Okt 2014 13:16 WIB


 

 

 

 
Memimpin dengan Kepala dan Hati 20 Okt 2014 12:40 WIB


 

 

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB


 
Selamat Melayani Pertua-Diaken 12 Okt 2014 11:13 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia