KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiProgram-Program PMOH untuk Top Reporter HOKI, Pegawai Negeri, dan Swasta oleh : Redaksi-kabarindonesia
11-Feb-2018, 16:42 WIB


 
 
KabarIndonesia - Ikuti Program Istimewa bagi yang pernah menjadi Top Reporter HOKI kapan pun Anda terpilih dan berhasrat memperdalam ilmu menulis dan tertarik mengikuti Pelatihan Menulis Online HOKI (PMOH).

Program Instansi pun diberikan kepada Instansi Pemerintah atau Swasta yang
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Lucunya Negeri Ini 21 Feb 2018 04:39 WIB

Keindahan Khatulistiwa 12 Feb 2018 16:21 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Hapus Tatto Gratis 27 Jan 2018 12:27 WIB

 
 
DAERAH

Pemekaran Kecamatan Harus Sesuai PP No 12
Oleh : Jurnalis Sp | 03-Aug-2010, 00:24:04 WIB

KabarIndonesia - Gorontalo, Banyaknya usulan pemekaran Kecamatan ternyata belum memenuhi standar Peraturan Presiden (PP) Nomor 12 tahun 2008, ini dijelaskan langsung Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Gorontalo Ardin daniel, Senin (2/7) diruang kerjanya.

"Sekarang ini banyak Kabupaten dan Kota Gorontao melakukan pemekaran Kecamatan tetapi tidak berdasarkan PP Nomor 12 tahun 2008," kata Ardin.

Menurutnya, PP Nomor 12 itu menjelaskan tiga poin persyaratan mutlak tentang pemekaran kecamatan, "persyaratan didalam PP 12 itu diantaranya untuk pemekaran kecamatan secara umum dan khusus kepulauan, syarat administrasi, teknik, dan fisik kewilayaan," jelasnya.

Untuk persyaratan administrasi menurutnya, harus memiliki rekomendasi dari Gubernur.
"Selam ini ada pemekaran kecamatan secara umum banyak yang tidak disampaikan ke gubernur, sehingga tidak ada rekomendasi dan ini yang menjadi masalah terutama dalam kaitannya dengan pemberian Nomor Kode Wilayah," ungkapnya.

Karena itu dia menilai jika ada wilayah yang sudah dimekarkan belum ada nomor kode wilayah maka itu tidak sah.
"Nomor kode wilayah ini ini terkait dengan program nasional tentang pemutahiran data kependudukan  mutlak harus dipenuhi sebab akan dipakai untuk pemberian No Induk Kependudukan," tegasnya.
Selain itu nomor induk wilayah juga terkait dengan rencana pemberlakukan program elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) dan Sistim Informasi Adminstrasi Kependudukan (Siak).

"Ini terkait dengan program e KTP karena dalam KTP itu ada nomor kecamatan kalau ini tidak diusulkan maka akan menghambat program nasional penataan administrasi," jelasnya.
Selain untuk pemekaran kecamatan secara umum menurut dia juga ada pemekaran kecamatan khusus.

"Untuk kecamatan yang ada dipulau itu masuk dalam persyaratan khusus, dan itu bukan rekomendasi akan tetapi ijin dari gubernur," ungkapnya.
Walaupun demikian untuk pemekaran kecamatan khusus dan umum tidak memiliki berbedaan yang signifikan akan tetapi dari persyaratan administrasi.

"Jika pemekaran kecamatan umum harus memiliki 10 desa dan untuk pemekaran kecamatan khusus atau kepulauan cukup 1 desa ini dalam rangka peningkatan pelayanan publik dikawasan yang jauh dan selanjutnya untuk nomor kode wilayah akan diusulkan ke mentri dalam negeri," ungkapnya. (Rahmad Nur)   


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!!
Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEKoleh : Rohmah Sugiarti
12-Feb-2018, 22:21 WIB


 
  Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEK Menteri Komunikasi & Informasi RI Rudiantara (kedua kiri) bersama Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (kedua kanan), Chief Executive Officer & Founder Go-Jek Nadiem Makarim (kiri) dan President & Co-Founder Go-Jek Andre Soelistyo berswafoto bersama seusai konferensi pers
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Konsisten Pegang Teguh Netralitas 15 Feb 2018 23:19 WIB


 

 
 

 

 

 

 
Walk to Museum Bahari Yogyakarta 12 Feb 2018 16:23 WIB

 

 

 

 
Nasehat Mengelola Amarah 04 Feb 2018 11:15 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia