KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalAktifnya Aliran Massa Udara Basah, Picu Cuaca Ekstrim Sejumlah Wilayah Indonesia oleh : Rohmah S
26-Apr-2018, 10:54 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Kejadian cuaca ekstrem di beberapa daerah seperti hujan disertai puting beliung di Jogjakarta dan Minahasa, banjir di Cilegon dan Bumi Ayu pada saat musim peralihan dari penghujan menuju kemarau menimbulkan banyak pertanyaan di masyarakat, berikut penjelasan Drs.
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Ibu 25 Apr 2018 16:27 WIB

Pemimpin 01 Mar 2018 12:42 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
DAERAH

Pelestarian Budaya Kearifan Lokal Bangsa Indonesia
Oleh : Rahmad Nur | 25-Aug-2010, 01:01:23 WIB

KabarIndonesia - Gorontalo, Ketua Kerukunan Arsjad Busura Lolaloladu Muchtar Arsjad menekankan perlunya pelestarian budaya kearifan lokal. Apalagi budaya kearifan lokal menurutnya merupakan satu bentuk peninggalan adat istiadat budaya bangsa Indonesia.

"Dengan era globalisasi yang diikuti masuknya budaya asing seharusnya budaya kearifan lokal harus dapat disinergikan. Dengan demikian akan tetap menjaga kelestarian adat istiadat peninggalan nenek moyang yang juga merupakan budaya bangsa Indonesia," kata Muchtar Arsjad Selasa, (24/8) di ruang kerjanya.
Menurutnya, pelestarian budaya kearifan lokal ini perlu dilakukan untuk menjaga penyelewengan budaya bangsa Indonesia dari bangsa lain.

"Ini sangat perlu dilestarikan dan dijaga karena sudah banyak contoh budaya hasil peninggalan nenek moyang bangsa Indonesia justru diadopsi bangsa lain," ungkapnya.

Apalagi dia menilai budaya peninggalan nenek moyang bangsa indonesia merupakan warisan keanekaragaman budaya bagi bangsa Indonesia yang memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri.

"Bisa saja warisan ini akan hilang jika tidak dijaga. Kita banyak menyaksikan adat istiadat dan budaya bangsa Indonesia dapat dikenal baik dengan keunikan dan keragamannya," jelasnya.

Dia menilai budaya kearifan lokal ini tidak hanya berbentuk seni, akan tetapi termaksud jiwa kepemimpinan yang sudah ditinggalkan para leluhur.

"Budaya dan adat istiadat itu bukan hanya berbentuk seni saja atau tarian-tarian daerah, akan tetapi sosok kepemimpinan para nenek moyang yang dikenal di seluruh nusantara. Misalnya saja Jawa dengan budaya kepemipinan raja-raja Jawa atau Gorontalo dan daerah Sulawesi lainya yang juga dikenal dengan sosok kepemimpinan para leluhurnya," katanya.  

Selain itu beliau menilai pelestarian budaya kearifan lokal juga termaksud penggunaan bahasa daerah.

"Bahasa daerah merupakan satu bentuk dari budaya dan adat istiadat yang termasuk dalam bingkai pelestarian  budaya kearifan lokal yang harus dijaga dan ditumbuhkembangkan," ujarnya.

Karena itu beliau berharap agar pelestarian budaya kearifan lokal bisa lebih diperhatikan pemerintah untuk dijaga dan dikembangkan.

"Sudah seharusnya pemerintah bisa menjaga kelestarian budaya adat istiadat bangsa Indonesia agar tetap menjadi satu keunikan di mata dunia," himbaunya. (*) 



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/  
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com//       


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Pelari Indonesia Pertama di FWD North Pole Marathon 2018 Wakil Direktur Utama FWD Life, Rudi Kamdani (kiri) sedang memberikan jaket FWD Life kepada Pelari Maraton Indonesia, Fedi Fianto (kanan) sebagai simbol FWD Life resmi melepas Fedi sebelum keberangkatannya ke Kutub Utara.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Pengabdian Tentara di Pojok Desa 10 Apr 2018 14:27 WIB

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia