KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRupiah Terpuruk, SBY Optimis Jokowi Mampu Temukan Solusi oleh : Wahyu Ari Wicaksono
18-Des-2014, 08:24 WIB


 
 
Rupiah Terpuruk, SBY Optimis Jokowi Mampu Temukan Solusi
KabarIndonesia - "Saya tetap mengikuti perkembangan situasi di tanah air, termasuk terjadinya gejolak ekonomi akibat jatuhnya nilai rupiah akhir-akhir ini. Saya juga mencermati perbincangan masyarakat terhadap persoalan ekonomi terkini, termasuk sejumlah pernyaatan pihak pemerintah.Memang yang paling mudah adalah mencari "kambing
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kesetiaan 17 Des 2014 19:05 WIB

Ratapan Anak Manusia Papua 17 Des 2014 19:05 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Wanita Paling Berharga 18 Des 2014 19:54 WIB


 
 
DAERAH

Pentingnya Kesiapan Mental Memasuki Dunia Kerja
Oleh : Mustar Johari Hutapea | 11-Feb-2011, 02:52:12 WIB

KabarIndonesia - Jambi, Bahwa kesiapan mental memasuki dunia kerja sangat penting, itulah inti yang tersirat dari apa yang disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Drs. H. Fachrori Umar, M.Hum dan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Myra M. Hanartani, SH, MA dalam acara Pembukaan Training of Trainer (TOT) bagi Pengajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Mediator Hubungan Industrial se Provinsi Jambi, pada Rabu malam (9/2) di Muara Bulian Room, Hotel Wiltop, Kota Jambi.

Acara ini diselenggarakan oleh Direktorat Kelembagaan dan Pemasyarakatan Hubungan Industrial dan Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, yang ditujukan untuk membekali dan mempersiapkan mindset/pola pikir dan mental para alumni dan siswa siswi SMK dalam memasuki dunia kerja.

Kesiapan mental dalam memasuki dunia kerja memang berlaku untuk semua orang, semua tenaga kerja. Namun, pelatihan ini diadakan bagi pengajar SMK yang selanjutnya diharapkan dapat meneruskan atau mentransfer apa yang didapat oleh para pengajar SMK dari pelatihan ini kepada para siswa dan siswinya, dengan pertimbangan bahwa siswa siswi SMK dibekali dengan keterampilan untuk (langsung) bekerja pada bidang tertentu, artinya alumni SMK itu biasanya langsung terjun ke dunia kerja, tidak seperti alumni SMA yang biasanya melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang pendidikan tinggi sebelum memasuki dunia kerja.

Dalam sambutannya, Wagub dengan lugas mengatakan menyambut baik diselenggarakannya pelatihan ini, yang dinilainya sangat strategis, khususnya dalam kaitannya dengan upaya peningkatan kualitas siswa siswi SMK dalam meningkatkan daya saing daerah guna pemanfaatan potensi-potensi yang ada di Provinsi Jambi.
“Sejalan dengan itu, dalam kaitan dengan pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Jambi, Pemerintah Provinsi Jambi juga sedang menggalakkan peningkatan jumlah SMK. Penggalakan tersebut akan dilakukan dengan meningkatkan persentase perbandingan antara jumlah SMK dan SMA, yang juga selaras dengan program pemerintah. Tentu, tidak hanya peningkatan secara kuantitas yang kita harapkan, namun akan juga dibarengi dengan peningkatan kualitas SMK. Dengan demikian, kita berharap lulusan pendidikan sekolah menengah kejuruan di Provinsi Jambi dapat mudah terserap oleh lapangan kerja yang tersedia,” tutur Wagub.

Wagub kemudian mnjelaskan tujuan pendidikan SMK sebagaimana dituangkan dalam Undang-undang Sistem pendidikan Nasional N0. 20 Tahun 2003, bahwa pendidikan kejuruan bertujuan mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Oleh sebab itu, pendidikan SMK memerlukan magang bagi siswa siswi dalam rangka menambah pengalaman agar lebih siap memasuki pasar kerja. Hal ini terkait dengan pola pendidikan SMK yang menggunakan sistem ganda yaitu belajar di sekolah dan belajar di industri.

Namun, kendala yang kerap ditemui adalah tidak sebandingnya jumlah industri tempat magang dengan siswa-siswi SMK, yang mana tempat industri sangat terbatas, terang Wagub.
Sehubungan dengan kendala tersebut, Wagub meminta setiap industri yang ada di Provinsi Jambi untuk menerima dan memberikan kesempatan kepada SMK untuk melaksanakan magang, sehingga melalui kerjasama dan kemitraan SMK dan industri (perusahaan) dapat menghasilkan lulusan SMK yang berpengetahuan sekaligus memiliki pengalaman.

Selanjutnya, Wagub menyampaikan pesan kepada para peserta TOT yang terdiri dari para guru SMK untuk mengikuti pelatihan ini secara maksimal sebagai wahana yang bertujuan untuk mempersiapkan SDM berkeunggulan dan bermutu tinggi, khususnya di Provinsi Jambi.
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Myra M. Hanartani, SH, MA memaparkan kondisi ketenagakerjaan di Indonesia, yang intinya masyarakat Indonesia masih sangat membutuhkan peningkatan kualitas, baik dalam skill/keterampilan maupun dalam mental dan karakter.

Myra memaparkan secara singkat permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia, yang terdiri dari tiga hal, yaitu :
1. Lapangan kerja yang sangat terbatas
2. Lapangan kerja yang tersedia tidak terpenuhi. Hal ini karena skill yang kurang memadai dari para pelamar kerja
3. Pelaksanaan hubungan industrial belum optimal
Permasalahan yang ke-3 (pelaksanaan hubungan industrial yang belum optimal) ini lah yang diupayakan untuk ditanggulangi, salah satunya dengan mengadakan pelatihan ini, ujar Myra.

Pada kesempatan tersebut Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja memberikan cindera mata berupa buku-buku tenaga kerja kepada Wagub.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Raflinur, SH menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan sesuatu yang positif guna membantu membekali mental dan pola pikir siswa siswi SMK di Provinsi Jambi dalam memasuki dan menghadapi dunia kerja sembari berharap para peserta TOT dapat menyerap apa yang diberikan dalam pelatihan ini, untuk kemudian ditransfer kepada anak didiknya.

Ketua panitia penyelenggara TOT, Hayani Rumonggan dalam laporannya menyampaikan, peserta pelatihan ini berjumlah 50 orang, terdiri dari guru-guru SMK se Provinsi Jambi dan juga dari provinsi-provinsi lainnya di Nusantara.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Profesi Pembersih Ayam Potongoleh : Jumari Haryadi
11-Des-2014, 12:16 WIB


 
  Profesi Pembersih Ayam Potong Beragam jenis pekerjaan tersedia di sekitar kita, asal kita mau dan tidak malu melakukannya. Salah satu pekerjaan itu adalah menjadi pembersih ayam potong broiler. Tampak beberapa ibu yang tinggal di sekitar kandang ayam Cikeuting Farm Bekasi milik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Semakin Putih Semakin Sibuk 17 Des 2014 19:12 WIB

Satu Aktor Dua Peran 08 Des 2014 18:44 WIB

 
Budaya Menyontek Mendarah Daging 16 Des 2014 19:19 WIB

Antri Demi Kemajuan Bangsa 16 Des 2014 18:00 WIB

 

 
Menghilangkan Stres dengan Musik 15 Des 2014 12:26 WIB

 

 
Etika Social Media 16 Des 2014 19:24 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia