KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
KesehatanTak Perlu Galau Menyikapi Heboh Kasus Vaksin Palsu oleh : Wahyu Ari Wicaksono
28-Jun-2016, 15:14 WIB


 
 
Tak Perlu Galau Menyikapi Heboh Kasus Vaksin Palsu
KabarIndonesia - Terbongkarnya sindikat pemalsu vaksin untuk balita yang telah beraksi selama belasan tahun, sontak membuat banyak kalangan merasa was-was. Tak bisa dipungkiri bahwa mau tak mau kasus ini membuat hilang rasa keamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap keaslian vaksin yang
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Di Gubuk Sesal 30 Jun 2016 17:36 WIB

Ayah 30 Jun 2016 17:22 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Anakku Tertular Virus Menulis 23 Jun 2016 10:38 WIB


 
 
DAERAH

LSM “GELIAT” Desak Pemerintah untuk Lakukan Penggantian Hutan
Oleh : Redi Mulyadi | 14-Feb-2011, 15:14:00 WIB

KabarIndonesia, Kabupaten Tasikmalaya: Sejumlah LSM  yang bergerak di bidang lingkungan hidup di Kabupaten Tasikmalaya bagian utara mendesak pemerintah agar segera mencari lahan pengganti hutan yang dipergunakan untuk proyek pertamina Geothermal Energi (PGE) di wilayah kawasan hutan Kadipaten dan Ciawi.
             
“Karena kami khawatir, jika kawasan hutan yang disulsp menjadi proyek PGE ini tak dicarikan gantinya, maka dampaknya akan sangat berpengaruh terhadap dampak lingkungan di wilayah Pageurageung dan Ciawi.Satu hal yang paling dikhawatirkan warga adalah terganggunya saluran air, mengingat salah satu fungsi hutan adlah sebagai sumber resapan air.
            
“Kami berharap, pemerintah jangan hanya berdiam diri hingga akhirnya melupakan lahan hutan yang digunakan PGE,” ujar Asep Hidayat, Ketua Gerakan Lestari Alam Terpadu (GELIAT) kepada wartawan. Asep Hidayat menjelaskan, pihak Perhutani wilayah Jawa Barat juga harus ngotot minta penggantian lahan hutan yang letaknya tidak jauh dari lahan hutan yang digunakan PGE saat ini, karena  bagaimanapun keberlangsungan lingkungan harus diutamakan, terlebih lahan tersebut digunakan untuk proyek gas bumi yang tentunya akan terjadi pencemaran akibat gas buang.
        
”Secara hukum, lahan hutan yang dialihkan fungsinya untuk proyek harus diganti. Bahkan, Pertamina diwajibkan untuk memberikan atau menyisihkan dananya untuk alam sebesar 20 persen,” ucapnya. Dia menegaskan, lahan hutan pengganti itu penyeimbang lingkungan yang sebelumnya sudah terbentuk.
         
” Khususnya lagi berfungsi tegakan sebagai penyeimbang atau nantinya sebaga peredam polusi udara yang dibuang proyek itu. Artinya wilayah tersebut mutlak harustetap hijau,” katanya.
         
Karena itulah, pemerintah harus mengupayakan adanya lahan hutan pengganti untuk kelestarian lingkungan disekitarnya, dimana wilayah tersebut merupakan DAS hulu Citanduy.Asep melihat, masih banyak hamparan lahan luas di wilayah sekitar Kadipaten dan Ciawi yang bisa dihutankan. “Penggantinya lahan itu wajib, karena yang akan merasakan dampak dari proyek itu bulan maysarakat di wilayah lain, namun masyarakat di wilayah Kadipaten dan Ciawi yang berdekatan dengan proyek itu,” tegas Ketua LSM Geliat.(*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ragam UKM di Masyarakatoleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
13-Jun-2016, 12:58 WIB


 
  Ragam UKM di Masyarakat Harjono, 64 tahun, adalah salah satu pengrajin payung kertas yang masih bertahan di Desa Kwarasan, Juwiring-Klaten. Menurut Pak Harjono di rumahnya, 22/5, serbuan payung lawa/kelelawar -sebutan payung kain berwarna hitam produk China- menyurutkan kejayaan payung kertas Juwiring. Kini para pengrajin
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
TNI Tanggap Bencana 24 Jun 2016 12:59 WIB

 

 
 

 

 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia