KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahRandiman Pantau Drainase Medan Tetap Banjir oleh : Jenda Bangun
08-Feb-2016, 17:38 WIB


 
 
Randiman Pantau Drainase Medan Tetap Banjir
KabarIndonesia - Medan,Meski beberapa waktu belakangan ini Penjabat (Pj) Wali Kota Medan Drs H Randiman Tarigan MAP sering
memantau sarana dainase, namun tampaknya bukan solusi kebanjiran.Hujan yang mengguyur wilayah Sumatera Utara beberapa hari ini membuat sejumlah air sungai di
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Kasus RJ Lino Hukum atau Politik 17 Jan 2016 02:38 WIB

 
Nelayan 02 Feb 2016 18:04 WIB

Bunga 02 Feb 2016 17:59 WIB

 
Sister City Larantuka - Fatima 26 Jan 2016 09:14 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 
 
 
DAERAH

LSM “GELIAT” Desak Pemerintah untuk Lakukan Penggantian Hutan
Oleh : Redi Mulyadi | 14-Feb-2011, 15:14:00 WIB

KabarIndonesia, Kabupaten Tasikmalaya: Sejumlah LSM  yang bergerak di bidang lingkungan hidup di Kabupaten Tasikmalaya bagian utara mendesak pemerintah agar segera mencari lahan pengganti hutan yang dipergunakan untuk proyek pertamina Geothermal Energi (PGE) di wilayah kawasan hutan Kadipaten dan Ciawi.
             
“Karena kami khawatir, jika kawasan hutan yang disulsp menjadi proyek PGE ini tak dicarikan gantinya, maka dampaknya akan sangat berpengaruh terhadap dampak lingkungan di wilayah Pageurageung dan Ciawi.Satu hal yang paling dikhawatirkan warga adalah terganggunya saluran air, mengingat salah satu fungsi hutan adlah sebagai sumber resapan air.
            
“Kami berharap, pemerintah jangan hanya berdiam diri hingga akhirnya melupakan lahan hutan yang digunakan PGE,” ujar Asep Hidayat, Ketua Gerakan Lestari Alam Terpadu (GELIAT) kepada wartawan. Asep Hidayat menjelaskan, pihak Perhutani wilayah Jawa Barat juga harus ngotot minta penggantian lahan hutan yang letaknya tidak jauh dari lahan hutan yang digunakan PGE saat ini, karena  bagaimanapun keberlangsungan lingkungan harus diutamakan, terlebih lahan tersebut digunakan untuk proyek gas bumi yang tentunya akan terjadi pencemaran akibat gas buang.
        
”Secara hukum, lahan hutan yang dialihkan fungsinya untuk proyek harus diganti. Bahkan, Pertamina diwajibkan untuk memberikan atau menyisihkan dananya untuk alam sebesar 20 persen,” ucapnya. Dia menegaskan, lahan hutan pengganti itu penyeimbang lingkungan yang sebelumnya sudah terbentuk.
         
” Khususnya lagi berfungsi tegakan sebagai penyeimbang atau nantinya sebaga peredam polusi udara yang dibuang proyek itu. Artinya wilayah tersebut mutlak harustetap hijau,” katanya.
         
Karena itulah, pemerintah harus mengupayakan adanya lahan hutan pengganti untuk kelestarian lingkungan disekitarnya, dimana wilayah tersebut merupakan DAS hulu Citanduy.Asep melihat, masih banyak hamparan lahan luas di wilayah sekitar Kadipaten dan Ciawi yang bisa dihutankan. “Penggantinya lahan itu wajib, karena yang akan merasakan dampak dari proyek itu bulan maysarakat di wilayah lain, namun masyarakat di wilayah Kadipaten dan Ciawi yang berdekatan dengan proyek itu,” tegas Ketua LSM Geliat.(*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Banjiroleh : Jenda Bangun
09-Feb-2016, 19:24 WIB


 
  Banjir Meski air meluap namun warga tetap beraktivitas di pinggir Sungai Babura Padang Bulan Medan, Sumatera Utara, kemarin. Hujan deras yang terjadi menyebabkan sejumlah rumah di kota Medan terendam banjir luapan Sungai Deli, sungai Babura dan Sungai Sei Mencirim.(*)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 

 

 

 
Yuk, Kita Jadi Penulis! 29 Jan 2016 14:28 WIB


 

 
 

 

 
Confreria Reinha Rosari Larantuka 26 Jan 2016 09:33 WIB

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia