KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Lingkungan HidupWALHI: Kabinet Jokowi, Tempatkan Lingkungan Hidup di Bidang Kelas Kedua oleh : Wahyu Ari Wicaksono
25-Okt-2014, 09:55 WIB


 
 
WALHI: Kabinet Jokowi, Tempatkan Lingkungan Hidup di Bidang Kelas Kedua
KabarIndonesia - Sejak pelantikan 20 Oktober 2014, rakyat Indonesia menunggu dengan bersemangat pengumuman kabinet presiden Jokowi. Pengumuman ini tentunya membawa pesan harapan akan adanya    Pemerintahan yang
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Tak Datang 23 Okt 2014 17:37 WIB

Karyawan (Tak) Setia 16 Okt 2014 17:37 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
DAERAH

LSM “GELIAT” Desak Pemerintah untuk Lakukan Penggantian Hutan
Oleh : Redi Mulyadi | 14-Feb-2011, 15:14:00 WIB

KabarIndonesia, Kabupaten Tasikmalaya: Sejumlah LSM  yang bergerak di bidang lingkungan hidup di Kabupaten Tasikmalaya bagian utara mendesak pemerintah agar segera mencari lahan pengganti hutan yang dipergunakan untuk proyek pertamina Geothermal Energi (PGE) di wilayah kawasan hutan Kadipaten dan Ciawi.
             
“Karena kami khawatir, jika kawasan hutan yang disulsp menjadi proyek PGE ini tak dicarikan gantinya, maka dampaknya akan sangat berpengaruh terhadap dampak lingkungan di wilayah Pageurageung dan Ciawi.Satu hal yang paling dikhawatirkan warga adalah terganggunya saluran air, mengingat salah satu fungsi hutan adlah sebagai sumber resapan air.
            
“Kami berharap, pemerintah jangan hanya berdiam diri hingga akhirnya melupakan lahan hutan yang digunakan PGE,” ujar Asep Hidayat, Ketua Gerakan Lestari Alam Terpadu (GELIAT) kepada wartawan. Asep Hidayat menjelaskan, pihak Perhutani wilayah Jawa Barat juga harus ngotot minta penggantian lahan hutan yang letaknya tidak jauh dari lahan hutan yang digunakan PGE saat ini, karena  bagaimanapun keberlangsungan lingkungan harus diutamakan, terlebih lahan tersebut digunakan untuk proyek gas bumi yang tentunya akan terjadi pencemaran akibat gas buang.
        
”Secara hukum, lahan hutan yang dialihkan fungsinya untuk proyek harus diganti. Bahkan, Pertamina diwajibkan untuk memberikan atau menyisihkan dananya untuk alam sebesar 20 persen,” ucapnya. Dia menegaskan, lahan hutan pengganti itu penyeimbang lingkungan yang sebelumnya sudah terbentuk.
         
” Khususnya lagi berfungsi tegakan sebagai penyeimbang atau nantinya sebaga peredam polusi udara yang dibuang proyek itu. Artinya wilayah tersebut mutlak harustetap hijau,” katanya.
         
Karena itulah, pemerintah harus mengupayakan adanya lahan hutan pengganti untuk kelestarian lingkungan disekitarnya, dimana wilayah tersebut merupakan DAS hulu Citanduy.Asep melihat, masih banyak hamparan lahan luas di wilayah sekitar Kadipaten dan Ciawi yang bisa dihutankan. “Penggantinya lahan itu wajib, karena yang akan merasakan dampak dari proyek itu bulan maysarakat di wilayah lain, namun masyarakat di wilayah Kadipaten dan Ciawi yang berdekatan dengan proyek itu,” tegas Ketua LSM Geliat.(*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mungkinkah Suami Mengasuh Anak?oleh : Jumari Haryadi
17-Okt-2014, 23:18 WIB


 
  Mungkinkah Suami Mengasuh Anak? Tugas istri adalah mengasuh anak, namun peluang kerja untuk pria terbatas, terkadang posisinya terbalik. Justru istri bekerja menjadi TKI di luar negeri, sementara suami mengasuh anak di rumah. Pasangan suami istri sebaiknya berbagi peran mengasuh anaknya. Misalnya ketika
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Sastra Tanpa Riset 05 Okt 2014 10:09 WIB

 

 
Idul Adha di Leipzig 08 Okt 2014 13:16 WIB


 

 

 

 
Memimpin dengan Kepala dan Hati 20 Okt 2014 12:40 WIB


 

 

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB

 
Selamat Melayani Pertua-Diaken 12 Okt 2014 11:13 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia