KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PemiluPasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla Memenangkan Pilpres 2014 oleh : Badiyo
26-Jul-2014, 23:44 WIB


 
 
Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla Memenangkan Pilpres 2014
KabarIndonesia – Jakarta, Dalam rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara nasional Pemilihan Presiden (Pilpres), yang berlangsung hari Selasa (22/7) mulai pukul 10.00 hingga pukul 22.00 WIB, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Terima Kasih dari Pengguna Jasa 28 Jul 2014 11:56 WIB

Keniscayaan 23 Jul 2014 05:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ditha dan Dina Dukung Argentina! 13 Jul 2014 05:44 WIB


 
Mudik Gratis Bersama Jasa Raharja 26 Jul 2014 23:41 WIB

Resep Pribadi Plecing Kangkung 15 Mei 2014 00:19 WIB

 
 
DAERAH

Empat Lawang Rawan Perampokan
Oleh : Syamsul Fikri | 24-Feb-2011, 21:15:43 WIB

KabarIndonesia - Dalam kurun waktu lima bulan terakhir, wilayah hukum Kabupaten Empat Lawang, tergolong salah satu wilayah di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang mulai rawan terhadap kasus tindak kriminalitas. Aksi perampokan dan penodongan hampir setiap hari terjadi di tengah-tengah kehidupan masyarakat setempat.

Maraknya aksi perampokan tidak dapat diketahui secara pasti bila hanya mengandalkan laporan masyarakat terhadap aparat kepolisian. Akan tetapi, maraknya kasus perampokan ini dapat diketahui bila berkunjung langsung ke Kabupaten Empat Lawang. Sebagian besar para korban tidak melaporkan kasus yang telah menimpanya, lantaran masih mengikuti budaya main tebus terhadap para tersangka pelaku.

Kesadaran masyarakat untuk melaporkan kasus yang menimpanya ke aparat kepolisian bukan tidak beralasan. Mereka (para korban, red) enggan melapor dikarenakan lambannya aparat kepolisian dalam mengungkap kasus laporan masyarakat.

Ragam pendapat dilontarkan masyarakat tatkala ditanya alas an kenapa mereka tidak melapor ke aparat kepolisian. Ada yang berpendapat kalau mereka percuma melaporkan kejadian yang menimpanya, karena polisi dianggap tidak akan serius menangani kasus mereka. Ada pula yang beranggapan kalau polisi tidak pernah menindaklanjuti kasus yang mereka laporkan.

‘'Untuk apa melapor ke polisi kalau kasus perampokan yang menimpa kita tidak juga terungkap. Karena kami menganggap polisi khususnya yang ada di Kabupaten Empat Lawang kewalahan menangani banyaknya kasus tindak kriminalitas seperti perampokan, penodongan dan pencurian. Sedangkan personil polisinya sangat minim,'' ungkap Manto, warga Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumsel.

Menurut Manto, keengganan masyarakat melapor ke polisi juga dikarenakan masih membudayanya aksi main tebus antara jaringan pelaku dengan korban. Dengan cara main tebus, masyarakat lebih memilih mengeluarkan sejumlah uang untuk menebus barang miliknya yang dirampok pelaku ketimbang melaporkan kejadian yang menimpanya ke polisi.

‘'Karena masyarakat menilai dengan cara main tebus, maka barang ataupun kendaraan yang dirampok bisa kembali di temukan. Kalau melapor ke polisi terkadang masyarakat telah mengeluarkan uang, tetapi jangankan harta yang hilang  bisa kembali ditemukan, tapi justru kasusnya pun tidak terungkap sama sekali,'' ujarnya.

Melihat maraknya berbagai kasus tindak kriminalitas yang terjadi akhir-akhir ini, hendaknya menjadi perhatian jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Karena dengan belum terbentuknya kepolisian resort (Polres) sebagaimana terbentuk di kabupaten lain di Sumsel, maka personil polisi tentu sangat minim. ‘'Sudah sewajarnya pembentukan Polres segera dilakukan, mengingat pertumbuhan penduduk di kabupaten termuda di Sumsel ini sangat pesat dan kasus tindak kriminalitas juga telah menjadi momok menakutkan ditengah-tengah masyarakat,'' tegasnya.

Dari hasil pendataan dilapangan, para korban perampokan umumnya adalah para pengendara kendaraan roda dua yang melintasi wilayah kecamatan. Daerah yang dikenal cukup rawan terjadi perampokan, yakni wilayah Kecamatan Ulu Musi, Pendopo, Muara Pinang, Lintang Kanan dan Pasemah Air Keruh (Paiker). Di lima wilayah Kecamatan ini, kasus perampokan hampir setiap hari terjadi.

Menanggapi maraknya kasus perampokan ini, anggota Komisi I DPRD Empat Lawang M Holil mengatakan lambannya pembentukan Polres Empat Lawang sangat berdampak pada perekonomian masyarakat dan perkembangan pembangunan kabupaten dengan semboyan Saling Keruani Sangi Kerawati. ‘'Kurang amannya suatu wilayah tentu akan berdampak kurang baiknya perekonomian masyarakat. Disamping itu pembangunan tidak dapat berkembang dengan cepat, karena ada rasa enggan terhadap para investor untuk menanamkan modalnya di Empat Lawang. Investor sudah jelas takut,'' tegas Holil.

Dikatakannya, pembentukan Polres Empat Lawang seharusnya sudah dilakukan sejak kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Lahat ini diresmikan  menjadi kabupaten defenitif 20 April 2008 silam. ‘'Kami juga heran kenapa Polres belum terbentuk, apa mungkin kurangnya lobby para pimpinan di pemerintahan Kabupaten Empat Lawang sehingga pucuk pimpinan Polri sebaliknya kurang memperhatikan perlunya pembentukan Polres,'' sindirnya.

Selaku wakil rakyat, Holil meminta kepada jajaran Polri hendaknya dapat memikirkan situasi keamanan wilayah Kabupaten Empat Lawang yang akhir-akhir ini semakin rawan tindak kriminalitas. ‘'Sekali lagi kami berharap Polres Empat Lawang segera dibentuk, karena bila tetap dengan kondisi seperti sekarang ini kamtibmas akan terus mengganggu ketenangan warga,'' ujarnya.

Bila memperhatikan kondisi wilayah Kabupaten Empat Lawang yang memiliki luas wilayah 2.256,44 kilometer persegi dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 216.422 jiwa yang tersebar pada 154 desa/kelurahan, suatu hal yang sudah tidak memungkinkan hanya mengandalkan pengamanan dari aparat kepolisian sektor (Polsek) yang jumlah personilnya jauh lebih minim.

Sebagaimana diketahui, untuk mewujudkan terbentuknya Polres, jajaran pemerintahan kabupaten (Pemkab) Empat Lawang telah menyiapkan lokasi strategis dan akan mendukung penuh pembangunan markas kepolisian resort (Mapolres) tersebut. ‘'Kita dukung sepenuhnya pembangunan Mapolres Empat Lawang. Saat ini kita telah menyiapkan lahan untuk lokasi pembangunan Mapolres itu nanti,'' demikian pernah diungkapkan Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri SE MM (HBA), ketika menerima kunjungan kerja Kapolda Sumsel ke Kabupaten Empat Lawang.

Malahan untuk lahan yang disiapkan bukan hanya di satu lokasi saja. ‘'Bila lokasi Mapolres cocok di kawasan Talang Gunung atau kawasan Jalan Poros, kita sudah menyiapkan lokasi lahan yang dipastikan cukup untuk dibangun Mapolres berikut asrama,'' ujarnya.

Menyikapi rawannya gangguan kamtibmas, Bupati Budi Antoni menghimbau masyarakat untuk lebih menggiatkan sistem pos pengamanan lingkungan (Poskamling) di desanya masing-masing. ‘'Untuk menjaga keamanan lingkungan tentu bukan hanya tugas polisi saja, masyarakat dihimbau untuk menggiatkan Poskamling agar dapat terhindar dari gangguan kamtibmas,'' himbaunya.(*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Miniatur Masjid Bahan Bekasoleh : Johanes Krisnomo
25-Jul-2014, 00:40 WIB


 
  Miniatur Masjid Bahan Bekas Jelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H, mengundang kreatifitas untuk membuat karya unik berupa minatur sebuah masjid dari barang-barang bekas seperti kardus, kaleng dan bola plastik. Contohnya, Rudi Iskandar (38 thn), karyawan PT. Ultrajaya di Padalarang, Bandung, menyumbangkan hasil karyanya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
PILPRES 2014: Tidak Perlu Fanatik 07 Jul 2014 19:08 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Mantan Pengguna Perlu Pertolongan 15 Jul 2014 23:00 WIB


 
Kampanye LEBE 28 Apr 2014 07:21 WIB

 
Tak Selamanya Teknologi Mahal 03 Jun 2014 09:05 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia