KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalAktifnya Aliran Massa Udara Basah, Picu Cuaca Ekstrim Sejumlah Wilayah Indonesia oleh : Rohmah S
26-Apr-2018, 10:54 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Kejadian cuaca ekstrem di beberapa daerah seperti hujan disertai puting beliung di Jogjakarta dan Minahasa, banjir di Cilegon dan Bumi Ayu pada saat musim peralihan dari penghujan menuju kemarau menimbulkan banyak pertanyaan di masyarakat, berikut penjelasan Drs.
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Ibu 25 Apr 2018 16:27 WIB

Pemimpin 01 Mar 2018 12:42 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Pemkab Pacitan Minim Perhatikan Olahraga

 
DAERAH

Pemkab Pacitan Minim Perhatikan Olahraga
Oleh : Muh Nurcholis | 28-Mei-2013, 04:54:15 WIB

KabarIndonesia – Pacitan, KONI Kabupaten Pacitan tak berani menjanjikan bonus uang ataupun hadiah lainnya dalam bentuk barang, kepada atlet binaannya sekalipun berhasil menjuarai Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV Jatim, 23-30 Juni 2013. Sekretaris KONI Pacitan, Masruri Abdul Ghoni, Kamis (23/5), mengatakan, keterbatasan alokasi anggaran yang disediakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan membuat pihaknya tidak bisa menyediakan bonus spesial untuk merangsang atlet-atletnya dalam kepesertaan Porprov Jatim.

“Kalaupun ada (bonus), nilainya sangat kecil. Jauh dari ideal dibandingkan Magetan atau Ngawi yang memang diberi anggaran khusus untuk bonus atlet,” terangnya kepada Pewarta HOKI.

Diungkapkan pula, tahun 2013 ini KONI Pacitan hanya memperoleh jatah anggaran operasional sebesar Rp 500 juta. Rinciannya untuk akomodasi dan keikutsertaan dalam Porprov Jatim 2013 sebesar Rp 400 juta dan pusat pelatihan daerah (puslatda) atlet sebesar Rp100 juta. Menurut Abdul Ghoni, keterbatasan anggaran itu membuat KONI tidak bisa berbuat banyak dalam hal penyediaan bonus atlet, kecuali sekadar tali asih tanda penghargaan.

Ia memberi gambaran, besaran hadiah bagi atlet yang berhasil meraih emas hanya sekitar Rp1 juta, sementara peraih perak akan mendapat uang pembinaan sebesar Rp 750 ribu, dan peraih perunggu sekitar Rp 500-an ribu. Minimnya anggaran untuk bonus atlet peraih juara Porprov tersebut diakui Masruri Abdul Ghoni sebagai kendala serius KONI Pacitan dalam mencapai target pendulangan piala dalam Porprov Jatim.

Ia membandingkan dengan persiapan atlet Porprov Jatim di daerah-daerah lain, seperti Magetan dan Ngawi. Di dua daerah yang disebut terakhir itu, setiap atlet peraih emas dijanjikan bonus hingga puluhan juta, demikian juga dengan peraih perak serta perunggu. “KONI Magetan misalnya, mereka menyediakan bonus bagi peraih emas hadiah sebesar Rp 25 juta, di Ngawi Rp 10 juta. Bagaimanapun masalah ini kami sadari akan mempengaruhi motivasi atlit,” tambahnya.

Namun, Masruri Abdul Ghoni menegaskan pihaknya akan terus berupaya mencarikan tambahan bonus bagi atlet peraih juara Porprov Jatim, salah satunya dengan mencari sponsor untuk masing-masing cabang olahraga yang diikuti kontingen Pacitan. “Sudah ada pendekatan dan pembicaraan dengan beberapa pihak, namun kami belum bisa sampaikan hasilnya. Masih diupayakan,” ujarnya.

Dalam Porprov Jatim tahun 2011 di Kediri-Tulungagung-Trenggalek yang memperlombakan 26 cabang olahraga, kontingen Pacitan berhasil meraup empat medali emas, tiga medali perak, dan delapan medali perunggu. Saat itu, medali disumbang oleh atlet cabor angkat besi (tiga medali emas) dan catur (satu medali emas).

Disebutkan, Porprov IV Jatim 2013 yang digelar di Madiun, Ponorogo, serta Pacitan akan mempertandingkan 30 cabang olahraga (cabor), dan KONI Pacitan mematok target perolehan lima medali emas dari 19 cabor yang diikuti. Beberapa cabor yang diharapkan bisa menyumbang medali tersebut di antaranya adalah angkat besi, catur, sepak takraw serta panjat tebing. (*)

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/  
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com  
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Pelari Indonesia Pertama di FWD North Pole Marathon 2018 Wakil Direktur Utama FWD Life, Rudi Kamdani (kiri) sedang memberikan jaket FWD Life kepada Pelari Maraton Indonesia, Fedi Fianto (kanan) sebagai simbol FWD Life resmi melepas Fedi sebelum keberangkatannya ke Kutub Utara.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Pengabdian Tentara di Pojok Desa 10 Apr 2018 14:27 WIB

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia