KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PolitikRENUNGAN: Krisis Moneter Indonesia 1998 oleh : Wahyu Barata
30-Jul-2014, 02:41 WIB


 
  KabarIndonesia - Setelah beberapa dekade terbuai oleh pertumbuhan yang sangat mengagumkan, di tahun 1998 ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sangat hebat hingga menjadi tragedi. Keadaannya berlangsung sangat tragis dan tercatat sebagai periode paling suram dalam sejarah perekonomian Indonesia. Mungkin kita akan
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Terima Kasih dari Pengguna Jasa 28 Jul 2014 11:56 WIB

Keniscayaan 23 Jul 2014 05:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ditha dan Dina Dukung Argentina! 13 Jul 2014 05:44 WIB


 
Mudik Gratis Bersama Jasa Raharja 26 Jul 2014 23:41 WIB

Resep Pribadi Plecing Kangkung 15 Mei 2014 00:19 WIB

 

Pemkab Pacitan Minim Perhatikan Olahraga

 
DAERAH

Pemkab Pacitan Minim Perhatikan Olahraga
Oleh : Muh Nurcholis | 28-Mei-2013, 04:54:15 WIB

KabarIndonesia – Pacitan, KONI Kabupaten Pacitan tak berani menjanjikan bonus uang ataupun hadiah lainnya dalam bentuk barang, kepada atlet binaannya sekalipun berhasil menjuarai Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV Jatim, 23-30 Juni 2013. Sekretaris KONI Pacitan, Masruri Abdul Ghoni, Kamis (23/5), mengatakan, keterbatasan alokasi anggaran yang disediakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan membuat pihaknya tidak bisa menyediakan bonus spesial untuk merangsang atlet-atletnya dalam kepesertaan Porprov Jatim.

“Kalaupun ada (bonus), nilainya sangat kecil. Jauh dari ideal dibandingkan Magetan atau Ngawi yang memang diberi anggaran khusus untuk bonus atlet,” terangnya kepada Pewarta HOKI.

Diungkapkan pula, tahun 2013 ini KONI Pacitan hanya memperoleh jatah anggaran operasional sebesar Rp 500 juta. Rinciannya untuk akomodasi dan keikutsertaan dalam Porprov Jatim 2013 sebesar Rp 400 juta dan pusat pelatihan daerah (puslatda) atlet sebesar Rp100 juta. Menurut Abdul Ghoni, keterbatasan anggaran itu membuat KONI tidak bisa berbuat banyak dalam hal penyediaan bonus atlet, kecuali sekadar tali asih tanda penghargaan.

Ia memberi gambaran, besaran hadiah bagi atlet yang berhasil meraih emas hanya sekitar Rp1 juta, sementara peraih perak akan mendapat uang pembinaan sebesar Rp 750 ribu, dan peraih perunggu sekitar Rp 500-an ribu. Minimnya anggaran untuk bonus atlet peraih juara Porprov tersebut diakui Masruri Abdul Ghoni sebagai kendala serius KONI Pacitan dalam mencapai target pendulangan piala dalam Porprov Jatim.

Ia membandingkan dengan persiapan atlet Porprov Jatim di daerah-daerah lain, seperti Magetan dan Ngawi. Di dua daerah yang disebut terakhir itu, setiap atlet peraih emas dijanjikan bonus hingga puluhan juta, demikian juga dengan peraih perak serta perunggu. “KONI Magetan misalnya, mereka menyediakan bonus bagi peraih emas hadiah sebesar Rp 25 juta, di Ngawi Rp 10 juta. Bagaimanapun masalah ini kami sadari akan mempengaruhi motivasi atlit,” tambahnya.

Namun, Masruri Abdul Ghoni menegaskan pihaknya akan terus berupaya mencarikan tambahan bonus bagi atlet peraih juara Porprov Jatim, salah satunya dengan mencari sponsor untuk masing-masing cabang olahraga yang diikuti kontingen Pacitan. “Sudah ada pendekatan dan pembicaraan dengan beberapa pihak, namun kami belum bisa sampaikan hasilnya. Masih diupayakan,” ujarnya.

Dalam Porprov Jatim tahun 2011 di Kediri-Tulungagung-Trenggalek yang memperlombakan 26 cabang olahraga, kontingen Pacitan berhasil meraup empat medali emas, tiga medali perak, dan delapan medali perunggu. Saat itu, medali disumbang oleh atlet cabor angkat besi (tiga medali emas) dan catur (satu medali emas).

Disebutkan, Porprov IV Jatim 2013 yang digelar di Madiun, Ponorogo, serta Pacitan akan mempertandingkan 30 cabang olahraga (cabor), dan KONI Pacitan mematok target perolehan lima medali emas dari 19 cabor yang diikuti. Beberapa cabor yang diharapkan bisa menyumbang medali tersebut di antaranya adalah angkat besi, catur, sepak takraw serta panjat tebing. (*)

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/  
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com  
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Miniatur Masjid Bahan Bekasoleh : Johanes Krisnomo
25-Jul-2014, 00:40 WIB


 
  Miniatur Masjid Bahan Bekas Jelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H, mengundang kreatifitas untuk membuat karya unik berupa minatur sebuah masjid dari barang-barang bekas seperti kardus, kaleng dan bola plastik. Contohnya, Rudi Iskandar (38 thn), karyawan PT. Ultrajaya di Padalarang, Bandung, menyumbangkan hasil karyanya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
PILPRES 2014: Tidak Perlu Fanatik 07 Jul 2014 19:08 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Mantan Pengguna Perlu Pertolongan 15 Jul 2014 23:00 WIB


 
Kampanye LEBE 28 Apr 2014 07:21 WIB

 
Tak Selamanya Teknologi Mahal 03 Jun 2014 09:05 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia