KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPemerintah Nyatakan Tiga Hari Berkabung Nasional atas Wafatnya Habibie oleh : Danny Melani Butarbutar
11-Sep-2019, 14:48 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Dikabarkan, pada hari ini Rabu (11/9/2019) sekitar pukul 18,05 WIB, Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie (B J Habibie), telah meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, pada usia 83 tahun. Jenazah almarhum telah diberangkatkan dari
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Siapa Kau Siapa Aku? 02 Sep 2019 10:28 WIB

AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

3 Hari Pasca Banjir Ponorogo

 
DAERAH

3 Hari Pasca Banjir Ponorogo
Oleh : Welly Budhi Santoso | 01-Jan-2008, 07:51:51 WIB

KabarIndonesia - 3 Hari setelah Banjir (28 December 2007)

Jum'at Sore pukul 14:00 Wib kami meluncur ke wilayah Pengkol tepatnya dusun krikil dengan membawa bantuan berupa air bersih, mie instant dan pakaian. Dengan beranggotakan +/- 14 orang rombongan menyusuri daerah-daerah kritis. Sampai hari ke 3 banjir, daerah tersebut belum terjamah oleh bantuan akibat terisolir banjir yang cukup tinggi sampai hari ke 2 hingga kami sampai pada wilayah tersebut.

"Inilah pemandangan termahal yang pernah kami lihat, seorang tua demi mendapatkan bantuan air minum melakukan jalan pintas dengan mencuci jirigen bekas minyak tanah dengan air sisa banjir, setelah dua hari tidak tersentuh makanan dan minuman". Pemandangan yang sangat memprihatinkan terjadi di wilayah tersebut, krisis air bersih, bahan makan, dan listrik padam selama 3 hari. Sore itu kami selesai membagikan bantuan dengan cara door to door dengan system menyisir tempat-tempat yang relative sulit dijangkau pada pukul 5.00 sore.

Kondisi penduduk yang sangat memprihatinkan membuat kami belum tega untuk menghentikan proses distribusi bantuan, sehingga sore sehabis maghrib kami kembali dengan membawa logistic yang diperlukan. Perjalanan panjang menembus pekatnya kegelapan malam tidak menyurutkan semangat team untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Gelap dan Pekat. Sambutan hangat dan senyum lugu dari penduduk penduduk desa yang kami datangi dari rumah ke rumah benar-benar telah membakar semangat kami untuk terus membagi-bagikan kebutuhan bantuan logistik, obat-obatan, air bersih dan lilin, meski gerimis terus membayangi kami di sepanjang perjalanan malam itu. Kami tidak merasakan perjalan panjang sejauh 10 Km kami tempuh dengan berjalan kaki hingga waktu telah menunjukkan pukul 22.00 WIB malam. Kami tidak tahu persis berapa banyak penduduk yang belum kebagian bantuan, sebab malam itu gerimis kian lebat, dan gelap juga sangat pekat.

Atas pertimbangan kelelahan kami dan juga penduduk yang malam itu mulai bisa tidur, kami memutuskan untuk istirahat, dan saat berita ini kami turunkan, kami bersiap kembali meneruskan ekspedisi kami dalam rangka mendistribusikan bantuan di wilayah Pengkol Pedalaman. Dari pengamatan kami, penduduk di wilayah tersebut sangat membutuhkan bantuan logistik berupa penerangan, obat-obatan luka pada kaki, air bersih dan makanan yang tahan terhadap basi. Oleh sebab itu, pada hari ke 4 banjir ini kami bersiap meluncur kembali ke Pengkol dengan membawa kebutuhan-kebutuhan itu.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia