KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiTerbuka Kesempatan Magang di Harian Online KabarIndonesia oleh : Redaksi-kabarindonesia
24-Apr-2019, 03:27 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bila Anda seorang mahasiswa/mahasiswi dari berbagai fakultas di wilayah Indonesia dan memiliki minat di dunia media online termasuk penulisan artikel dan pengeditan, redaksi Harian Online KabarIndonesia (HOKI) memberikan kesempatan magang di HOKI selama satu tahun sebagai Tim Redaktur.
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Pasangan Abadi 13 Apr 2019 04:16 WIB

Sepenggal Kisah dari Menoreh (2) 24 Mar 2019 06:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Aroma Money Politik Merabak, Pembodohan Demokrasi Paling Primitif

 
DAERAH

Aroma Money Politik Merabak, Pembodohan Demokrasi Paling Primitif
Oleh : Adi Putra | 11-Feb-2019, 08:12:33 WIB

KabarIndonesia - Kota Baru Kalsel, Memasuki masa kampanye Pemilu 2019, aroma money politik ditengarai sedang berlangsung dan tercium kuat. Beredar di masyarakat tentang massifnya pembelian suara yang dilakukan oleh oknum-oknum Politisi. Desas-desus di kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, harga per suara di banderol antara 200 hingga 500 ribu. Lebih parahnya lagi, ditengarai hampir semua elemen masyarakat seolah menganggap money politik sebagai hal yang lumrah dengan berbagai dalih.

Kondisi itu mengundang keprihatinan salah satu Caleg dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kotabaru, Syahrani, S.Ag. Menurutnya, memang sangat memprihatinkan, karena ditengah upaya memperbaiki pengelolaan pemerintahan yang bersih, money politik justru semakin menjadi-jadi. "Ini paradoks demokrasi kita, publik berharap pejabat yang bersih dan tidak korup tapi permisif dengan money politik", terangnya saat diwawancarai (Senin, 11 februari 2019).

Mahasiswa Magister di STFI ShadraJakarta ini mengaku sedih melihat situasi perpolitikan di daerahnya. "Di dapil saya ( Dapil Kotabaru 2, red), saat anda akan bersosialisasi atau kampanye, pertama kali ditanyakan ada amplopnya apa tidak", terangnya lagi. "Padahal money politik itu kan bentuk paling primitif dari pembodohan politik", tegasnya dengan senyum kecut. "Kedaulatan dan hak-hak demokratis rakyat yang nilainya tak terhingga itu ditukar dengan nominal uang yang tidak seberapa. 200 ribu ditukar dengan ratusan milyar hingga triliunan uang yang ada di APBN dan APBD, itu pembodohan paling memalukan", tegasnya lagi.

Oleh karena itu, pria yang aktif di lembaga kajian demokrasi ini berharap agar situasi itu segera dihentikan.  "Komitmen anti korupsi dilihat dari seberapa besar penolakan seorang caleg terhadap money politik", tambahnya lagi. "Keteladanan  itu kuncinya. Caleg harus memberikan contoh bahwa ia tidak akan money politik untuk alasan apapun. Dari situlah kita berharap ke depan demokrasi kita akan lebihh baik lagi", pungkasnya.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Hanya Satu Produk Indonesia di "Asia Society and Museum"oleh : Fida Abbott
21-Apr-2019, 05:24 WIB


 
  Hanya Satu Produk Indonesia di "Asia Society and Museum" berlokasi di 725 Park Ave, New York, NY 10021; berukuran tidak besar; memiliki dua lantai dan lantai bawah tanah. Lantai pertama untuk pendaftaran para tamu yang berkunjung, kafe, dan toko suvenir. Lantai dua untuk museum yang
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Batu Bertuah (1) 25 Apr 2019 16:15 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia