KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia - Pada Nukilan Buku Jokowi Utusan Semesta: Sekali Lagi Semesta Membuktikan Tidak Pernah Ingkar Janji bagian (5) kita telah melihat bagaimana Jokowi-JK yang saya istilahkan sebagai penumpang gelap Pilpres 2014 ternyata bisa mematahkan analisa dan prediksi banyak orang dengan
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sayapku Telah Patah 08 Jul 2019 10:34 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
DAERAH

Beras SRI Tasik Ikut Pameran di Jerman
Oleh : Redi Mulyadi | 30-Des-2009, 22:36:44 WIB

KabarIndonesia - Setelah berhasil melakukan ekspor beras ke Amerika Serikat dan sejumlah negara lain, produk padi organik dari teknik penanaman dengan system rice intensification (SRI) Kabupaten Tasikmalaya akan ikut dipamerkan dalam pameran produk ramah lingkungan di Jerman pada Januari 2010 mendatang.      

Demikian diungkapkan Ir. H. Henry Nugroho MP, Kepala Dinas Pertanian Tasikmalaya kepada KabarIndonesia di ruang kerjanya, kemarin.

“Setelah mengikuti ajang pameran di Jerman tersebut, maka diharapkan  permintaan terhadap ekspor beras organik akan terus meningkat. Dengan demikian, dapat lebih melambungkan nama Kabupaten Tasikmalaya khususnya, juga ikut mengharumkan nama Indonesia di kancah perdagangan produk ramah lingkungan di dunia,” ujarnya.      

Henry Nugroho mengatakan, saat ini ekspor ke Malaysia masih menunggu kapal dan barangnya sudah terkumpul di gudang sebanyak 18 ton, dengan kemasan yang dibikin sendiri dalam ukuran masing-masing 2 kg.      

Sedangkan ekspor lain yang saat ini masih berada dalam daftar tunggu adalah ekspor ke Singapura. Sebab, negara tersebut meminta ekspor dengan kemasan plastik sesuai desain dan permintaannya.

”Namun, kami menetapkan juga desain dari kami dengan tertera label Kabupaten Tasikmalaya, sertifikasi dari IMO Swiss, dan sejumlah hal lain yang merupakan hak produk kami,” tegas Henry.      

Dengan cukup tingginya permintaan ekspor ke sejumlah Negara, menurut Ketua Gapoktan Simpatik Uu Saeful Bahri, tentu saja membuat para petani padi SRI Kabupaten Tasikmalaya kesulitan melakukan pemilihan berasnya yang hingga saat ini masih dilakukan secara manual.

“Jika harus membeli color sortir, harganya sangat mahal mencapai Rp. 750 juta. Dengan cara manual, maka  dalam sehari warga yang dipekerjakan memilah beras hanya mampu menghasilkan 5 kg,” tuturnya.(*)





Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com       

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Cara Asik Menikmati Mudik 23 Mei 2019 13:11 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia