KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilEyang Dokter dan Kemenangan Kehidupan oleh : Kabarindonesia
22-Mei-2019, 08:38 WIB


 
 
KabaIndonesia - Bagi sebagian besar orang, menulis narasi kehidupan dalam bentuk autobiografi adalah percuma dan membuang-buang waktu. Tidak sedikit pula orang yang menganggap bahwa hidup terlalu biasa untuk dituliskan menjadi sebuah autobiografi. Tidak ada yang menarik dalam kehidupan, begitulah anggapan
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Menunggu 19 Mei 2019 16:15 WIB

SYEH SITI JENAR 16 Mei 2019 15:44 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Mengenang Peristiwa 21 Mei 1998 22 Mei 2019 14:14 WIB

 
 
DAERAH

Beras SRI Tasik Ikut Pameran di Jerman
Oleh : Redi Mulyadi | 30-Des-2009, 22:36:44 WIB

KabarIndonesia - Setelah berhasil melakukan ekspor beras ke Amerika Serikat dan sejumlah negara lain, produk padi organik dari teknik penanaman dengan system rice intensification (SRI) Kabupaten Tasikmalaya akan ikut dipamerkan dalam pameran produk ramah lingkungan di Jerman pada Januari 2010 mendatang.      

Demikian diungkapkan Ir. H. Henry Nugroho MP, Kepala Dinas Pertanian Tasikmalaya kepada KabarIndonesia di ruang kerjanya, kemarin.

“Setelah mengikuti ajang pameran di Jerman tersebut, maka diharapkan  permintaan terhadap ekspor beras organik akan terus meningkat. Dengan demikian, dapat lebih melambungkan nama Kabupaten Tasikmalaya khususnya, juga ikut mengharumkan nama Indonesia di kancah perdagangan produk ramah lingkungan di dunia,” ujarnya.      

Henry Nugroho mengatakan, saat ini ekspor ke Malaysia masih menunggu kapal dan barangnya sudah terkumpul di gudang sebanyak 18 ton, dengan kemasan yang dibikin sendiri dalam ukuran masing-masing 2 kg.      

Sedangkan ekspor lain yang saat ini masih berada dalam daftar tunggu adalah ekspor ke Singapura. Sebab, negara tersebut meminta ekspor dengan kemasan plastik sesuai desain dan permintaannya.

”Namun, kami menetapkan juga desain dari kami dengan tertera label Kabupaten Tasikmalaya, sertifikasi dari IMO Swiss, dan sejumlah hal lain yang merupakan hak produk kami,” tegas Henry.      

Dengan cukup tingginya permintaan ekspor ke sejumlah Negara, menurut Ketua Gapoktan Simpatik Uu Saeful Bahri, tentu saja membuat para petani padi SRI Kabupaten Tasikmalaya kesulitan melakukan pemilihan berasnya yang hingga saat ini masih dilakukan secara manual.

“Jika harus membeli color sortir, harganya sangat mahal mencapai Rp. 750 juta. Dengan cara manual, maka  dalam sehari warga yang dipekerjakan memilah beras hanya mampu menghasilkan 5 kg,” tuturnya.(*)





Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com       

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Persiapan Puasa Sahur Dahulu 19 Mei 2019 15:43 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Cara Asik Menikmati Mudik 23 Mei 2019 13:11 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia