|
|
|
| |
KabarIndonesia - Peristiwa kekerasan terhadap jemaah Ahmadiyah di seluruh Indonesia terus berlangsung dan terulang kembali. Terakhir, kekerasan menimpa jemaat Ahmadi di Manislor, Kuningan, Jawa Barat. Sikap keras para penolak Ahmadiyah diwarnai dengan tindak kekerasan fisik yang cenderung melanggar hukum, hak selengkapnya....
|
|
|
DAERAH
Mahalnya Biaya Pengurusan Paspor Imigrasi Tanjungpinang
Oleh : Suwarno | 05-Jan-2010, 13:46:35 WIB
|
KabarIndonesia - Tanjungpinang, Biaya pengurusan Paspor di kantor Imigrasi Tanjungpinang Wilayah Hukum Dan HAM Kepri terhitung sangat mahal. Pasalnya biaya pengurusan melalui Biro jasa ada uang tambahan yang diduga fiktif.
Hal tersebut diungkapkan oleh Sundari, warga Tanjungpinang yang memiliki kartu tanda penduduk dari daerah Jember. Sundari sudah 9 bulan tinggal di Tanjungpinang dan belum memiliki KTP Tanjungpinang ingin mengunjungi familinya yang ada di Johor Baru, Malaysia.
Karena syarat orang hendak bepergian keluar negeri harus memiliki paspor, maka dengan berbekal KTP, KK dan Buku nikah dari Jember, Sundari mengurus paspor tersebut. Pada pengajuan permohonan tersebut Sundari datang sendiri ke loket I dan di situ Sundari ditolak.
Berdasarkan informasi yang diterima Pewarta warga menyebutkan bahwa Sundari yang memiliki KTP luar Tanjungpinang dapat mengurus Paspor melalui Biro jasa. Pada pengurusan paspor ini, Sundari pada pendaftaran dikenai biaya administrasi sebesar Rp 300.000; selanjutnya biaya biro jasa sebesar Rp 400.000; yang disetorkan ke Imigrasi dan biaya itu belum termasuk biaya buku paspor yang sudah tertera pada pengumuman.
Selain biaya mahal, Sundari kepada pewarta warga mengatakan penyesalan atas pelayanan yang sangat bertele-tele dan terhitung lambat. Padahal Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar pernah menggelar jumpa pers tentang perbaikan pengurusan paspor dari 7 hari menjadi 4 hari.
Pengurusan paspor yang berlarut-larut menjadi perhatian khusus Departemen Hukum dan HAM (Depkhum HAM). (Suwarno)
Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/ Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com
|
|
|
|
|
|
|
|
| |
Hari kelima (31/8) pasca pengungsian akibat adanya letusan Gunung Sinabung, keadaan 1.500 pengungsi di pos penampungan Jambur Taras, Berastagi mulai terganggu masalah kesehatannya. Tim medis yang bertugas mengatakan bahwa penyakit ISPA dan diare mulai menyerang para pengungsi. (*)selengkapnya.... |
|
|
|
|
|