KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia - Pada Nukilan Buku Jokowi Utusan Semesta: Sekali Lagi Semesta Membuktikan Tidak Pernah Ingkar Janji bagian (5) kita telah melihat bagaimana Jokowi-JK yang saya istilahkan sebagai penumpang gelap Pilpres 2014 ternyata bisa mematahkan analisa dan prediksi banyak orang dengan
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sayapku Telah Patah 08 Jul 2019 10:34 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
DAERAH

Gebyar Kerukunan Antar Umat Beragama
Oleh : Teguh Sarwono | 18-Des-2017, 11:04:39 WIB

KabarIndonesia - Pada hari Senin,  17 Desember 2017, bertempat di GOR Uiversitas Negeri Yogyakarta (UNY), Kanwil Kemenag Provinsi DIY  menyelenggarakan Kristan bertajuk Gebyar Kerukunan Antar Umat Beragama. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyongsong Hari Amal Bhakti (HAB)  Kementerian Agama yang diperingati setiap tanggal 3 Januari. Dalam acara ini,  selain diserukan pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama juga dilakukan launching e-government Kanwil Kemenag Privinsi DIY dan pereresmian beberapa gedung KUA di lingkungan Kanwil Kemenag DIY.
Hadir pada kesempatan ini Drs. H.  Lukman Hakim Saifuddin selaku Menteri Agama RI, KGPAA Paku Alam X selaku Wakil Gubernur DIY, Bapak Drs. H. Muhammad Lutfi Hamid, M. Ag selaku Kepala Kanwil Kemenag Provinsi DIY, beserta seluruh jajaran, pegawai dan guru di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi DIY, dan tamu undangan.
Dalam sambutanya, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi DIY mengajak seluruh ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi DIY untuk memahami gagasan besar Gubernur DIY, tentang Yogyakarta menyongsong Abad Samudera Hindia. Hal ini penting karena Yogyakarta akan bergerak menuju transformasi pembangunan yang menumbuhkan kesejahteraan masyarakat yang mengalihkan program pembangunan di kawasan selatan. Hal ini mengharuskan setiap ASN di lingkungan Kanwil Kemenag DIY memahami kemungkinan-kemungkinan perubahan yang terjadi dalam struktur dan dinamika sosial yang akan dinikmati bersama.
Maka kewajiban ASN adalah menjadi benteng penjaga mentalias masyarakat DIY yang saat ini mengalami perubahan yang sangat cepat. Seluruh jajaran Kanwil Kemenag Provinsi DIY harus berbenah menuju kualitas pelayanan yang lebih baik, menjalin kerjasama dengan semua stake holder sehingga Kementerian Agama tetap hadir di tengah dinamika pembangunan DIY.

Selain itu, dalam upaya menjadikan Kanwil Kemenag Provinsi DIY sebagai institusi yang transparan, berkinerja tinggi dengan mengedepankan efisiensi, efektivitas, ekonomis, maka akan diteguhkan tekad menyongsong birokrasi dan budaya kerja berbasis digital, pada kesempatan ini dilaunching e-government, yang meliputi e-SPIP, e-kinerja, e-penyerapan anggaran, e-audit, e-daftar umroh dan si patik. Semua ini menegaskan komitmen Kanwil Kemenag Provinsi DIY untuk memberikan pelayanan yang lebih berkualitas.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Agama RI menegaskan bahwa Gebyar Kerukunan Antar Umat Beragama ini merupakan upaya untuk bagaimana kita masing-masing umat beragama betul-betul menangkap esensi dan substansi ajaran agama, sehingga mampu mengaktualisasikan nilai-nilai agama dalam makna yang sesungguhnya, yaitu ajaran agama yang memanusiakan manusia; agama yang aktualisasinya menjaga, melindungi dan memelihara harkat dan martabat manusia. Bukan sebaliknya, agama digunakan untuk merendahkan bahkan meniadakan sesama manusia yang pada hakikatnya adalah bersaudara. Inilah agenda utama Kementerian Agama, supaya setiap pemeluk agama memiliki kesadaran seperti itu, sehingga keharmonisan dan kerukunan antar umat beragama senantiasa terjaga dengan baik.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Cara Asik Menikmati Mudik 23 Mei 2019 13:11 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia