KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalWUPID 2017 Ajang Debat Menantang! oleh : Johanes Krisnomo
20-Okt-2017, 16:38 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, 20 Oktober 2017 - Gaduhnya para mahasiswa saat istirahat makan siang, mengikuti ajang debat WUPID 2017, tak sejalan dengan keseriusannya berkompetisi. Mereka berdebat mempertahankan argumentasinya, baik pro dan kontra, berdasarkan data akurat dan pola pikir kritis.

Bicara.co yang
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sabar dan Syukur 12 Okt 2017 01:07 WIB

Di Padepokan Om Jin 12 Okt 2017 01:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
"Tangisan" Ridho Irama 12 Okt 2017 10:00 WIB


 

 

Hanura Rembang Tolak Kebijakan Sekolah Lima Hari

 
DAERAH

Hanura Rembang Tolak Kebijakan Sekolah Lima Hari
Oleh : Handoko Rembang | 15-Jun-2017, 09:58:55 WIB

KabarIndonesia - Permendikbud terkait pemberlakuan sekolah 5 hari sepekan yang telah disahkan pada 9 Juni 2017, setidaknya akan dipaksa diberlakukan pada bulan Juli 2017 nanti. Pemberlakuan aturan itu tidak hanya memforsir perkembangan anak, namun juga mempengaruhi tingkat perekonomian masyarakat akibat bertambahnya biaya pendidikan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia akan membuat kebijakan Program Penguatan Pendidikan Karakter (P3K). Kebijakan tersebut rencananya akan mulai diterapkan pada tahun ajaran baru 2017-2018 ini.

Di dalam kebijakan tersebut diantaranya, guru wajib berada di sekolah 8 jam, tidak boleh kurang. Hari sekolah hanya lima hari dalam seminggu. Sedangkan hari Sabtu dan Minggu akan diliburkan.

Hal itu diungkap oleh Wakil ketua Bidang Organisasi DPC partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Rembang, Mochamad Khairur Rifai, Selasa (13/06/2017). Kebijakan tersebut menurutnya, juga akan sangat mempengaruhi praktik penyelenggaraan pendidikan keagamaan yang selama ini dikelola oleh masyarakat.

"Pengaruh besar ada pada madrasah diniyah dan pesantren, yang biasanya kegiatan belajar dimulai sepulang dari sekolah umum (SD, SMP, SMU ;red)," ujarnya saat dihubungi.

Lebih lanjut, ia mengingatkan, pendidikan seperti madrasah diniyah dan pesantren, selama ini telah memberi kontribusi besar pada penguatan nilai keagamaan, penanaman nilai akhlak mulia bagi anak didik, serta pembentukan karakter.

"Dapat dipastikan pendidikan dengan model madrasah ini akan gulung tikar. Padahal keberadaannya masih sangat penting dan dibutuhkan oleh masyarakat, dan selama ini juga membentuk karakter masyarakat Indonesia", tegas Rifai. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sandy dan Syagung, Sukses di Ajang Debat - WUPID 2017oleh : Johanes Krisnomo
19-Okt-2017, 13:37 WIB


 
  Sandy dan Syagung, Sukses di Ajang Debat - WUPID 2017 Sandy Sanjaya Awaluddin (kiri) dan Syagung Gunawan May (kanan) dari Universitas Gajah Mada, terpilih sebagai 1st breaking team, dalam ajang debat Bahasa Inggris WUPID - World Universities Peace Invitational Debate, di Jakarta (14-15/10/17). Bersama Aldwin dan Ibrahim dari
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Ekspedisi NKRI Gelar Nikah Massal 20 Okt 2017 05:37 WIB

 
Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi JK 20 Okt 2017 15:13 WIB

 

 

 

 
Pimpinan Redaksi HOKI 2017 09 Okt 2017 20:02 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia