KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Lingkungan HidupPembangunan PLTB Membuat Hutan Gunung Slamet Terancam Tak Selamat oleh : Rohmah Sugiarti
15-Aug-2017, 02:00 WIB


 
 
KabarIndonesia - Gunung Slamet, gunung tertinggi di Jawa Tengah yang memiliki hutan tropis alami terakhir di Pulau Jawa dengan berbagai kekayaan flora dan fauna khas mulai dari Elang Jawa, Macan Tutul, Anggrek Gunung, hingga spesies Katak yang belum diberi nama,
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Sajak Kodok I 17 Aug 2017 09:09 WIB

Rintih Sedih Diriku Padamu 17 Aug 2017 09:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Ibas Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada Warga Pacitan

 
DAERAH

Ibas Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada Warga Pacitan
Oleh : Muh Nurcholis | 11-Aug-2017, 21:59:51 WIB

KabarIndonesia - Pacitan, Ketua Fraksi Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau biasa disapa Ibas mengajak masyarakat semakin selektif mencerna informasi-informasi yang berpotensi merusak persatuan bangsa termasuk yang disampaikan elit-elit politik nasional. Ibas mengingatkan hal itu saat menyampaikan materi sosialisasi penguatan pemahaman empat pilar kebangsaan.

Menurut Ibas, seorang politisi sebaiknya bisa mengedepankan etika dan politik santun sehingga tak sepatutnya memberikan pernyataan-pernyataan kontroversial atau sensasi yang justru hanya membuat gaduh keadaan.  "Politisi seharusnya bisa menyampaikan sesuatu yang baik dan membuat suasana lebih tenang,  bukan sebaliknya justru membuat kegaduhan baru, hal itu menyesatkan," ucapnya di sela sosialisasi materi empat pilar di Balai Desa Dadapan Kecamatan Pringkuku Pacitan Jawa Timur, (9/8) kemarin.
 
Ibas menegaskan bahwa Partai Demokrat merupakan partai untuk semua golongan dan lapisan masyarakat sehingga pernyataan salah satu elit politik nasional yang secara gamblang menyatakan bahwa di Indonesia terdapat sejumlah partai politik yang mendukung sistem negara khilafah, tidak benar.

"Sangat tidak benar dan masuk akal karena sejak awal berdiri Partai Demokrat adalah partai semua golongan dan jelas azas kami pancasila dengan mengedepankan nasionalis religius, justru kamilah yang selalu menyuarakan dan mengaplikasikan semangat kebhinekaan dan pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," tukas anggota komisi X DPR RI ini.

Ibas meminta agar orang yang sudah merendahkan partainya untuk segera meminta maaf di depan publik. "Saya meminta yang bersangkutan untuk meminta maaf dan mengklarifikasi ucapanya yang tendensius dan bermuatan politik tersebut," ucapnya.
"Sudah seharusnya,' lanjut Ibas, 'politisi mampu menjaga ucapannya dan menjauhkan diri dari fikiran kotor,

Ibas juga meminta semua pihak memaknai Pancasila jadi pemersatu bangsa. "Jauhilah sifat fiktor (pen: fikiran kotor), jadikan Pancasila sebagai alat pemersatu bukan alat untuk memecah belah, apalagi membuat negara kita seperti terkotak-kotak, " tukasnya.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Astra Pertahankan Tradisi Upacara di HUT ke-72 Kemerdekaan RI 2017 Upacara pengibaran bendera menjadi tradisi seluruh direksi dan karyawan anak perusahaan dan kantor cabang Astra di seluruh Indonesia. Ini merupakan wujud kecintaan Astra terhadap bangsa dan negara. Nampak Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto bertindak sebagai pembina upacara
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 
Beda Hemat dan Pelit 15 Aug 2017 02:01 WIB


 
Timnas U-22 Berangkat ke Malaysia 13 Aug 2017 11:00 WIB

 

 

 

 

 

 

 
Uang Bukanlah Sumber Kebahagiaan 26 Jul 2017 16:09 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia