KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilLita Tamzil Ingin Berbagi dengan Ilmu Gaul oleh : Redaksi-kabarindonesia
09-Feb-2010, 05:53 WIB


 
 
Lita Tamzil Ingin Berbagi dengan Ilmu Gaul
KabarIndonesia - Nama Lita Tamzil semakin banyak dibicarakan setelah buku pertamanya "Belajar Gaul, Jadi Manusia Unggul" terbit. Buku setebal 218 halaman yang diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama ini, merupakan bukti kesuksesan Lita Tamzil, yang atas prakarsa suaminya, Paulus Tamzil,
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Best Jobs from Kawanku Magazine 07 Feb 2010 15:30 WIB


 

 
LOMBA PUISI: Jelas Sudah 09 Feb 2010 13:48 WIB

 
1500 Orang Preman Ancam Pendemo 06 Feb 2010 19:39 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 

Keluhan Warga Sekitar Pabrik Coca-cola | HOKI | Harian Online KabarIndonesia
 
 
DAERAH

Keluhan Warga Sekitar Pabrik Coca-cola
Oleh : Redi Mulyadi | 22-Nov-2009, 01:21:47 WIB

KabarIndonesia - Sumedang, PT. Coca Cola Bottling Indonesia kembali menambah mesin produksi terbaru (Hot-Filled Line 2).  Dengan bertambahnya produksi minuman, maka akan semakin bertambah pula untuk kebutuhan air dalam produksinya. Dengan demikian,  sudah barang tentu pihak pabrik sendiri bisa memikirkan kebutuhan air bagi warga sekitar.

Namun kenyataannya, ketika acara peresmian mesin produksi terbaru Hot-Filled Line 2 di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang dan penyerahan donasi sebesar Rp 80 juta melalui Rumah Zakat Indonesia (RZI) untuk memberdayakan masyarakat Jawa Barat melalui tiga program, yakni Super Qurban, pembibitan kambing, serta penghijauan Gunung Wayang, seorang tamu undangan yang hadir dari warga sekitar mengeluhkan kekurangan air.

“Pada saat ini, kebutuhan air semakin bertambah, tetapi warga di sekitar pabrik PT Coca-cola Bootling Indonesia justru kekurangan air. Apalagi sekarang menambah produksi minumannya,” ujar seorang warga kepada Engkos Koswara rekan wartawan Buser Trans yang melaporkan untuk KabarIndonesia.

Warga menuding, berkurangnya debit air yang ada akibat tersedot pabrik minuman PT Coca Cola Bottling Indonesia.

“Pabrik ini enak saja menambah mesin produksi, sementara kebutuhan air warga tidak diperhatikan karena air sekarang debitnya semakin berkurang,” tudingnya.

Kepala Desa Cihanjuang Iday Hudaya mengakui, kalau warga desanya mengeluhkan semakin berkurangnya debit air, yang kemungkinan akibat tersedot pabrik minuman berskala internasional itu.

“Kami sudah menyampaikan keluahan warga, baik kepada pihak pabrik maupun pemerintah,” ujarnya.

Sebenarnya pihak Pemdes Cihanjuang sendiri cukup bangga dengan adanya PT. Coca-cola Bottling Indonesia begitu peduli dengan program sosialnya yang mencapai Rp. 80 juta, tetapi sangat disayangkan warga sekitar pabrik malah kurang diperhatikan.

“Program sosial diberikan kepada warga yang jauh-jauh saja. Padahal, pabrik itu masuk wilayah desa kami, pengelola pabrik memang kurang perhatian kepada warga sekitar,”ungkap Ikhsan Hakim, Sekdes Cihanjuang.(*)
Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com
 

 


 


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Tumpukan Sampaholeh : James P Pardede
05-Feb-2010, 09:36 WIB


 
  Tumpukan Sampah Sejumlah turis asing dan lokal tidak menghiraukan tumpukan sampah yang ada di sepanjang Pantai Kuta Bali beberapa waktu lalu. Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya mengatasi permasalahan sampah kiriman tersebut agar tidak merusak citra pariwisata Pulau Bali. Peran serta semua elemen
selengkapnya....
 
 

 
BERITA LAINNYA
 
"Mantra" Losari 09 Feb 2010 14:09 WIB


 

 
Ledakan Bom di Athena 10 Jan 2010 04:03 WIB

 

 

 
Gus Dur dan Kebebasan Beragama 21 Jan 2010 12:51 WIB

 

 

 
Air Minum yang Aman Tanpa Direbus 08 Feb 2010 20:00 WIB


 

 

 
Rasa Ingin Tahu 08 Feb 2010 19:16 WIB

Mesjid Dipindah, Warga Resah 06 Feb 2010 15:44 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia