KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
LOVE STORY BIBI LUNG & YOKO 27 Jun 2020 05:00 WIB


 
YUUK DEMO NGEPUNG SURGA! 27 Jun 2020 06:33 WIB


 

Muspika Obi Hentikan Sementara Pangkalan dan Pengecer Mengambil BBM di APMS

 
DAERAH

Muspika Obi Hentikan Sementara Pangkalan dan Pengecer Mengambil BBM di APMS
Oleh : Zul/budi | 18-Nov-2019, 12:01:27 WIB

KabarIndonesia - Maluku Utara, Dengar pendapat Muspika bersama Kades, From Pembela Masyarakat Obi (FPMO), Pengusaha Pangkalan dan Pengecer/Depot, membawa hasil baik. Seyogianya pertemuan dengar pendapat yang dijadwalkan Kamis 14 November 2019 oleh Camat Abukarim Latara , S.IP. Kedua pemilik APMS yang ada di Jikokahe desa Sambiki dan desa Jikotamo itu tidak hadir dalam acara tersebut, tetapi atss kebijakan Muspika  tetap berjalan pada pagi karena peserta telah hadir.

Peserta yang datang mengikuti dengar pendapat diantaranya, Kepala Desa dari desa Sambiki, desa Jikotamo, desa Buton, desa Laiwui atau mewakili, dan Kepala Desa Akegula juga masyarakat setempat,. Acara 'hearing' pun berjalan aman dan lancar meskipun sempat mendapat kritikan hingga memanas namun kembali normal seperti biasa.

Acara 'hearing' itu sempat memanas karena pihak pengusaha pangkalan dan para pengecer BBM melakukan kritik dan adanya ketersinggungan lantaran  Camat membatasi pangkalan dan pengecer mengambil BBM di APMS.

"Kalau keadilan harus kita terapkan, maka kita berkewajiban membatasi pengusaha pangkalan dan pengecer supaya masyarakat bisa menikmati pelayanan pengisian BBM di APMS. Jika Pangkalan dan Pengecer ikut mengambil, pasti kuota jatah BBM masyarakat berkurang, jadi alangkah baiknya kita batasi pangkalan dan pengecer untuk sementara waktu, agar masyarakat leluasa mengambil BBM di APMS selam 24 jam" tutur Camat

" Karena ini sudah menjadi tuntutan masyarakat maka kita selaku Muspika harus memutuskan sesuai keinginan masyarakat dan disamping itu kita juga mengawasi jalannya pelayanan pengisian BBM di APMS tersebut" sebutnya dengan tegas.

Namun begitu ada permintaan peserta, Yulisanto disapa akrab bang Ono yang juga merupakan  pemilik salah satu pangkalan BBM Laiwui Kec. Obi . Ono menyampaikan, bahwa "biarpun kita dibatasi mengambil BBM jenis premium di APMS namun kita masij bisa mengambil BBM jenis pertalite, karena jenis BBM ini merupakan jenis BBM non subsidi bersifat umum, jadi siapa saja bisa mengambilnya, pada saat rapat dengan Pertamina babang bersama Disperindagkop di sampaikan seperti itu" kata Ono.

Untuk hal tersebut Camat juga sempat menyentil persoalan APMS Jikokahe Desa Sambiki. Pada saat itu beliau masih bertugas di kec. Obi Selatan di tahun 2008, beliaulah yang telah memberikan rekomendasi kepada pemilik APMS untuk melakukan pembangunan di Desa Wayaloar dan Izin APMS tersebut keluar berlokasi di Desa Wayaloar Kec. Obi Selatan. Namun Camat menyampaikan rasa herannya, kenapa lokasinya dipindahkan ke Jikokahe Desa Sambiki.

Keterbukaan Camat ini dikarenakan ada lontaran pertanyaan yang datang dari kepala desa Jikotamo Hamid Ode Umar: "Pak camat kuota 90 ton itu di bagikan ke seluruh Obi atau hanya Obi induk".?  Lalu dijawab oleh Danramil, itu kuotanya Obi Induk, Obi Barat, dan Utara.  Lanjut kades, kalau Obi timur dan Obi Selatan?, Camat menjawab bahwa jatah Obi selatan itu ada di APMS Jikokahe Desa Sambiki, entah kenapa harus mereka bangun di Obi induk padahal Obi selatan sangat membutuhkan dan sekarang ini terjadi kelangkaan BBM di sana" pungkas Camat.(14/11/2019)

Terlepas dari hal itu, pada akhirnya Muspika mengambil sebuah kebijakan dan memutuskan hasil pertemuan,  diantaranya ada beberapa point sebagai berikut :

1. Pelayanan kepada kendaraan roda dua dan roda empat di buka setiap hari
2. Tidak membatasi pengisian BBM kepada masyarakat.
3. Pelayanan pengisian BBM di APMS memakai harga eceran tertinggi (Het) APMS dari Pertamina
4. Pengusaha Pangkalan dan Pengecer yang mengambil BBM ke APMS dibatasi dan di hentikan untuk sementara waktu.

Dalam keputusan pengambilan kebijakan oleh Muspika ini telah memberikan keleluasaa n kepada masyarakat dalam pemerataan untuk menerapkan keadilan yang sesungguhnya kepada masyarakat Obi dalam pelayanan pengisian BBM di APMS.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 
Wisudawan Terbaik UHN Medan 08 Jul 2020 05:31 WIB


 

 

 

 
HOW ARE YOU MY FRIEND? 27 Jun 2020 05:21 WIB

Masihkah Ada Rasa Damai Di Hati? 21 Jun 2020 14:23 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia