KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilEyang Dokter dan Kemenangan Kehidupan oleh : Kabarindonesia
22-Mei-2019, 08:38 WIB


 
 
KabaIndonesia - Bagi sebagian besar orang, menulis narasi kehidupan dalam bentuk autobiografi adalah percuma dan membuang-buang waktu. Tidak sedikit pula orang yang menganggap bahwa hidup terlalu biasa untuk dituliskan menjadi sebuah autobiografi. Tidak ada yang menarik dalam kehidupan, begitulah anggapan
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Menunggu 19 Mei 2019 16:15 WIB

SYEH SITI JENAR 16 Mei 2019 15:44 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Mengenang Peristiwa 21 Mei 1998 22 Mei 2019 14:14 WIB

 

Pacitan Pecahkan Rekor Dunia Seni Tari Ronthek Terbanyak

 
DAERAH

Pacitan Pecahkan Rekor Dunia Seni Tari Ronthek Terbanyak
Oleh : Muh Nurcholis | 09-Des-2018, 13:17:25 WIB

KabarIndonesia - Pacitan, "Mari kita cintai budaya kita, kita lestarikan dan jaga bersama budaya Rontek ini. Kita sebagai generasi penerus bangsa harus ikut adil dalam pelestarian budaya lokal," demikian ajakan Edhie Baskoro Yudhoyono anggota DPR RI dalam acara Pemecahan Rekor Muri 5000 penari Rontek yang digelar siswa-siswi se-Kabupaten Pacitan di Stadion Pacitan Gelora Arga Lima, Sabtu (8/12/18).

Anggota Komisi 10 DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono juga ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang ikut berkontribusi dalam terselenggaranya festival Rontek dan Mozaik 3D Configuratuion ini. "Saya ucapkan terima kasih banyak masyarakat Pacitan yang telah ikut mendukung terselenggaranya Festival tari Ronten dan 3D Configuratuion ini," ujarnya. 
Festivalpun dimulai, suara hening digantikan dengan gemuruh suara Rontek atau kentongan bambu yang di pukul oleh ribuan penari Rontek. Gelegar suara penonton saling bersautan mengakumi keindahan yang tercipta apik oleh kolaborasi tari Rontek dan Mozaik 3D Configuratuion.

Sementara itu, Silfi salah satu murid SMA 1 Pacitan kelas 10, mengungkapkan rasa bahagianya bisa berkontribusi dalam megahnya Festifal kali ini. "Alhamdulillah tadi kami bisa mempersembahkan karya terbaik kami ke pak Edhie Baskoro dan Pak SBY. Walaupun harus menyita waktu istirahat, tapi saya bangga bisa ikut melestarikan budaya asli Pacitan," terang Silfi.

Sama halnya dengan Anggi, siswa kelas 11 Madrasah Aliyah Negeri Pacitan yang senang mendapat ilmu dan pengalaman baru. "Saya ucapkan terima kasih pada Mas Ibas yang telah memberi kami pengalaman dan ilmu baru. Semoga kedepannya Mas Ibas datang ke Pacitan lagi dengan membawa Festifal yang lebih besar lagi", ucap salah satu peserta tari Mozaik 3D Configuratuion.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Persiapan Puasa Sahur Dahulu 19 Mei 2019 15:43 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Cara Asik Menikmati Mudik 23 Mei 2019 13:11 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia