KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
RohaniDualitas Ghaib-Nyata (2): Menemukan Resonansi Ilahi oleh : Tonny Djayalaksana
10-Des-2018, 15:05 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pada tulisan "Dualitas Ghaib-Nyata Bagian 1" telah dipaparkan tentang adanya fenomena manusia yang bisa berbicara dengan flora dan fauna. Temuan kenyataan tersebut serupa dengan yang diceritakan dalam Al Quran tentang Nabi Daud dan Nabi Sulaiman yang diberi keutamaan
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sepertiga Malam 05 Nov 2018 15:57 WIB

Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
DAERAH

Pemkab Ponorogo Tidur, Taman Wisata Kucur Hancur
Oleh : Muh Nurcholis | 28-Des-2010, 17:13:00 WIB

KabarIndonesia - Ponorogo, Salah satu obyek wisata di Ponorogo yang dibiarkan terlantar adalah Hutan Wisata Kucur. Obyek wisata ini terletak di Kecamatan Badegan, sekitar 20 km ke barat, tepatnya di Desa Biting termasuk BKPH Somoroto dan RPH Badegan.

Di kawasan tersebut tahun 1978 silam sebenarnya tersedia beberapa wisata pendukung, diantaranya kolam renang, arena bermain anak-anak, mata air, tempat istirahat dan tempat olahraga ringan.

Tapi sejak tahun 2000-an kawasan tersebut hancur berantakan tak terawat lagi. Bahkan konon Presiden RI ke-2 HM. Soeharto meresmikan kawasan yang berada diperbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah tersebut. Itu bisa dilihat dari prasasti yang berada di kawasan tersebut.

Menurut Modo Wahyu (45 th) salah satu tokoh masyarakat desa Biting menuturkan bahwa Pak Harto, Presiden RI ke-2 pernah singgah dan meresmikan kawasan wana wisata tersebut. "Pak Harto memang pernah kesini (hutan Kucur) pada tanggal 02 Maret 1978," ungkap Modo Wahyu kepada Pewarta HOKI, Selasa (28/12) tadi.

Dia juga menjelaskan kalau Bapak Pembangunan tersebut sempat bermalam di Kucur. "Dulu disini juga dibangun tempat peristirahat sementara dan pak Harto sempat bermalam juga," imbuhnya. Jadi tidak heran kalau dulu tempat wisata Kucur dulu ramai dikunjungi wisatawan.

"Bukan hari Minggu atau hari besar saja ramai, tiap hari dulu sangat ramai, bahkan kadang juga sebagai tempat perkemahan," terangnya. Di kawasan tersebut juga terdapat sumber air (kucur) di tengah hutan jati yang juga berfungsi sebagai taman nasional dan tempat perkemahan.

Selain itu, karena lokasinya yang strategis, yang terletak di antara Jawa Timur dan Jawa Tengah jalan, taman wisata Kucur sering menjadi tempat beristirahat oleh siapa saja yang melakukan perjalanan. Selain tempat istirahat, tempat tersebut juga dilengkapi Fasilitas Umum (Fatsun) seperti kamar mandi dan WC umum walaupun berada di tengah hutan jati.

"Memang jalan masih macadam, tetapi tidak terawat akhirnya rusak sendiri," bebernya. Oleh karenanya, dia sangat menyanyangkan asset wisata tercantik di Ponorogo tersebut dibiarkan merana.

Ia sangat yakin kalau Wana wisata Kucur dikelola Pemkab Ponorogo secara professional akan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ponorogo.  "Jadi kenapa membangun obyek wisata yang baru kalau yang sudah ada tidak dikelola maksimal," sindirnya.

Senada Modo Wahyu, Soinem salah satu pemilik warung di pintu masuk Kucur mengaku gembira kalau Pemkab Ponorogo membangun kembali Kucur. "Semoga Pemkab Ponorogo lebih arif menyikapi keberadaanWista Kucur agar tidak hancur dan juga akan mampu member peluang kerja bagi masyarakat sekitar," pinta Soinem.

Dia sangat yakin jika Kucur ramai, warungnya juga ikut merasakan hasilnya. "Kalau Kucur ramai tentu banyak pula pengunjung yang mampir menikmati es degan dan ayam Lodho yang menjadi menu khas warung kami," ujarnya sambil beriklan. (muh nurcholis)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia