KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Pelatihan Menulis Online Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
KesehatanRiset Penyembuhan Kanker Darah, Penyakit yang Diderita Ibu Ani Yudhoyono oleh : Kabarindonesia
14-Feb-2019, 12:25 WIB


 
 
KabarIndonesia - Ani Yudhoyono, istri mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sakit kanker darah. Bagaimana perkembangan metode peneliti untuk penyembuhan jenis penyakit ini?Dalam keterangan resmi melalui video yang diunggah di Youtube, mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberitahukan bahwa istrinya, Ani
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
KPK "Banding" Vonis JB Kotjo 15 Feb 2019 11:05 WIB


 
SUARA HATI 10 Feb 2019 08:19 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
DAERAH

Pencarian KM Sinar Bangun Menggunakan Multi Beam Echo Sounder Sonar Beam, Tidak Memberi Berhasil
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 26-Jun-2018, 15:29:00 WIB

KabarIndonesia - Simanindo, Operasi pencarian kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam dengan 164 penumpang dan lebih dari 70 unit motor pada Senin (18/6) sudah memasuki hari ke-9, namun hasilnya masih nihil.

Informasi ini disampaikan Agus Haryono, Kasubbag Pengendalian Operasi Basarnas, yang memimpin operasi pencarian dan penyelamatan di Posko Simanindo, hari Selasa (26/6) sore.

Agus Haryono dalam penjelasannya kepada media dan aparat termasuk Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga yang hadir di Posko Simanindo mengatakan bahwa Tim Basarnas beserta Tim Pemkab Samosir, TNI/Polri dan relawan, telah seharian (maksudnya hari Selasa 26/6) melakukan penyisiran dengan menggunakan alat Multi Beam Echo Sounder Sonar Beam, namun hasilnya masih nihil.

"Tim kami menggunakan armada KMP Sumut I dan II, beberapa unit kapal OPS Simanindo, kapal cepat BPBD Samosir, kapal relawan dan kapal yang berisi Multi Beam, kapal Dosroha dari Ajibata, melalukan penyisiran di lokasi yang diduga, tetapi belum mendapatkan hasil" sebut Agus.

Hal ini dibenarkan Mahler Tamba, kepala BPBD Samosir yang sengaja ikut dikapal pembawa alat Multi Beam Echo Sounder Sonar Beam.

"Kemarin dan hari ini Tim pake Multi beam eco sounder yang berfungsi mendeteksi (scan) objek dalam air, berdaya jangkau 500 m. Saya sengaja ikut dalam kapal yang membawa alat itu untuk ikut menyaksikan dan mengetahui cara kerjanya. Alat diturunkan ke danau pada titik yang diduga, namun tak ada tanda-tanda," sebut Mahler Tamba kepada pewarta media ini, pukul 16.00, sekembalinya dari operasi pencarian.

Mahler mengaku operasi pencarian hari itu terpaksa dihentikan karena cuaca buruk dan ombak serta hari menjelang malam, namun dia mengatakan besok (27/6) masih akan dilanjutkan operasi menggunakan alat baru yang lebih canggih.

Sementara itu direktur operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) atau Basarnas, Agus Haryono menambahkan, operasi pencarian Rabu besok (27/6) masih berlanjut dengan alat yang lebih canggih buatan BPPT yakni Remotely Operated Vehicle (ROV).

Menurut Agus, ROV adalah sejenis kenderaan penyelam yang memakai remote control jarak jauh. Pada umumnya digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan di dasar laut. "Contohnya, seperti pekerjaan dokumentasi, eksplorasi laut." sebutnya, seraya menambahkan bahwa Tim Nasional berharap akan lebih fokus menggunakan ROV.

Sementara itu, sebagaimana dirilis Kominfo kab. Samosir bahwa pada kesempatan yang sama Wakil Bupati Samosir menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban, karena Tim belum berhasil menemukan lokasi kapal dan para korban. "Mari tetap berdoa dan berusaha untuk mendapatkan hasil terbaik, alat yang lebih canggih sudah didatangkan," kata Juang Sinaga.

Kepada Tim, Wakil Bupati mengharapkan Basarnas mengerahkan kemampuan dan alat-alat terbaiknya untuk mendapatkan hasil, menemukan kapal maupun korban jiwa.

"Pemerintah kabupaten Samosir beserta TNI, Polri dan Relawan selalu siap mendukung kinerja Basarnas. Setiap hari kita dan Tim Basarnas bisa berkoordinasi untuk memulai pencarian dan mengevaluasinya di sore hari" sebut Juang seraya mempertegas bahwa besok (27/6) pencarian akan dimulai pagi hari dan Tim akan memprioritaskan penggunaan ROV. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
Marc Marques Juara Dunia MotoGP 09 Feb 2019 02:01 WIB


 

 
 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB

 

 

 
Buktikan Tuhan Itu Ada! 15 Feb 2019 14:39 WIB

Menabur Neraka Menuai Sorga 14 Feb 2019 13:44 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia