KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahOperasional Pelabuhan Simanindo Kembali Dibuka dengan Pengoperasian Kapal Ferry dan Kapal Kayu oleh : Danny Melani Butarbutar
07-Jul-2018, 14:45 WIB


 
  KabarIndonesia - Samosir, Sejak peristiwa tenggelamnya kapal kayu KM. Sinar Bangun di perairan Tigaras pada Senin (18/6) Pemerintah telah menghentikan operasional transportasi kapal trayek Simanindo (Samosir) - Tigaras (Simalungun). Hal ini sangat berdampak luas kepada roda perekonomian masyarakat.

Namun,
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Ruang dan Cinta Penyatu Segalanya 27 Jun 2018 05:55 WIB

Surat Untuk Bapak Presiden 06 Jun 2018 09:09 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
DAERAH

RAPAT FORKOPIMDA SAMOSIR: Seluruh Pihak Terkait Transportasi Danau Harus Segera Berbenah Diri
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 06-Jul-2018, 09:17:21 WIB

KabarIndonesia - Ambarita, Dalam rangka memenuhi program kunjungan kerja tahun 2018, FORKOPIMDA (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) kabupaten Samosir melaksanakan pertemuan dengan seluruh Pengusaha Kapal di kabupaten Samosir, Rabu (4/7) bertempat di aula Tuktuk View Inn. Topik diskusi dalam pertemuan ini adalah keamanan dan kenyamanan pelayaran pasca kejadian tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Senin (18/6) yang lalu.

Sebelum menyampaikan pemaparannya Bupati Samosir Rapidin Simbolon mengajak semua peserta untuk mengheningkan cipta sejenak seraya berdoa untuk mengenang para korban KM Sinar Bangun.

Hadir dalam acara diskusi ini, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Samosir, Kepala Balai Pengelolaan Transportasi wilayah II Provinsi Sumatera Utara , Kepala BPBD Provinsi Sumatera Utara, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, para Asisten, beberapa Kepala SKPD, para Camat dan beberapa Kepala Desa, beserta Pengusaha Kapal di seluruh wilayah Kabupaten Samosir yang berjumlah 140 orang.

Mengawali diskusi, Bupati Samosir menyampaikan bahwa pada Selasa (3/7) dilakukan rapat di Kementerian Kordinator Maritim di Jakarta yang di ikuti para Bupati se-kawasan Danau Toba yang membicarakan proses perbaikan pelayanan transportasi danau pasca tenggelamnya KM Sinar Bangun.

Dikatakannya, ada beberapa rekomendasi yang dihasilkan antara lain, Implementasi Regulasi dan Penegakan Hukum yakni surat persetujuan berlayar (SPB) dengan segala kelengkapannya adalah syarat mutlak, pelabuhan ditetapkan sebagai kawasan yang steril, hanya petugas dan penumpang yang boleh masuk, pelaksanaan ramp check (pemeriksaan kelayakan kapal).

"Kemudian, peningkatan kompetensi sumber daya manusia meliputi diklat kompetensi kecakapan pegawai kapal, pemda menyiapkan personil dan operator. Standarisasi aspek keselamatan diantaranya seluruh kapal harus memiliki sertifikat dan ada pendampingan teknis serta audit kinerja oleh Kementerian Perhubungan. Dibutuhkan juga peran aktif dari para pengusaha kapal agar pelayanan maksimal kepada penumpang, baik dari segi keramahan dan penampilan, kita akan buatkan seragam para Nahkoda dan awak kapal," imbuhnya.

Bupati Samosir menegaskan agar secepatnya bergerak melakukan perbaikan-perbaikan. "Saya perintahkan Sekda memimpin Tim terkait seperti Asisten I dan Kadis Perhubungan mengambil langkah cepat, baik kegiatan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang dalam hal evaluasi dan perbaikan transportasi danau. Seperti pembuatan manifest, alat keselamatan, pemeriksaan kapal dan standard kapasitas penumpang." sebutnya.

Kepada kepala Dinas Kominfo, Bupati meminta agar dibuatkan stiker himbauan-himbauan bagi para pengguna angkutan Danau untuk tetap menjaga sopan santun serta tetap berdoa agar diberikan keselamatan di perjalanan.

"Kita harus mengikuti semua rekomendasi yang dikeluarkan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) seperti jumlah tingkat kapal, syahbandar agar bekerja dengan baik." pungkas Rapidin.

Diskusi ini berhasil menetapkan beberapa kesimpulan yang disampaikan Bupati Samosir yakni :
*Pemerintah dan Pengusaha Kapal harus bekerjasama memberikan kenyamanan dan keamanan kepada pengguna angkutan danau.
* Semua aturan harus dilaksanakan dengan baik jika tidak silahkan kandangkan kapalnya.
* Akan diterapkan tindakan tegas bagi mereka yang tidak mematuhi ketentuan.

Sementara itu diperoleh kabar bahwa beberapa hari sebelumnya, Kamis (28/6) Forum Pengembangan Pariwisata (FPP) Samosir, sebuah organisasi tatakelola destinasi pariwisata dibawah asuhan Kementerian Pariwisata, telah menggelar rapat dan diskusi bersama para pelaku pariwisata se Kabupaten Samosir.

Pertemuan ini dihadiri 20 orang peserta antara lain, Ketua FPP Samosir Luker Sidabutar, Sekretaris M.Butarbutar, Kabid Dinas Pariwisata Robin Naibaho, mewakili OPS (organisasi perkapalan setempat) Tomok Tour, Lopo Parindo, Tuktuk, pengusaha/pemilik kapal, OPS Watersport, Pokdarwis Tomok dan Tuktuk, HPI, PHRI.

Menurut Ketua FPP, pertemuan ini bertujuan untuk membangun kesepakatan dan komitmen bersama dalam pemberian pelayanan yang semakin baik, peningkatan keamanan, kenyamanan tranportasi danau dan darat, kebersihan usaha dan objek wisata.

"Sasaran kita adalah recovery kunjungan wisata, karena dalam 2 minggu terakhir pasca tenggelamnya kapal di Tigaras terjadi penurunan jumlah kunjungan. Apalagi diperparah berbagai informasi (hoax) di medsos yang menyebut kunjungan ke Samosir ditutup dan tidak aman" sebut Sekretaris FPP, M Butarbutar, yang juga pengamat dan pegiat Pariwisata ini.

Dia membenarkan bahwa hanya kunjungan ke Samosir melalui kapal/ferry dari Tigaras ke Simanindo (Samosir) yang ditutup sementara, sedang jalur pelayaran dari Parapat, Tigaraja, Ajibata menuju Tomok, Tuktuk masih tetap berjalan seperti sediakala, begitu juga jalur darat dari pintu Tele.

"Saya yakin, dalam beberapa minggu ke depan, pelayaran kapal wisata ke Samosir akan kembali normal" ujar Butarbutar dengan optimis.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  FWD Life Gandeng Special Olympics Indonesia untuk Program Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Intelektual di Semarang – PT FWD Life Indonesia (FWD Life), pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, telah meresmikan kerja sama dengan Special Olympics Indonesia (SOIna) pada 18 April 2018 lalu. Setelah peluncuran kerja sama, FWD Life kemudian menggelar roadshow perdana di Bandung pada
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia