KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKapolri Terbitkan Maklumat Cegah Klaster Baru Covid-19 Terutama di Pilkada 2020 oleh : Danny Melani Butarbutar
21-Sep-2020, 15:35 WIB


 
  KabarIndonesia - Jakarta, Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan Maklumat untuk mencegah terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 di masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. Maklumat Kapolri bernomor Mak/3/IX/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020.

"Jadi
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Refleksi 24 Tahun Tenggelamnya KMP Gurita

 
DAERAH

Refleksi 24 Tahun Tenggelamnya KMP Gurita
Oleh : Bang Rachmad | 22-Jan-2020, 17:01:20 WIB

KabarIndonesia - Banda Aceh, Kapal fery KMP Gurita adalah jenis kapal roro yang berlayar di lautan penghubung daratan Aceh dengan pulau Weh Sabang.
Jumat, 19 Januari 1996 tepatnya pada pukul 20:30 WIB adalah hari terakhir kapal fery KMP Gurita berlayar yang kemudian tenggelam di dasar laut teluk Balohan Sabang.
Biasanya kapal fery KMP Gurita menempuh rute pelabuhan Malahayati Aceh Besar dengan pelabuhan Balohan Sabang.

Masyarakat Aceh khususnya kota Sabang kembali memperingati 24 tahun tenggelamnya kapal fery KMP Gurita. (Sabang, 19 Januari 1996 - 19 Januari 2020).
Kapal fery KMP Gurita tenggelam dengan daftar manifest 210 orang. Pada hasil akhir pencarian, dari jumlah penumpang sebanyak 378 orang, 40 orang penumpang selamat, 54 orang meninggal, serta 284 orang dinyatakan hilang dan tidak ditemukan lagi. Termasuk kedua orang tua saya, Asisten II Walikota Sabang, Drs.M.Nasir dan istri.
Penumpang tenggelamnya kapal fery KMP Gurita berasal dari kota Sabang, kota Banda Aceh, kabupaten Aceh Besar, dari Provinsi Sumatera Utara serta penumpang dari Mancanegara.

Doa dan zikir bersama mengenang tenggelamnya kapal fery KMP Gurita dilakukan pada hari Minggu pagi, 19 Januari 2020 di atas kapal fery KMP Tanjung Burang, trip I pada pukul 07:30 WIB.  Kapal fery KMP Tanjung Burang berangkat dari Pelabuhan Balohan Sabang menuju Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh.

Doa dan zikir bersama ini dipimpin oleh Teungku Ibrahim dari Balohan Sabang dan diikuti oleh Kapten KMP Tanjung Burang, Rubai, para ABK, kepala pelabuhan Balohan Husaini serta ratusan penumpang lainnya.

Kapal fery KMP Tanjung Burang juga melakukan satu putaran di ujung Seukei pada lokasi tenggelamnya kapal fery KMP Gurita. Pasca doa dan zikir selesai, kemudian kegiatan dilanjutkan dengan menabur bunga ke laut dan kegiatan ini diwakili oleh Teungku Ibrahim selaku pemimpin kegiatan.

Setelah doa dan zikir bersama selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah antar penumpang warga Sabang mengenang tragedi tenggelamnya kapal fery KMP Gurita.

Tak lama berselang setelah kegiatan selesai, turunlah hujan yang cukup lebat.
Kapten KMP Tanjung Burang, Rubai mempersilakan tamu dan penumpang yang mengikuti doa dan zikir bersama di atas kapal fery KMP Gurita untuk masuk ke ruangan VIP.

Banyak dari warga Sabang yang acap kali lupa akan peristiwa tenggelamnya kapal fery KMP Gurita. Namun begitu diumumkan ada doa dan zikir bersama dilakukan di kapal tersebut, baru lah sebagian warga Sabang ingat bahwa sudah 24 tahun kapal fery KMP Gurita tenggelam.

Sebagian besar warga Sabang masih ingat bahwa 19 Januari adalah hari dimana kapal fery KMP Gurita tenggelam dan jejaknya tak nampak lagi. "Pengumuman doa dan zikir bersama untuk memperingati tenggelamnya kapal fery KMP Gurita terlambat dilakukan," ujar Kepala ASDP cabang Sabang, Husaini.

Kedepannya, pengumuman tentang kegiatan doa dan zikir bersama untuk mengenang tenggelamnya kapal feri KMP Gurita bisa disampaikan lebih awal. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, doa dan zikir bersama untuk memperingati tenggelamnya kapal fery KMP Gurita dilakukan di atas kapal fery KMP BRR.

Pada hari Minggu, 19 Januari 2020 untuk pertama kalinya, kegiatan doa dan zikir bersama dilaksanakan di atas kapal fery KMP Tanjung Burang. Tugu peringatan tenggelamnya kapal fery KMP Gurita di dalam pelabuhan Balohan Sabang juga sudah kurang terawat, perlu adanya perhatian dan upaya pemeliharaan yang lebih lagi.

Dalam rangka mengenang tenggelamnya kapal fery KMP Gurita, marilah kita bersama-sama berdoa dan membaca Alfatihah sebanyak tujuh kali. Amin.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembalioleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
10-Jun-2020, 09:39 WIB


 
  Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembali Obyek wisata rohani Salib Kasih di pegunungan Siatas Barita, Tapanuli Utara dibuka kembali sejak Jumat (5/6), setelah dua bulan lebih ditutup akibat wabah Covid-19. Lokasi wisata ini salah satu destinasi unggulan yang dibangun bupati Lundu Panjaitan tahun 1993. Puluhan ribu
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia