KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiDua Minggu Berlatih Menulis Bersama PMOH untuk Para Pelajar SMP dan SMA oleh : Redaksi-kabarindonesia
02-Jun-2020, 01:39 WIB


 
 
KabarIndonesia - Selamat Idul Fitri! Masih dalam situasi masa lebaran ini, Harian Online KabarIndonesia (HOKI) kembali membuka pelatihan menulis online Tahun Ajaran (Tajar) XII, 2020. Pada Tajar ini khusus diperuntukkan bagi para pelajar SMP dan SMA untuk mengisi masa liburan
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Melawan Hoax Virus Corona 21 Mei 2020 15:19 WIB


 
Kami Masih Punya Rasa Malu 31 Mei 2020 11:30 WIB

Aroma Kematian 09 Mei 2020 13:56 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Desainer Sang Pemuja Setan 29 Mei 2020 13:08 WIB


 
 
DAERAH

SKPD diminta tindak lanjuti hasil penelitian Kawasan Terpadu Lembah Masurai
Oleh : Sunarto | 30-Des-2011, 08:46:45 WIB

KabarIndonesia - Jambi, Gubernur Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, MM, meminta para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), untuk segera menindaklanjuti hasil penelitian, yang telah dilakukan oleh tim peneliti yang terdir dari Badan Penelitian dan Pengembangan daerah (Balitbangda) Provinsi Jambi bersama kalangan akademisi Universitas Jambi dari berbagai ilmu telah melakukan penelitian. Hal tersebut disampaikan Gubernur mengikuti ekspos laporan dari tim peneliti bersama Wakil Gubernur dan para Kepala SKPD, pada Rabu malam (28/12/2011), bertempat di rumah dinas Gubernur Jambi.

Penelitian di kawasan Lembah Masurai dalam upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di sana, dengan menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat sentra industri perkebunan. Disamping itu Gubernur juga meminta kepada Dinas Pertanian di kabupaten/kota untuk  dapat membuat program pengembangan kawasan sekitarnya dengan memberikan pelatihan kepada masyarakat untuk menanam tanaman-tanaman jangka pendek, sehingga dapat memenuhi kebutuhan sembilan bahan pokok, khususnya sayur-mayur.

Karena sebagaimana sama-sama diketahui tingginya implasi yang terjadi di Jambi salah satunya dikarenakan lonjakan harga cabai yang tidak dapat dikendalikan. Jika cabai ini dapat dipenuhi di masing-masing kota dan kabupaten, maka inplasi dapat ditekan, tegas Gubernur.

Sebelumnya Dr. Ir. Hj. Rosyani, M.S, M.S menyampaikan, bahwa penelitian ini dilakukan dengan didasari kajian ilmiah terhadap kondisi geo-fisik, sosial ekonomi dan budaya, berupa data primer dan data sekunder, di tiga kecamatan wilayah lembah Masurai, masing-masing Kecamatan Jangkat, Lembah Masurai, dan Kecamatan Tenang.

Setelah melalakukan penelitian tim ini menyimpulkan dan merekomendasi hal-hal sebagai berikut;  

1.  Kawasan Lembah Masurai berpotensi secara dikelola secara terpadu dan holistic dengan memperhatikan aspek lingkungan, social, ekonomi, budaya dankelembagaan secara simultan untuk mencapai keberlanjutan, sehingga kawasan ini dapat disebut sebagai “kawasan Terpadu Lembah Masurai”.
2.  Potensi utama yang dapat dikembangkan di kawasan lembah Masurai adalah potensi sektor pertanian dalam arti luas dan pariwisata. Penegembangan beberapa komoditi berupa tanaman pertanian yang direkomendasikan dalam kajian ini telah disesuaikan dengan evaluasi kesesuaian lahan untuk setiap komoditas pertanian yang ada aspek lainnya (sosial, dan ekonomi) di kawaasan tersebut. Komoditas pertanian yang berpotensi dikembangkan meliputi tanaman perkebunan terdiri dari kopi, nilam, dan karet), untuk tanaman pangan, padi sawah, padi lading dan jagung sedangkan untuk hortikultura jenis sayur-sayuran (cabe dan kentang).
3.  Komoditas pertanian seperti wortel, strowberi, jahe, kubis, markisa, dan tembakau. Berdasarkan evaluasi kesesuaian lahan juga sesuai untuk dikembangkan di kawasan tersebut, meskipun saat ini komoditas tersebut belum diusahakan masyarakat setepat. Karena, pengembangan komoditas tersebut di Kawasan Lembah Masurai akan menimbulkan konsenkuwensi berupa membangun pengetahuan baru bagi masyarakat setempat.
4.  Kekayaan biodiversitas jenis tanaman hias (bunga-bungaan) juga berpotensi untuk menjadikan Lembah Masurai sebagai lokasi objek wisata dengan membangun “kebun bunga”, ini dapat diwujudkan secara terintegrasi melalui pemebangunan networking dengan intasni terkait dn informasi lokal, nasional dan global.

Sedangkan program yang diusulkan 28 program, masing-masing;

1. Peningkatan Produksi Usaha padi,
2. Peningkatan luas tanam usaha tani pada,
3. Pemberdayaan petani padi,
4. Peningkatan produksi karet,
5. Pengembagan pasca panen dan pemasangan bokar,
6. Pemberdayaan petani karet,
7. Peningkatan produktivitas kayu manis,
8. Pengembangan pengelolaan dan pemasaran hasil,
9. Pemberdayaan petani kayu manis,
10. Peningkatan produksi kopi,
11. Pengembangan pasca panen dan kemasan kopi,
12. Pemberdayaan petani kopi,
13. Peningkatan produksi nilam,
14. Pengembangan pasca panen dn pemasaran nilam,
15. Pemberdayaan petani nilam,
16. Peningkatan produktivitas cabe,
17. Pengembangan pasca panen dan peasaran cabe,
18. Pemberdayaan petani cabe,
19. peningkatan produktivitas kentang,
20. Pengolahan dan pemasaran kentang,
21. Pemberdayaan petani ketang,
22. Peningkatan kualitas dan kuantitas bibit sapi,
23. Pengembangan usaha budidaya ternak sapi,
24. Peningkatan status kesehatan ternak,
26. Pengembangan usaha budidaya ayam buras,
27. Peningkatan setatus kesehatan ternak ayam buras, dan
28. Pengembangan agrobisnis dan agro industry.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
DIE HARD - SUSAH MATEK 23 Mei 2020 10:41 WIB

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia