KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia - Pada Nukilan Buku Jokowi Utusan Semesta: Sekali Lagi Semesta Membuktikan Tidak Pernah Ingkar janji bagian (9), kita telah melihat kepintaran Presiden Jokowi dalam membalikkan keadaan dari semula dianggap penakut dan pengecut, tiba-tiba membalikkan keadaan dengan secara berani bergabung
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
JENUH 17 Jul 2019 15:06 WIB

Sayapku Telah Patah 08 Jul 2019 10:34 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
PWI Jaya Gelar Orientasi Wartawan 17 Jul 2019 16:02 WIB


 
 
DAERAH

Surat Pengunduran Bupati Madina Memicu Rasa Kecewa Mahasiswa Asal Madina, Nilai Bupati Sedang Galau dan Salah Kaprah
Oleh : Arwan Syahputra | 24-Apr-2019, 10:44:26 WIB

KabarIndonesia - Lhoksumawe, Masyarakat kabupaten Mandailing Natal digegerkan oleh beredarnya surat pengunduran bupati Mandailing Natal, yang dinilai karena bupati merasa gagal dalam memenangkan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden No Urut 01.
Surat yang beredar dengan kop surat lambang Garuda, tertanggal 18 April 2019, nomor: 019.6/1214/TUPIM/2019  ditujukan kepada Presiden RI dan Menteri Dalam Negeri.
Dalam surat tersebut Bupati Madina mengungkapkan kekecewaannya karena gagal dalam merubah pola pikir masyarakat terkait prestasi Jokowi.

"Sejalan dengan uraian di atas dan mengingat pencerahan sudah cukup kami berikan kepada semua lapisan baik bersama beberapa Putra daerah disertai ulama yang berdomisili di Jakarta/Medan, namun belum berhasil memperbaiki pola pikir masyarakat dalam mendukung berbagai pembangunan, untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak presiden dan sebagai ungkapan rasa tanggung jawab atas ketidak nyamanan ini dengan segala kerendahan hati izinkan kami menyampaikan permohonan untuk berhenti sebagai Bupati Mandailing Natal" tulis Drs.H.Dahlan Hasan Nst dengan bahasa kecewa yang tertuang pada paragraf ke-3, 18 April 2019 di Panyabungan .

Menanggapi surat tersebut, mahasiswa  fakultas hukum Universitas Malikussaleh yang berasalndari Mandailing Natal akhirnya ikut berkomentar. "Bupati seperti sedang galau akibat pemilu 2019. Kenapa, karena suara capres kalah, pak Dahlan ini jadi loyo seperti ini?. Bukankah sebelum jadi bupati dia telah siap melayani masyarakat Madina? Sungguh memprihatinkan, galau pemilu yang luar biasa," kata Al Fiki Nasution pada wartawan MetroRakyat.Com, Senin (22/04/2019).

Sebagai Mahasiswa asal Madina, dan yang juga semarga dengan sang bupati tercinta, Al Fiki merasa keheranan ulah bupati yang dinilai tak logis tersebut. "Kok bisa bapak ini kek gini, saya kenal beliau akan kebijakan responsifnya dan akibat pemilu beliau seperti ini" sebut Al Fiki Nst . Fiki yang dikenal cukup cerdas dikampusnya akhirnya memberikan komentar hukumnya, dan menegaskan bahwa sang bupati "salah kaprah" dalam prosedur pengunduran diri.

Menurut UU nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, pada pasal 78, bahwa
(1) Kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah berhenti karena: a. meninggal dunia;
b. permintaan sendiri; atau c. diberhentikan.
Dalam point huruf  itu dijelaskan dalam pasal 79 bahwa (1) Pemberhentian kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah sebagaimana dimaksud dalam pasal 78 ayat (1) huruf a dan huruf b serta ayat (2) huruf a dan huruf b, diumumkan oleh pimpinan DPRD dalam rapat paripurna dan diusulkan oleh pimpinan DPRD kepada Presiden melalui Menteri untuk gubernur dan/atau wakil gubernur serta kepada Menteri melalui gubernur sebagai wakil
Pemerintah Pusat untuk bupati dan/atau wakil bupati atau wali kota dan/atau wakil wali kota untuk mendapatkan penetapan pemberhentian
Jadi dalam hal ini jelas, bupati salah kaprah, dia langsung menyurati Mendagri dan Presiden, padahal ada prosedur dan langkah utama yang harus dilakukan melalui DPRD Mandailing Natal" pungkas Al Fiki Nasution.(*)


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Cara Asik Menikmati Mudik 23 Mei 2019 13:11 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia