KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PemiluPasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla Memenangkan Pilpres 2014 oleh : Badiyo
26-Jul-2014, 23:44 WIB


 
 
Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla Memenangkan Pilpres 2014
KabarIndonesia – Jakarta, Dalam rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara nasional Pemilihan Presiden (Pilpres), yang berlangsung hari Selasa (22/7) mulai pukul 10.00 hingga pukul 22.00 WIB, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan
selengkapnya....


 


 
BERITA POLITIK LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Terima Kasih dari Pengguna Jasa 28 Jul 2014 11:56 WIB

Keniscayaan 23 Jul 2014 05:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ditha dan Dina Dukung Argentina! 13 Jul 2014 05:44 WIB


 
Mudik Gratis Bersama Jasa Raharja 26 Jul 2014 23:41 WIB

Resep Pribadi Plecing Kangkung 15 Mei 2014 00:19 WIB

 

Mari Kita Belajar dari 15 Pemimpin Besar Dunia!

 
POLITIK

Mari Kita Belajar dari 15 Pemimpin Besar Dunia!
Oleh : Dr. Dito Anurogo | 18-Nov-2008, 03:05:20 WIB

KabarIndonesia - Di dalam catatan harian Dr. Dino Patti Djalal, "Harus Bisa! Seni Memimpin ala SBY" dapat kita pelajari berbagai kepribadian (personality) unik lima belas pemimpin besar dunia.

Melalui PM Manmohan Singh dari India, kita dapat belajar dari kepribadiannya yang sangat rendah hati, halus, dan santun. Beliau tidak suka dipuji dan lebih suka memuji lawan bicaranya.

Melalui PM Lee Hsien Loong dari Singapura, kita dapat belajar dari beliau yang merupakan sosok intelektual yang pandai berargumentasi dan selalu berbicara dengan logika.

Melalui sekjen PBB Kofi Annan, kita dapat belajar dari beliau yang "business-like" dan jarang berbasa-basi atau berkelakar.
Sifat ini ternyata juga dimiliki oleh kanselir Jerman Angela Merkel, yang cenderung berbicara "to-the-point", tidak suka berbasa-basi, dan tidak sungkan untuk bertanya jika memang belum mengetahui sesuatu hal.

Melalui PM Wen Jia Bao dari Cina, kita belajar untuk hemat dalam berkata, selalu berbicara dengan sistematis, teratur, sehingga mudah diingat.

Melalui PM Badawi dari Malaysia, kita dapat meneladani kepribadian beliau yang sangat kebapakan, bijaksana, selalu tersenyum, senantiasa berbicara secara rasional dan dari hati ke hati. Hebatnya lagi, setiap kali ada masalah, beliau selalu "cool" dan selalu mencari solusi dengan kepala dingin.

Melalui PM John Howard dari Australia, kita dapat mencontoh kepribadian beliau yang easy-going dan rendah hati.

Melalui presiden Vladimir Putin dari Rusia, kita dapat meniru sikapnya yang suka melucu meskipun tatapan matanya tajam dan terkenal dingin.

Melalui Sultan Bolkiah dari Brunei Darussalam, kita dapat mencontoh kepribadian beliau yang kalem dan tidak pernah bersikap konfrontatif.

Melalui presiden Musharraf dari Pakistan, kita dapat belajar dari beliau yang merupakan pribadi lugas, penuh perhitungan, analisisnya selalu tajam, dan tutur katanya persuasif.

Melalui presiden Mahmoud Abbas dari Palestina, kita dapat mencontoh beliau yang cepat akrab, bersahaja, dan lebih suka mendengar sebelum berbicara.

Melalui presiden Ahmadinejad dari Iran, kita dapat meneladani beliau yang merupakan pribadi yang hangat dan selalu berapi-api terutama jika berbicara tentang Barat.

Melalui raja Abdullah dari Yordania, kita dapat belajar tiga hal, yaitu: rileks, enerjik, dan informal.

Melalui presiden Toledo dari Peru, kita dapat belajar dari kebiasannya yang unik, yaitu gemar berbicara panjang lebar, apapun topiknya.

Melalui presiden George Bush, kita dapat belajar dari beliau yang memiliki kepribadian yang menarik dan selalu "upbeat". Ia selalu menggoda pemimpin-pemimpin lain, sering mengejek menterinya sendiri di depan tamu asing, dan paling sering bercanda dengan pelayan serta petugas konferensi.

Nah, sebaiknya mulai saat ini kita belajar dan meneladani mereka. Siapa tahu kita, suatu saat nanti, menjadi pemimpin besar dunia!



Tentang Penulis

Dito Anurogo

- A Student in School of Medicine, Sultan Agung Islamic University (FK UNISSULA), Semarang, Central Java.
- A member of Center for Indonesian Medical Students' Activities (CIMSA).
- A member of International Federation of Medical Students'
Associations (IFMSA).




Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Miniatur Masjid Bahan Bekasoleh : Johanes Krisnomo
25-Jul-2014, 00:40 WIB


 
  Miniatur Masjid Bahan Bekas Jelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H, mengundang kreatifitas untuk membuat karya unik berupa minatur sebuah masjid dari barang-barang bekas seperti kardus, kaleng dan bola plastik. Contohnya, Rudi Iskandar (38 thn), karyawan PT. Ultrajaya di Padalarang, Bandung, menyumbangkan hasil karyanya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
PILPRES 2014: Tidak Perlu Fanatik 07 Jul 2014 19:08 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 
Mantan Pengguna Perlu Pertolongan 15 Jul 2014 23:00 WIB


 
Kampanye LEBE 28 Apr 2014 07:21 WIB

 
Tak Selamanya Teknologi Mahal 03 Jun 2014 09:05 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia