KabarIndonesia - Nama Lita Tamzil semakin banyak dibicarakan setelah buku pertamanya "Belajar Gaul,Jadi Manusia Unggul" terbit. Buku setebal 218 halaman yang diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama ini, merupakan bukti kesuksesan Lita Tamzil, yang atas prakarsa suaminya, Paulus Tamzil,
POLITIK
Caleg Bule, Mengapa Tidak? Oleh : Carla Bley Ardian | 20-Mar-2009, 16:52:25 WIB
KabarIndonesia - Denpasar,Ada yang menarik dari pemilihan legislatif di Bali, terutama dari kubu Partai Demokrasi Pembaruan (PDP). Partai yang merupakan pecahan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini membuat heboh media massa baik lokal, nasional, maupun internasional dengan mengusung Calon Legislatif (Caleg) keturunan Jerman, Petra Odebrecht.
Petra (41) yang sudah menjadi warga negara Indonesia sejak tahun 1991 ini menyatakan dalam wawancara lewat telepon Februari lalu bahwa ketertarikannya dalam dunia politik Indonesia dikarenakan ia ingin membuat perubahan-perubahan dengan arah yang lebih baik di Indonesia, terutama di Bali.
Wanita berkulit putih ini mempunyai misi utama untuk menaikkan status para wanita dan meningkatkan kesadaran rakyat Indonesia dalam berpolitik. Sebagai contoh, ia menceritakan salah satu kunjungannya di sebuah kampung dimana ada pabrik yang pekerja-pekerjanya kebanyakan perempuan.
Di sana Petra bukannya ditanyai mengenai inti perjuangan PDP dan bagaimana PDP bisa mengakomodasi kepentingan rakyat setempat, tapi para ibu-ibu itu malah bertanya berapa uang yang akan mereka dapat kalau mereka memilihnya. Pertanyaan ini membuatnya terkejut dan ia jadi semakin ingin mengubah cara pandang wanita-wanita Indonesia.
Selain itu pariwisata juga menjadi isyu yang menarik bagi Petra. “Selama belasan tahun saya tinggal di Bali, kebanyakan saya bekerja dalam bidang pariwisata. Oleh karena itu saya ingin juga meningkatkan promosi turisme Bali,” katanya dengan Bahasa Indonesia yang cukup fasih, walaupun dengan aksen yang masih kental.
Ia juga sangat peduli dengan keadaan lingkungan bahari Bali yang mulai tercemar. Wanita dengan nomor urut 6 di PDP ini mengamati bahwa keadaan laut di Bali sering kotor dan terpolusi sehingga menyebabkan banyak ikan mati. “Seharusnya ini dapat diatasi oleh bupati disini asalkan penerapannya tegas,” katanya dengan antusias.
Ketika ditanya berapa besar peluangnya untuk menang di pemilu mendatang, ia tertawa dan berkata, “Saya hanya maju untuk DPRD Bali saja kok. Dan kalaupun saya tidak terpilih, saya tetap akan mendukung kolega-kolega di PDP dalam misi bersama kami.” Yang penting adalah kenyataan bahwa saya adalah bule pertama yang ikut pemilu di Indonesia, itu sudah cukup untuk menunjukkan bahwa tidak ada feodalisme di negeri ini, tegasnya. (*)
Sejumlah turis asing dan lokal tidak menghiraukan tumpukan sampah yang ada di sepanjang Pantai Kuta Bali beberapa waktu lalu. Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya mengatasi permasalahan sampah kiriman tersebut agar tidak merusak citra pariwisata Pulau Bali. Peran serta semua elemen