KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniTayangan TV Tidak Ramah Anak oleh : Paulus Mujiran, S.sos, Msi
09-Sep-2010, 00:36 WIB


 
 
Tayangan TV Tidak Ramah Anak
KabarIndonesia - Tayangan televisi kian tidak ramah anak. Nyaris tidak ada tayangan yang mendidik seperti mengajari anak agar hormat kepada orang tua dan guru, rajin menabung dan hidup berhemat, suka bekerja keras atau hidup berprihatin.

Yang ada adalah
selengkapnya....


 

Enthusiasm by Fida R. Abbott

 
BERITA POLITIK LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Lowongan Jurnalis 25 Jul 2010 19:29 WIB

Lowongan Desainer Grafis 19 Mei 2010 14:56 WIB

 
Tim Pencari Fakta Insiden Biau 02 Sep 2010 02:14 WIB

Polda Kepri Bekuk Jambret 29 Aug 2010 21:06 WIB

 
Pada Suatu Pertigaan Malam 09 Sep 2010 00:40 WIB

Sohibku, Malaq ul-Maut 08 Sep 2010 01:38 WIB

 
Floriade, Festival Bunga 20 Aug 2010 12:47 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Perempuan itu Bawel ! 07 Sep 2010 08:32 WIB

Meneguhkan KeIndonesiaan Kita 29 Aug 2010 21:03 WIB

 

Reaksi SBY Tidak Efektif

 
POLITIK

Reaksi SBY Tidak Efektif
Oleh : Redaksi-kabarindonesia | 29-Des-2009, 16:03:37 WIB

KabarIndonesia - Sejauh ini reaksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terhadap buku Membongkar Gurita Cikeas tulisan George Aditjondro sangatlah ringan.

Tidak seperti sebelumnya di mana SBY selalu mengatakan adanya pihak yang ingin menjatuhkannya atau upaya pembunuhan karakter terhadapnya. Reaksi keras justru muncul dari kalangan pendukung presiden, padahal reaksi mereka ini tidak ada artinya sama sekali. Demikian pendapat Prof. Dr. Tjipta Lesmana, pakar komunikasi politik di Jakarta. 

Tudingan Senada

Menurut Profesor Tjipta Lesmana, sebelum munculnya buku George itu, sebenarnya sudah banyak tudingan senada yang diarahkan pada orang-orang seputar SBY. Hanya saja yang berbentuk buku baru pertama kali ini. Sesudah ini pun, demikian pendapat Tjipta Lesmana, masih akan muncul buku atau tulisan yang bertema sama. Karena sejak awal, banyak yang curiga dari mana asal-usul dana kampanye SBY dan Partai Demokrat  sewaktu pemilu lalu.

Dana tersebut pasti besar karena kampanye yang luar biasa lewat media massa, iklan-iklan besar di Kompas yang satu halamannya berharga 400 juta rupiah setiap muncul.

"Partai Demokrat sering muncul dengan iklan seperti ini. Luar biasa," demikian pendaat Tjipta Lesmana.

Semua orang bertanya-tanya dari mana dana itu, tapi tidak pernah ada jawaban, tidak ada keterbukaan. Inilah yang menimbulkan kecurigaan.

"Selama hal ini masih terus tertutup, belum ada keterbukaan maka cerita seperti George Aditjondro ini keluar lagi," demikian Tjipta Lesmana.


Reaksi

Sejauh ini reaksi SBY terhadap pernyataan dalam buku George Aditjondro sangatlah ringan. Reaksi SBY yang diucapkan dalam perayaan Natal bersama di Jakarta Convention Hall, tidak langsung menghantam buku George. SBY hanya mengatakan: "... marilah kita semua laksanakan ajaran agama yang universal, yaitu jangan melakukan fitnah, jangan menduduh." Demikian Tjipta Lesmana mengutip SBY.

"Kita sudah tahu sasarannya ke buku George, tapi bisa saya katakan itu sangat umum, normatif. Saya juga heran kali ini SBY kelihatan ringan. Apa dia juga pusing sedang mencari rumus untuk menghantam balik. Ini mengherankan, sebab tuduhan itu sangat berat. Dikatakan yayasan-yayasan SBY  dijadikan pundi untuk membiayai kampanye. Disebut pula nama-nama yang ada kaitan dengan Bank Century. Saya melihat isi buku George sangat amat serius, dari kaca mata SBY. Tetapi kenapa reaksi masih tenang-tenang. Ini wallahualam, saya juga nggak tahu," jelasnya lagi. 

Sejauh ini yang justru beraksi keras adalah orang-orang di sekeliling SBY. Dan menurut Tjipta Lesmana hal itu tidak akan efektif dan tidak signifikan.

"Harus langsung diambil-alih SBY. Karena buku George ini sasarannya jelas sekali, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Jadi kalau lewat jubir presiden atau petinggi Partai Demokrat, itu tidak ada artinya. Apalagi jubir presiden mengatakan itu buku kontroversial. Itu reaksi yang sangat tidak efektif," katanya.
 

Fakta dan Bukti

Prof. Tjipta Lesmana kemudian mengutip teori Lenin, pendiri Uni Sovyet, yang mengatakan gosip hanya bisa digulung dengan mengajukan bukti. Selama tidak ada fakta dan bukti, maka gosip akan bergentayangan terus dan lama kelamaan bisa dianggap kebenaran oleh publik. Tjipta Lesamana kemudian mengatakan, "SBY harus mengeluarkan fakta, fakta dan fakta."

Sumber: Radio Nederland Wereldomroep
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia/article/reaksi-sby-tidak-efektif

 
Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mobil Terbalikoleh : Arief Kamil
08-Sep-2010, 06:48 WIB


 
  Mobil Terbalik TERBALIK: Sebuah mobil APV BA 805 SR terbalik di kawasan Rimbo datar, Padang( 8/9). Diduga kuat kejadian naas itu terjadi gara-gara sopir mengantuk saat berkendara. Tidak ada korban jiwa dari kejadian yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB tersebut, tiga orang
selengkapnya....
 
 

 
BERITA LAINNYA
 
Menghapus Mitos Mudik Lebaran 08 Sep 2010 20:18 WIB

 
LAI Komitment Berantas Buta Huruf 09 Sep 2010 01:05 WIB


 
PBB Dirikan Akademi Anti Korupsi 05 Sep 2010 14:44 WIB

 

 
DFO Bermasalah dan Feng Shui 17 Aug 2010 23:37 WIB

 
Bantuan untuk 39 Atlet Siak 02 Sep 2010 14:37 WIB

Liga Inggris: Aroma Laga Terendus 29 Aug 2010 21:13 WIB

 
Belajar dari Warren Buffet 26 Jul 2010 22:59 WIB

Ustadz SolMed, Saingan UJE? 26 Jul 2010 22:29 WIB

 
Geliat Menulis Kritik Sastra 08 Sep 2010 01:34 WIB

Tips Libur Lebaran Berkesan 06 Sep 2010 18:06 WIB

 

 
Mabuk Pakai Kopi Kuda 03 Sep 2010 04:59 WIB


 
Berlebihan Itu tidak Baik 08 Sep 2010 20:14 WIB


 
Sarana Komunikasi Tersendat 28 Aug 2010 02:10 WIB

Situs Porno Resmi Diblokir 19 Aug 2010 03:17 WIB

 
Prasangka dan Dengki 06 Sep 2010 17:53 WIB

IIP Santuni Anak Yatim Piatu 25 Aug 2010 12:53 WIB

 
Yayasan Peduli Hutan Lestari
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia