KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiJerman Bahas Larangan Berjilbab buat Anak TK dan SD oleh : Kabarindonesia
24-Mei-2019, 14:50 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jerman bergulat dengan fenomena jilbab di kalangan siswa taman kanak-kanak atau sekolah dasar. Kebiasaan tersebut dinilai mempersulit proses integrasi. Tapi apakah larangan serupa di Austria adalah langkah bijak?

Perdebatan tentang larangan jilbab di sekolah dasar di Jerman
selengkapnya....


 


 
BERITA PEMILU LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Kejagung Tunggu SPDP Kasus Makar 24 Mei 2019 17:39 WIB


 
Menunggu 19 Mei 2019 16:15 WIB

SYEH SITI JENAR 16 Mei 2019 15:44 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PEMILU

Anggota PWI Harus Kawal Pemilu 2009
Oleh : Zul Anwar Ali Marbun | 18-Des-2008, 14:45:51 WIB

KabarIndonesia – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sumatera Utara A Muchyan AA mengimbau seluruh anggota PWI yang bertugas dan tersebar di berbagai media baik cetak maupun elektronik untuk ikut proaktif melakukan pengawalan tahapan demi tahapan pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pilpres 2009 di wilayah penugasannya.

Imbauan tersebut disampaikan Muchyan di depan para penerima kartu keanggotaan baru terdiri dari 46 anggota muda, 24 anggota muda baru dan 17 anggota biasa di Aula Gedung PWI Sumatera Utara Jalan Adinegoro Medan, Kamis (18/12). Penyerahan kartu ditandai tradisi pembacaan kode etik jurnalistik (KEJ) secara serentak dipandu salah seorang peserta.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Dewan Kehormatan Daerah (DKD) PWI Sumatera Utara A Ronny Simon bersama anggota War Djamil, Wakil Ketua Bidang Organisasi Dailami, Sekretaris Hermansjah, Wakil Sekretaris Zul Anwar Ali Marbun, Bendahara Suwandi Sulaiman, Ketua PWI Perwakilan Langkat Imam Fauzi, Ketua PWI Perwakilan Deli Serdang Husni Siregar, dan Ketua PWI Perwakilan Kota Binjai Muslim Ginting.

Menurut Muchyan, pengawalan tahapan demi tahapan pelaksanaan Pemilu 2009 yang dilakukan sebanyak 700 anggota PWI dalam bentuk sosial kontrol melalui ketajaman peliputan sangat urgen untuk mendukung pelaksanaan pesta demokrasi tersebut berjalan secara terarah, berlangsung tertib, jujur dan adil. Termasuk dapat mendorong keseriusan petugas penyelenggara Pemilu dalam menjalankan tugas secara benar.

”Fungsi pers sebagai pengawal proses demokratisasi yang terus berproses ke arah kebaikan di tanah air mutlak dan harus dijalankan segenap insan pers secara tegas dan konsekuen. Ketidakbenaran, ketidakjujuran, penyimpangan dan sebagainya dalam tahapan pelaksanaan Pemilu 2009 harus mendapat porsi besar dalam aktivitas peliputan wartawan khususnya yang tergabung dalam organisasi PWI,” imbau Muchyan.

Selain itu, Muchyan tak bosan-bosan kembali mengingatkan para wartawan anggota PWI untuk senantiasa menaati kode etik jurnalistik (KEJ) sebagai etika profesi dalam menjalankan tugas. Dengan penaatan pada KEJ berikut kesadaran mengikuti aturan yang tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers akan melepaskan wartawan dari jeratan hukum.

”Karena itu, hapal dan kuasai terus butir-butir KEJ maupun ketentuan UU Pers dengan penuh seksama. Tanpa kepatuhan itu, wartawan tidak akan dihargai publik. Dan sebagai anggota PWI kepatuhan terhadap KEJ dan UU Pers merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar. Sebab, hanya melalui cara itulah PWI tetap dihargai dan dihormati kiprahnya di tengah-tengah masyarakat,” urai Muchyan.

Tradisi yang juga terus dipertahankan PWI guna meningkatkan kualitas wartawan yang tergabung dalam organisasi ini, lanjut Muchyan, melakukan pembekalan sebelum peningkatan atau kenaikan status disamping melakukan ujian seleksi bagi wartawan sebelum ditetapkan menjadi anggota PWI.

Untuk tahun 2008 ini, sebagaimana dilaporkan Ketua Panitia Pelaksana Drs Dailami, pembekalan dilakukan terhadap 50 orang calon anggota termasuk anggota yang akan memasuki kenaikan status. Pelaksanaannya dipusatkan di Gedung Indosat Pantai Cermin Kabupaten Deli Serdang selama tiga hari 18-20 Desember 2008.

Materi yang dibekali antara lain mencakup penguasaan terhadap UU Nomor 40 tahun 1999, KEJ, profesionalisme, keorganisasian, teknik dan etika wawancara, teknik berpidato, teknik menulis, fotografi, diskusi, basic training fisik dan mental.

Selain menurunkan pelatih dari PWI Sumatera Utara narasumber lain adalah Ketua KPUD Sumatera Utara Irham Buana Nasution MHum dengan topik: ”Seputar Pemilu 2009 di Sumut” dan praktisi pers mantan wartawan Tempo yang kini Pemimpin Redaksi Harian Medan Bisnis Bersihar Lubis. (*)

Keterangan foto: Ketua PWI Sumatera Utara  A Muchyan AA didampingi pengurus lainnya menyematkan badge kepada peserta pembekalan anggota PWI yang pembukaannya dilakukan di aula Gedung PWI Sumatera Utara Jalan Adinegoro Medan bersamaan penyerahan kartu baru kepada anggota


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://www.kabarindonesia.com


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Hanya Satu Produk Indonesia di "Asia Society and Museum"oleh : Fida Abbott
21-Apr-2019, 05:24 WIB


 
  Hanya Satu Produk Indonesia di "Asia Society and Museum" berlokasi di 725 Park Ave, New York, NY 10021; berukuran tidak besar; memiliki dua lantai dan lantai bawah tanah. Lantai pertama untuk pendaftaran para tamu yang berkunjung, kafe, dan toko suvenir. Lantai dua untuk museum yang
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Persiapan Puasa Sahur Dahulu 19 Mei 2019 15:43 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Air Danau Toba Tercemar Berat 24 Mei 2019 15:17 WIB


 
Cara Asik Menikmati Mudik 23 Mei 2019 13:11 WIB


 
(Jangan) Terjebak Kitab Suci 25 Mei 2019 07:30 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia