KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
InternasionalPelihara Bumi Ini Dengan Perdamaian (4): Tidak Ada Tuhan Kecuali Aku oleh : Tonny Djayalaksana
09-Okt-2019, 05:21 WIB


 
 
KabarIndonesia - Melalui perenungan diri, saya berharap akan bisa lebih menghayati agama dan juga lebih dapat menekuni jalan hidup sehari-hari. Saya memastikan diri bahwa menjadi Mualaf merupakan suratan dari jalan hidup saya, dan setelah menjadi mualaf saya merasakan perubahan 180
selengkapnya....


 


 
BERITA PEMILU LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Komedi Politik 02 Okt 2019 11:10 WIB

Antara Jarak dan Doa 21 Sep 2019 10:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Rayuan Gombal vs Cinta Sejati 11 Okt 2019 08:58 WIB


 

HILDA KUSUMA DEWI: Usaha Maju Indonesia Maju

 
PEMILU

HILDA KUSUMA DEWI: Usaha Maju Indonesia Maju
Oleh : Zohiri Kadir | 19-Mar-2019, 20:55:10 WIB

KabarIndonesia - Indonesia tengah merentas jalan menuju status negara maju pada 2045. Menurut Hilda Kusuma Dewi, Wakil ketua komite tetap bidang Perdagangan dan Distribusi Kadin Indonesia, salah satu kunci untuk mencapai target tersebut adalah dengan menciptakan iklim usaha yang menopang pertumbuhan ekonomi nasional."Penciptaan iklim usaha yang kondusif perlu dimulai dari manusianya. Artinya, adanya lingkungan yang tepat untuk melahirkan wirausahawan-wirausahawan baru di negeri ini," papar Hilda Kusuma Dewi saat menjadi pembicara pada acara bertajuk "Usaha Maju, Indonesia Maju" yang digelar Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Minggu, 17 Maret 2018.

Acara ini menghadirkan M. Lutfi, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang UMKM dan mantan Menteri Perdagangan, Ketua KPU Jakarta Utara Abdul Bahder, serta Ketua Bawaslu Jakarta Utara M. Dimyati.

Menurut dia, upaya tersebut tidaklah mudah. Karena itu, butuh dukungan seluruh pemangku kepentingan untuk melahirkan bibit-bibit baru wirausahawan atau entrepreneur di lingkungan masing-masing. Pasalnya, saat ini jumlah wirausahawan di Indonesia baru mencapai 1,3 persen dari jumlah penduduk.

Jumlah tersebut masih terbilang kecil dibandingkan negara maju."Amerika Serikat, misalnya, jumlah wirausahannya sudah mencapai 12 persen dari total jumlah penduduknya. Singapura sudah 7 persen, Tiongkok dan Jepang 10 persen. Bahkan, dua negara emerging market, yaitu India dan Malaysia pun masih di atas Indonesia, masing-masing dengan jumlah 7 persen dan 3 persen," terang Hilda memberikan contoh.

Menurut perempuan yang saat ini menjabat sebagai Direktur PT Nusantara Adara ini, jumlah 1,3 persen wirausahawan tersebut perlu ditingkatkan. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan animo generasi millenial akan teknologi digital. Generasi kini perlu didorong untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi digital, tetapi juga melihat peluang-peluang usaha di ruang teknologi industri 4.0 atau yang dikenal dengan sebutan technopreneurship. pemanfaatan teknologi digital diyakini dapat mendorong industri nasional lebih kreatif dan berdaya saing di kancah global dengan menghasilkan produk yang berkualitas, aman, dan sesuai standar.

"Ada celah-celah yang dibutuhkan industri nasional berupa terobosan-terobosan teknologi guna meningkatkan produktivitas dan daya saing bisnis. Inilah ruang yang tersedia bagi kelahiran teknopreneur-teknopreneur baru di negeri ini," ujar Hilda. Karena itu, dia mendukung langkah pemerintah yang menargetkan munculnya 1.000 wirausaha digital atau teknopreneur di Indonesia pada 2020. Program tersebut bukan saja bertujuan untuk meningkatkan kuantitas wirausahawan. Lebih dari itu, pemerintah ingin mendukung fundasi industri yang kuat untuk menopang ekonomi nasional di era digitalisasi industri 4.0.

Menurut wanita yang juga menjabat Wakil Ketua DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta ini, pembentukan jiwa wirausaha membutuhkan peran serta berbagai pihak, mulai dari keluarga hingga pemangku kebijakan negara. "Seorang ibu bisa membantu melahirkan wirausahawan dengan mengaktifkan daya kreasi dan imajinasi anak yang merupakan titik awal munculnya spirit wirausaha. Sedangkan, pada lingkup kebijakan, dibutuhkan aturan perundangundangan yang mendukung iklim wirausaha," kata Hilda.

Pemahaman inilah yang mendorong dirinya untuk mencalonkan dirinya sebagai legislator untuk Provinsi DKI Jakarta periode 2019-2024. Dengan latar belakang sebagai seorang pengusaha muda, wanita enerjik ini meyakini akan mampu mendukung lahirnya peraturan dan kebijakan pro wirausaha melalui peran legislatif. Kesadaran itu pula yang membuat dirinya memilih mencalonkan dirinya melalui Partai Golkar untuk Daerah Pemilihan 3 DKI Jakarta.

"Pengalaman kerja saya di dunia usaha, dilengkapi aktivitas saya di berbagai dunia usaha, mulai dari HIPMI, HIPPI, hingga Kadin Indonesia dan AKRINDO cukup memadai untuk mendalami kebutuhan dunia usaha. Karena itu, jika terpilih nanti, saya ingin menciptakan iklim yang tepat untuk melahirkan wirausahawan baru serta mendukung perkembangan sektor ekonomi nasional menuju negara maju," pungkas Hilda.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utaraoleh : Sesmon Toberius Butarbutar
25-Sep-2019, 15:25 WIB


 
  Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara Camat Nassau Timbul Sipahutar (kiri) meninjau Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir, Rabu (25/09/2019)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia