KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA PEMILU LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
BNN "Panen" 1 Ton Ganja di Aceh 13 Aug 2020 02:57 WIB


 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PEMILU

ICW: Sumut Daerah Terkorup Ketiga, Pilihlah Pemimpin Anti Korupsi
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 05-Jun-2018, 13:59:39 WIB

KabarIndonesia - Medan, Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta agar Pilkada Sumut, bebas dari korupsi dan anti korupsi dalam bidang korupsi. Karena, Sumut merupakan daerah nomor ketiga terkorup di Indonesia. Masyarakat Sumatera Utara diminta untuk melihat secara detail rekam jejak Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut bertarung di Pilkada Sumut.

Laporan M Andimaz Kahfi, wartawan tribun-medan.com, bahwa hari Senin (4/6) Indonesia Corruption Watch (ICW) Divisi Korupsi Politik‎, melaksanakan Diskusi Publik 'Sumut Darurat Korupsi' yang berlangsung di Hotel LJ di Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, pada hari Senin (4/6).

Divisi Korupsi Politik ICW, Donal Fariz menyatakan berdasarkan data ‎ICW 2017, Sumut menduduki peringkat ke 3 daerah terbesar angka korupsinya di Indonesia, setelah Jawa Timur dan Jawa Barat.

Diskusi ini juga dihadiri pembicara Ansari Yamamah dari Cendekiawan Muslim Sumatera Utara, Septian Fujiansyah dari AdvokatLBH Medan dan Ketua Umum HMI Badko Sumatera Utara, serta Mahmud Mulyadi ‎dari akademisi Universitas Sumatera Utara, selaku pakar pidana korupsi.

"Sumut di tahun 2017‎ terdapat 40 kasus korupsi ditangani oleh aparat penegak hukum dengan total kerugian negara mencapai Rp 286 miliar. Ini menjadi catatan penting bagi warga Sumut, untuk betul memilih pemimpin bagi Sumut sendiri," kata Donal, pada Minggu (3/6/2018).

Lebih lanjut, Donal mengungkapkan Sumut menjadi perhatian khusus dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dikarenakan dua mantan Gubernurnya, Syamsul Arifin dan Gatot Pudjo Nugroho tersandung kasus korupsi. "Momentum Pilkada 2018 ini, ‎menjadi titik krusial bagi masyarakat dan pemerintah Provinsi Sumut, tidak jatuh persoalan yang sama dan berujung kasus-kasus korupsi," ucap Donal.

Selain itu, Donal mengatakan bukan Sumut saja tetapi juga kota Medan. Indeks Persepsi Korupsi (IPK) dirilis oleh Transparansi‎ Internasional Indonesia, kota Medan menjadi Kota terkorup di antara 12 kota terbesar di Indonesia.
"Kota terbaik itu Jakarta Utara dan kota terkorup itu dinilai adalah kota Medan dengan indeks persepsi terendah diseluruh kota besar. Jadi, itu perlunya pemimpin baik, tidak kembali pemimpin terkorupsi berulang," ujar Donal.

Diberitakan bahwa dalam pilkada tanggal 27 Juni 2018 mendatang untuk di Sumut, ada dua paslon yakni Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus.

Donal mengimbau agar selektif memilih kedua paslon itu, untuk memimpin Sumut lima tahun kedepan. "Masyarakat Sumut harus bisa memilih dengan fortopolio anti korupsi. Dengan rekam jejak birokrasi pemberantas korupsi sebagai memimpin ‎untuk menghilangkan persepsi daerah korupsi dari Pilkada Sumut," jelasnya.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
"BURN OUT" = 4G (Gosong) 13 Aug 2020 04:53 WIB


 

 

 

 
Saatnya Nabung Saja Tidak Cukup 13 Aug 2020 02:57 WIB


 

 

 

 
Kemendiknas Luncurkan #Teman KIP 05 Aug 2020 10:35 WIB

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia