KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Lingkungan HidupWALHI: Kabinet Jokowi, Tempatkan Lingkungan Hidup di Bidang Kelas Kedua oleh : Wahyu Ari Wicaksono
25-Okt-2014, 09:55 WIB


 
 
WALHI: Kabinet Jokowi, Tempatkan Lingkungan Hidup di Bidang Kelas Kedua
KabarIndonesia - Sejak pelantikan 20 Oktober 2014, rakyat Indonesia menunggu dengan bersemangat pengumuman kabinet presiden Jokowi. Pengumuman ini tentunya membawa pesan harapan akan adanya    Pemerintahan yang
selengkapnya....


 


 
BERITA KESEHATAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Tak Datang 23 Okt 2014 17:37 WIB

Karyawan (Tak) Setia 16 Okt 2014 17:37 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Minuman Keras

 
KESEHATAN

Minuman Keras
Oleh : Bahron Anshori | 25-Nov-2006, 13:28:49 WIB

Minuman Keras / Alkohol
Oleh Bahron Anshori
( Dalam Sudut Pandang Islam )

Khamer atau minuman keras adalah segala macam bentuk minuman yang memabukkan dan menghilangkan kesadaran bagi si peminumnya. Nabi SAW bersabda, "Setiap yang memabukkan ialah khamer, dan setiap khamer adalah haram. Barangsiapa minum khamer di dunia lalu ia mati, sebelum sempat bertaubat darinya (khamer) sedang ia sebagai pecandu, maka di akhirat ia tidak meminumnya." (HR. Muslim)

Minum khamer merupakan perbuatan yang sangat dilarang oleh Allah SWT. "Hai orang-orang yang beriman sesungguhnya meminum khamer, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan keji, termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan itu agar kamu mendapat keuntungan.

Sesungguhnya setan itu hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamer dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat, maka berhentilah kamu (dari pengerjakan pekerjaan itu)." (QS. Al Maidah (5) : 90-91)

Dalam hadis lain, Rasulullah SAW menambahkan, "Hendaklah kamu jauhi minuman keras karena ia adalah induk segala perbuatan jahat. Barangsiapa yang tidak mau menjauhinya sungguh ia telah durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya, dan azab itu berhak menimpa (kepada orang)

Minuman keras tidak hanya berdampak kepada fisik peminumnya saja. Tapi juga akan memberi efek negatif dalam kehidupan sosial. Lebih dari itu, peminum khamer merupakan satu diantara tiga golongan yang tidak diterima shalatnya oleh Allah.

Rasulullah SAW bersabda, "Ada tiga golongan yang shalatnya tidak diterima, yaitu; budak yang lari dari tuannya, sehingga ia kembali lalu minta maaf, istri yang suaminya marah kepadanya (karena tidak mau dicampuri) sehingga ia ridha kepadanya, dan pemabuk sehingga ia sadar." (HR. Ibnu Huzaimah, SPd).

Hadis lain menyebutkan, "Barangsiapa minum khamer tidak mabuk, maka Allah tidak menerima taubatnya selama 40 malam, dan barangsiapa minum khamer (lalu) mabuk, maka Allah tidak akan menerima taubatnya 40 malam. Jika ia mati dalam masa ini (minum khamer), maka ia mati dalam seperti matinya penyembah berhala dan Allah berhak (daru) memberi minum kepadanya air keringat (dari berbagai sumber: Al Hakim)

Larangan minum khamer ini tidak hanya berlaku bagi penerimanya saja, tapi juga semua sarana yang menyembatani sampainya khamer ke tangan peminum pun di haramkan. "Aku mengutuk khamer, penerimanya, penjamunya, penjualnya, pembelinya, pemerah, yang diperahnya, pembawanya, yang dibawanya, dan pemakan harganya." (HR. Abu Daud). Semoga bermanfaat...?


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mungkinkah Suami Mengasuh Anak?oleh : Jumari Haryadi
17-Okt-2014, 23:18 WIB


 
  Mungkinkah Suami Mengasuh Anak? Tugas istri adalah mengasuh anak, namun peluang kerja untuk pria terbatas, terkadang posisinya terbalik. Justru istri bekerja menjadi TKI di luar negeri, sementara suami mengasuh anak di rumah. Pasangan suami istri sebaiknya berbagi peran mengasuh anaknya. Misalnya ketika
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Sastra Tanpa Riset 05 Okt 2014 10:09 WIB

 

 
Idul Adha di Leipzig 08 Okt 2014 13:16 WIB


 
Papua Kalahkan Sumut 24 Okt 2014 11:23 WIB


 

 

 

 
Memimpin dengan Kepala dan Hati 20 Okt 2014 12:40 WIB


 

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB

 
Selamat Melayani Pertua-Diaken 12 Okt 2014 11:13 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia