KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalSusi Pudjiastuti, Sosok Kontroversi Namun Sarat Prestasi oleh : Badiyo
31-Okt-2014, 14:31 WIB


 
 
Susi Pudjiastuti, Sosok Kontroversi Namun Sarat Prestasi
KabarIndonesia - Usai pengumuman Kabinet Kerja Jokowi-JK, ada satu sosok menteri yang menjadi sorotan dan perhatian publik dan ramai diperbincangkan masyarakat. Sosok itu tak lain adalah Susi Pudjiastuti yang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan.
selengkapnya....


 


 
BERITA KESEHATAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 
Kajati Kalteng Kunjungi Katingan 30 Okt 2014 19:41 WIB


 
Dia yang di Tepian Kali 30 Okt 2014 09:32 WIB

Tak Habis Pikir Dia 30 Okt 2014 09:29 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
KESEHATAN

Sejuta Khasiat Selasih
Oleh : Aris Solikhah | 23-Jan-2007, 14:13:06 WIB

Pernah mengkonsumsi campuran minuman yang berbentuk bulat-bulat kecil dengan selaput bening seperti telur-telur kodok? Mungkin bagi sebagian orang tidak mengetahui namanya. Tetapi bagi mereka yang pernah atau suka memakannya akan menamainya dengan telur kodok atau malah menyangka bahwa benda itu benar-benar telur kodok. Sebenarnya benda itu adalah biji tanaman selasih yang mempunyai nama lain solasih, ruku-ruku atau kuruku dan dalam bahasa Inggrisnya termasuk kelompok Sweet Basil atau dalam bahasa latinnya termasuk kelompok Ocimum spp.

Selasih merupakan salah satu dari dua tanaman (selain Azadirachta indica) yang memiliki nilai sakral di India. Selasih termasuk tanaman semak tahunan atau setahun, berbau wangi/harum, bercabang banyak di bagian atas, dengan tinggi sekitar 50 -80 cm. Tumbuhan yang tergolong famili Labiatae ini menyukai tempat-tempat lembab dan teduh. Sering kita jumpai mereka tumbuh liar di tepi jalan. Ada juga yang ditanam di pekarangan dan di kebun.

Ciri-ciri daun selasih tunggal, letaknya berhadapan, bertangkai panjangnya 0.5 – 2 cm, berbentuk bulat telur sampai memanjang dengan permukaan daun berambut halus, ujung daun runcing dan tepinya bergerigi. Sedangkan bunganya tersusun dalam tandan, keluar dari ujung percabangan, berwarna ungu dan putih. Selasih berbiji keras dengan warna coklat tua. Tanaman selasih mempunyai bermacam varietas maupun bentuk sehingga disebut tanaman “Polymorphis”. Setiap jenis tanaman selasih mempunyai kegunaan dan kandungan aktif yang berbeda. Tak berlebihan jika selasih disebut tanaman multi manfaat.

“Tiga jenis bahan aktif yang sudah dikenal antara lain Eugenol sebagai fungsida, Tymol sebagai repellent (penghalau serangga, termasuk nyamuk) dan metal eugenol, sebagai atraktan (pemikat) hama lalat buah,” ungkap Agus Kardinan, Peneliti di Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Bogor.

Kandungan utama tanaman selasih lainnya adalah minyak atsiri yang terdiri dari linalool, methylchavicol, citral, geraniol, ocimenen, 1.8 cincole, encalyptole, himonene, eugenol methyl ether, furfural, methyl cinnamate, farnesol.

Beberapa varietas selasih diantaranya Aussie Sweetie, Cinnamon, Cuban, Fino Ferde, Genoa, lemon, Lime, Lettuce Leaf, Lesbos, Magical Michael, Mammoth, Nufar Genovese, Osmin Purple, Purple Ruffles, Red Rubin, Sacred dan lain sebagainya.” Kegunaannya pun bermacam-macam, mulai dari bahan lalaban, salad, pengharum ruangan, tanaman hias, jeli, cuka, teh, pestisida, parfum, kosmetik, minyak atsiri dan lain-lain,” kata Dr. Ir. Sandra Arifin Aziz, MS dari Departemen Budidaya Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB).

Menurutnya, bagian yang dipanen akan sangat menentukan cara budidaya yang dilakukan. Pemanenan dengan tujuan mendapatkan daun-daun untuk disuling menjadi minyak atsiri sebagai bahan parfum, kometika dan pestisida akan menyebabkan sebanyak mungkin selasih diratoon atau dipangkas berkali-kali. Sementara sebagai bahan campuran minuman, maka tanaman harus dibiarkan tumbuh sampai biji tua, kemudian baru dipanen. Hal ini pun dapat dilakukan dengan berkali-kali. Pertumbuhan selasih dapat diperbaiki dengan pemberian pupuk kandang.

Selasih dapat dikembangbiakan dengan dua cara yakni generatif dan vegetatif. Generatif melalui bijinya, sedangkan vegetatif dengan cara stek pucuk. Pembibitan dengan memakai stek pucuk relative lebih sulit dilakukan dan bibit yang dihasilkan biasanya lebih cepat berbunga. Pembibitan kedua metode tadi dilakukan dengan memakai media pasir atau arang sekam atau serbuk sabut kelapa atau media lain yang bersifat sarang. Sandra Arifin menganjurkan sebelum dipakai media pembibitan tersebut disterilisasi terlebih dahulu dengan cara dikukus. Upaya ini ditempuh untuk mencegah serangan penyakit ’Damping-off’. Penyakit ini disebabkan oleh pathogen Phytophtora Sp, Phytium sp dan Rhizoctonia sp.

Sedangkan organisme pengganggu utama selasih adalah pathogen Pseudomonas solanacearum yang mengakibatkan penyakit layu. Organisme pengganggu ini merupakan momok bagi selasih. Gejalanya, tanaman terlihat layu kemudian akan mati. Apabila potongan batang tanaman sakit ditaruh ke dalam air, maka akan terlihat cairan berwarna seperti susu yang akan keluar. Penyakit layu tersebut menular melewati tanah (soil borne), artinya tanah bekas tanaman yang sakit harus diusahakan untuk tidak mengenai tanaman sehat. Sebaiknya tanaman yang sakit secepatnya langsung dimusnahkan. Pencegahannya dapat dilakukan dengan rotasi penanaman jenis tanaman yang termasuk ke dalam famili berbeda.

Selasih juga bisa dijadikan sebagai trend baru pertamanan. Menurut Dr.Ir Nizar Nasrullah,MAgr dalam acara yang sama mengatakan selasih dapat digunakan sebagai pemberi aksen, pemberi tema, specimen planting, interplanting facing planting dan tanaman border serta berpengaruh. Sebagai pemberi aksen misalnya dalam taman dominasi warna hijau dipilih selasih O. minimum yang berwarna daun kekuningan, warna ungu daun O.bacilicum purple raffles dan O. sanctum.

Pada kesempatan yang sama Prof. H. Hembing Wijayakusuma menjelaskan tentang manfaat selasih bagi kesehatan tubuh. Menurut Prof. Hembing, biji selasih selain sebagai minuman segar yang menyejukkan, juga mempunyai khasiat menenangkan (sedative) sehingga sangat baik digunakan untuk mengurangi keadaan gelisah, sering gagap ataupun susah tidur, juga berkhasiat utntuk gangguan pencernaan seperti sembelit dan panas dalam. Oleh karena itu biji selasih berpotensi dikembangkan dalam industri minuman penyegar semisal Vegeta, Fiber, Adem sari yang sekarang bayak beredar dipasaran.

Salah satu jenis selasih yaitu kemangi. Daunnya yang muda sering dijadikan lalap mentah. Rasanya yang hangat, segar, dan wangi berkhasiat menyegarkan badan, meningkatkan stamina, serta dapat mengatasi bau mulut dan bau badan. Khasiat lain kemangi yaitu dapat meningkatkan produksi ASI (lektagoga) sehingga sangat baik dikonsumsi ibu menyusui. Kemangi juga dapat dimasak bersama ikan misalnya pepes atau masakan daging bersama rempah-rempah.

Secara umum selasih mempunyai khasiat sebagai tanaman obat. Bagian-bagian dari tanaman selasih yang dapat digunakan sebagai bahan pengobatan yaitu seluruh herba (daun, batang, tangkai, bunga), biji dan minyak atsiri. Masih menurut Hembing di bidang kesehatan, selasih mempunyai efek farmakologis merangsang penyerapan (absorbsi), melancarkan sirkulasi darah, penenang (sedative), meredakan kejang (antispasmodic), peluruh keringat (diaforetik), peluruh kemih (diuretic), menghilangkan rasa sakit (analgetik), menurunkan demam (antipirotik), antibacterial, antiseptic, antifungsi, peluruh kentut (korminatil), perangsang (stimulant), peluruh ASI, membersihkan racun dan menstimulasi system imun. (Aris Solikhah)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Penjual Pisang Bertelanjang Kakioleh : Jumari Haryadi
17-Okt-2014, 23:21 WIB


 
  Penjual Pisang Bertelanjang Kaki Mencari nafkah adalah kewajiban seorang pria terhadap keluarganya. Selain bekerja di sektor formal seperti menjadi PNS dan pegawai swasta, bisa juga dilakukan dengan cara berdagang. Tampak seorang pria tengah membawa pisang yang baru diambil dari kebunnya (16/10/14). Dengan bertelanjang kaki, pria
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Sastra Tanpa Riset 05 Okt 2014 10:09 WIB

 

 
Idul Adha di Leipzig 08 Okt 2014 13:16 WIB


 

 
We Do What We Can Do 30 Okt 2014 09:35 WIB

 
Liga Mahasiswa Kian Bergengsi 29 Okt 2014 23:13 WIB

 

 

 

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB

 
Selamat Melayani Pertua-Diaken 12 Okt 2014 11:13 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia