KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilREDAKTUR PELAKSANA HOKI 2015: Ayo Bersukarelawan untuk Keabadian! oleh : Robert Hoki
15-Jan-2015, 11:57 WIB


 
 
REDAKTUR PELAKSANA HOKI 2015: Ayo Bersukarelawan untuk Keabadian!
KabarIndonesia - "Saya dibesarkan pada sebuah desa kecil di pinggiran Kabupaten Magetan, berbatasan dengan Kota Madiun. Desa Takeran namanya," tutur Wahyu Ari Wicaksono bercerita mengenai masa kecilnya kepada HOKI.

Meski desanya kecil dan lugas, namun Wahyu
selengkapnya....


 


 
BERITA KESEHATAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kanvas Kehidupan 18 Jan 2015 01:54 WIB

Izinkan Aku Meminangmu 16 Jan 2015 12:59 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
KESEHATAN

Sistem Pelayanan Kesehatan Indonesia Terburuk di ASEAN
Oleh : Redaksi-kabarindonesia | 24-Mar-2007, 07:26:01 WIB

KabarIndonesia - Usia harapan hidup penduduk Indonesia menurut WHO berkisar rata-rata 66,4 tahun. Angka ini jauh berada lebih rendah daripada angka harapan hidup Negara Vietnam rata-rata 69,6 tahun, Filipina rata-rata 68,3 tahun, Malaysia rata-rata 72 tahun, dan Singapura rata-rata 79,6 tahun. Sedangkan angka kematian ibu di Indonesia berjumlah 230 per 100 ribu kelahiran hidup, Vietnam 130, Filipina 200, Malaysia 41, Singapura 15. Sedangkan angka kematian bayi di Indonesia berjumlah 39 per 1000 kelahiran hidup, Vietnam 31, Filipina 28, Malaysia 8, Singapura 3.

Rendahnya angka harapan hidup ini menurut dr. Nugroho Wiyadi, MPH disebabkan ketidakjelasan arah reformasi sistem pelayanan kesehatan primer.

“Data kesehatan global menunjukkan bahwa semakin baik sistem pelayanan kesehatan primer (pertama) semakin baik status kesehatan masyarakatnya serta semakin efisien pelayanannya,” ujar Nugroho Wiyadi, Jumat (23/3) di Ruang PBL, Gedung Radiputro FK UGM dalam sosialisasi kegiatan Konferensi dan Pertemuan Ilmiah Nasional yang membahas Refinement Arah Reformasi Sistem Pelayanan Kesehatan Primer dan Pengembangan Profesi Dokter Praktek Umum, Dokter Layanan Primer dan Dokter Keluarga, dilaksanakan pada 29-30 Maret 2007.

Kata Nugroho, ada pelaku pelayanan primer yang secara profesi tidak memiliki kompetensi dan kewenangan yang memadai, sehingga penanganan penyakit tidak sesuai standar, dan sering terjadi pemakaian berbagai obat secara tidak tepat yang pada akhirnya mengakibatkan ketidakefektifan biaya, dan juga masalah-masalah lain seperti resistensi obat akibat pemakaian obat antibiotik.

Pemahaman masyarakat yang lemah tentang sistem pelayanan kesehatan primer (puskesmas/Dokter Praktek Umum) dan sekunder (Rumah Sakit), mengakibatkan mereka tidak mengikuti sistem rujukan yang ada. “Masyarakat pada kelas ekonomi lemah cenderung memilih pelayanan kesehatan yang paling dekat dan murah, tidak peduli apakah petugas yang dia mintai pertolongan tersebut memiliki kewenangan dan kompetensi yang memadai. Sedangkan masyarakat pada kelas ekonomi menengah ke atas cenderung langsung memeriksa diri ke dokter spesialis dengan berbagai risiko ketidaktepatan pemilihan jenis dokter spesialis yang dipilihnya,” papar Nugroho.

Nugroho menambahkan, untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat dapat dilakukan melalui penyediaan pelayanan yang bermutu, “Sejak tahun 2001 Indonesia telah menerapkan kebijakan desentralisasi kesehatan. Fokus dari kebijakan desentralisasi kesehatan tersebut lebih ke arah perubahan kewenangan dan kelembagaan, yang dalam sistem pelayanan kesehatan primer dimanisfestasikan adanya semi otonomi pengelolaan puskesmas, yang sayangnya belum menyentuh reformasi sistem pelayanan primernya itu sendiri,” kata Nugroho.

Sumber : www.ugm.ac.id

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sarana Menuju Curug Cikasooleh : Ibnu Hafidz
15-Jan-2015, 10:43 WIB


 
  Sarana Menuju Curug Cikaso Menuju Curug Cikaso Sukabumi dapat ditempuh dengan perahu atau berjalan kaki, terlihat para pengunjung menaiki perahu untuk sampai di tujuan, Januari 2015.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Rumah Dinas Tak Bisa Diwariskan 06 Jan 2015 16:20 WIB


 

 

 

 

 
Shooter Pelita Jaya Semakin Tajam 27 Jan 2015 05:42 WIB

Jadwal Piala Asia 2015 Australia 10 Jan 2015 19:49 WIB

 
Semakin Putih Semakin Sibuk 17 Des 2014 19:12 WIB

 
Makna Simbolik Hidangan Imlek 09 Jan 2015 01:03 WIB


 

 
 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia