KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiProgram-Program PMOH untuk Top Reporter HOKI, Pegawai Negeri, dan Swasta oleh : Redaksi-kabarindonesia
11-Feb-2018, 16:42 WIB


 
 
KabarIndonesia - Ikuti Program Istimewa bagi yang pernah menjadi Top Reporter HOKI kapan pun Anda terpilih dan berhasrat memperdalam ilmu menulis dan tertarik mengikuti Pelatihan Menulis Online HOKI (PMOH).

Program Instansi pun diberikan kepada Instansi Pemerintah atau Swasta yang
selengkapnya....


 


 
BERITA KESEHATAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Keindahan Khatulistiwa 12 Feb 2018 16:21 WIB

Merakyatlah 12 Feb 2018 16:21 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Hapus Tatto Gratis 27 Jan 2018 12:27 WIB

 
 
KESEHATAN

98 Persen Posyandu di Lampura Belum Memiliki Fasilitas Gedung
Oleh : Yudhi Hardiyanto | 30-Okt-2017, 14:00:14 WIB

Kabar Indonesia - Sekitar 98 persen Posyandu di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) belum memiliki fasilitas gedung khusus yang diperuntukkan guna melakukan pelayanan bagi bayi maupun balita dan ibu hamil. Sejauh ini, pelayanan yang dilakukan kader posyandu masih menumpang di rumah warga dan balai desa.
Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Utara, Daning Pujiarti, di ruang kerjanya, Senin (30-10) mengatakan, ada 632 unit Posyandu yang tersebar di 247 desa/kelurahan di 23 kecamatan se-Lampung Utara. Hanya sekitar 30 unit Posyandu yang memiliki gedung sendiri beserta fasilitasnya baik alat timbang maupun mobiler. Sisanya, 602 unit posyandu belum memiliki gedung sendiri sehingga alat timbang untuk bayi dan balita beserta mobilernya mesti dipindah-pindah ke rumah warga maupun bala desa yang ada di wilayah setempat.
"Dari 632 unit Posyandu hanya ada 30 unit posyandu atau sekitar 2 persen  yang memiliki gedung sendiri beserta fasilitasnya dan bangunan itu merupakan bangunan yang dikerjakan PNPM. Sisanya 602 unit Posyandu bila akan melakukan aktifitas mesti menumpang ke rumah warga atau balai desa" ujarnya.
Dampaknya, seringnya sarana dan prasarana yang mesti di pindah-pindah atau tidak tetap pada tempatnya, menyebabkan alat itu rentan rusak dan hal itu tentunya berdampak pada pelayanan seperti kurang akuratnya alat timbang yang diperuntukkan bagi bayi dan balita maupun sarana mobiler yang tempat tunggu orang tua maupun pendamping saat sedang menggelar pelayanan. "Dengan seringnya berpindah lokasi, alat timbang maupun sarana mebeler rentan mengalami kerusakan" kata Daning.
Daning menyampaikan harapannya, setiap Posyandu memiliki gedung tersendiri dan bagi masyarakat kesadaran serta partisipasi aktif untuk berkunjung ke Posyandu sebagai pusat layanan kesehatan keluarga ibu dan anak, layanan keluarga berencana, imunisasi maupun layanan peningkatan gizi keluarga sangat dibutuhkan. "Posyandu merupakan ujung tombak pelayan bagi masyarakat karena itu memiliki unit gedung sendiri dan kesadaran serta partisipasi warga sangat dibutuhkan" kata Daning menambahkan.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEKoleh : Rohmah Sugiarti
12-Feb-2018, 22:21 WIB


 
  Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEK Menteri Komunikasi & Informasi RI Rudiantara (kedua kiri) bersama Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (kedua kanan), Chief Executive Officer & Founder Go-Jek Nadiem Makarim (kiri) dan President & Co-Founder Go-Jek Andre Soelistyo berswafoto bersama seusai konferensi pers
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Konsisten Pegang Teguh Netralitas 15 Feb 2018 23:19 WIB


 

 
 

 

 

 

 

 
Walk to Museum Bahari Yogyakarta 12 Feb 2018 16:23 WIB

 

 

 
Nasehat Mengelola Amarah 04 Feb 2018 11:15 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia