KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia – Serang, Guna memaksimalkan peran Balai Latihan Kerja(BLK) yang sudah ada selama ini, Kementerian Ketenagakerjaan terus matangkan penerapan konsep Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK). Pasalnya konsep ini diyakini mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di Indonesia yang sesuai dengan kebutuhan
selengkapnya....


 


 
BERITA KESEHATAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Bubar Riyaya 22 Jul 2017 01:58 WIB

Anak Beranak Kanak 22 Jul 2017 01:56 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
KESEHATAN

Awas Anemia!
Oleh : Argopandoyo Tri Hanggono | 17-Jul-2017, 13:12:03 WIB

KabarIndonesia - Anemia atau biasa disebut dengan kurang darah merupakan kondisi tubuh saat sel-sel darah merah yaitu eritrosit atau haemoglobin (Hb) berada dibawah normal. Kondisi ini akan membuat organ atau sel-sel dalam tubuh akan kekurangan kebutuhan oksigen. Situasi ini tentunya tidak baik bagi setiap orang dalam menjalani kehidupan normal sehari-hari. Sayangnya, dari survey mengenai Kesehatan Rumah Tangga ditemukan penderita anemia sekitar 57% remaja perempuan di Indonesia usia 10-14 tahun dan 39,5% berusia lebih dari 15 tahun . Hasil itu menunjukan bahwa perempuan Indonesia masih rentan terkena anemia.

Kita patut mewaspadai adanya kaitan antara proses kehamilan dan melahirkan dengan penyakit anemia yang mempengaruhi kesehatan ibu dan si bayi. Beberapa alasan mengapa perempuan rentan anemia adalah: pertama, perempuan saat pubertas mengalami menstruasi setiap bulan. Kedua saat proses melahirkan, perempuan mengeluarkan banyak darah. Ketiga adanya kemungkinan beberapa perempuan yang jarang mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi seperti bayam, hati dan daging merah.

Dari kondisi ini, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pun menjalankan program Tablet Tambah Darah guna menangani anemia pada perempuan Indonesia. Tablet Tambah Darah ini diberikan pada siswa sekolah untuk tabungan zat besi di kemudian hari. Untuk gejala anemia antara lain mudah lemah, letih, lesu, kulit pucat atau berwarna kuning, mudah mengantuk, dan pusing.

Membiarkan kondisi ini dapat mengganggu produktivitas perempuan Indonesia termasuk siswa perempuan saat bersekolah.
Sangat berpotensi diderita perempuan yang melahirkan bayi dengan berat badan di bawah normal, tentunya bisa berakibat kematian pada ibu dan atau pada si bayi. Akan tetapi dengan kesadaran penuh, hal ini sebenarnya dapat diatasi dengan berkonsultasi ke dokter atau olahraga dengan rutin. Selain itu juga mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, hindari minum teh manis atau teh tawar setelah makan, karena di dalam teh ada kandungan yang dapat mengikat zat besi yang menyebabkan tidak terserapnya zat besi oleh tubuh.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mensos Khofifah: Kampung Berseri Astra Jadi Role Modeloleh : Rohmah Sugiarti
24-Jul-2017, 06:03 WIB


 
  Mensos Khofifah: Kampung Berseri Astra Jadi Role Model Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (kedua kanan) menandatangani prasasti Desa Sejahtera Mandiri untuk Kampung Berseri Astra Keputih didampingi oleh Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Hartono Laras (kanan), Chief of Corporate Communications, Social Responsibility & Security PT Astra International Tbk
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Medsos dan Hoax 26 Jul 2017 16:30 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Uang Bukanlah Sumber Kebahagiaan 26 Jul 2017 16:09 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia